Ingin Beri MPASI Pada Si Kecil? Perhatikan Hal Ini! Perhatikan beberapa hal untuk MPASI. (Foto: Unsplash/Jordan Whitt)

BALITA membutuhkan asupan nutrisi yang lebih lengkap dan kompleks agar dapat mencapai tumbuh kembang optimal.mAsupan makanan saat dini dapat menentukan kualitas hidupnya saat ia tumbuh besar dan beranjak dewasa.

Ketika si kecil masih berusia 0-6 bulan, nutrisi yang didapat dari Air Susu Ibu (ASI) sudah sempurna. Namun melewati usia 6 bulan, ASI saja tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Oleh karena itu, para ibu dapat mulai memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) kepada si kecil untuk momen makan pertamanya.

Baca Juga:

Diduga Akibat Menggunakan Earphone Terlalu lama, Telinga Bocah Ini Tumbuh Jamur

ibu
Melewati usia 6 bulan, ASI saja tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. (Foto: Pexels/NIKOLAY OSMACHKO)

Pilihlah MPASI yang memiliki nutrisi lengkap, baik nutrisi makro maupun nutrisi mikro. Supaya si kecil tidak kaget, MPASI yang diberikan pertama kali harus memiliki tekstur yang lembut. Ketika si kecil mulai terbiasa dalam kurun waktu yang lama teksturnya bisa diubah menjadi lebih kasar. Hal tersebut perlu dilatih karena si kecil mulai beradaptasi dengan makanan padat. Selain itu pemberian makanan dengan tekstur kasar juga dapat melatih keterampilan makan (oromotor skills) pada anak.

Adapun jadwal makan utama mereka mirip dengan anak-anak dan orang dewasa pada umumnya yaitu tiga kali dalam sehari di waktu pagi, siang dan malam. Penting juga untuk memberikan camilan di sela-sela makan utama.

Meskipun hanya camilan, kandungan nutrisinya tetap harus diperhatikan. Minimal mengandung zat besi dan kalsium. Beberapa nutrisi yang penting dan dibutuhkan Si Kecil adalah zat besi dan kalsium. Zat besi bermanfaat untuk pembentukan hemoglobin darah dan mencegah anemia pada anak. Sementara fungsi kalsium adalah untuk membantu pembentukan tulang dan gigi. Kalsium juga dibutuhkan anak untuk performa otot, jantung, saraf, dan organ tubuh lainnya sehingga dapat berfungsi dengan baik.

Baca Juga:

Ternyata Begini Cara Makan Burger yang Benar Menurut Para Peneliti

ibu
Jumlah zat besi dan kalsium di ASI tidak lagi memadai setelah anak berusia di atas 6 bulan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Head of Medical KALBE Nutritionals dr. Muliaman Mansyur mengatakan bahwa zat besi dan kalsium memang bisa ditemukan pada ASI. Hanya saja jumlah zat besi dan kalsium di ASI tidak lagi memadai setelah anak berusia di atas 6 bulan.

"Setelah usianya lebih dari 6 bulan, Si Kecil membutuhkan zat besi yang cukup tinggi, namun kurang memadai jika hanya dipenuhi oleh ASI, karena kandungan yang ada di ASI hanya sekitar 0.3 mg zat besi/harinya, sementara kebutuhan zat besi bayi usia 6-12 bulan adalah 11 mg per hari," ujarnya. Jumlah ini bahkan lebih tinggi dari kebutuhan anak usia 1 hingga 3 tahun yang membutuhkan zat besi lebih sedikit, yaitu 7 mg per hari.

Dr. Muliaman merekomendasikan camilan mengandung zat besi dan kalsium serta berbahan organik. Itu karena makanan dari bahan organik dapat membantu menurunkan risiko gangguan pada kesehatan anak dalam jangka panjang. “MPASI berbahan organik bisa sebagai salah satu pilihan untuk Si Kecil, dimana MPASI organik tersebut berasal dari pertanian dan diproses secara alami dan natural sehingga baik untuk ekosistem, juga memiliki antioksidan yang lebih banyak bagi kesehatan mereka," papar dr. Muliaman. (avia)

Baca Juga:

Buah Anggur Melawan Penuaan

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH