Inggris Ancam Israel Bakal Akui Negara Palestina, Jika Krisis Kemanusia Berlanjut

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Juli 2025
Inggris Ancam Israel Bakal Akui Negara Palestina, Jika Krisis Kemanusia Berlanjut

Greta Thunberg dan belasan aktivis dunia berlayar ke Gaza dalam misi damai membawa bantuan kemanusiaan lewat kapal Madleen. (Foto: YouTube/Globalnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi gaza kian mengenaskan, puluhan ribu orang meninggal dunia dan Kawasan tersebut telah hancur akibat serangan Israel.

Selain itu, Kawasan itu tengah menghadapi krisis kemanusian paling parah. Jutaan orang mengalami kelaparan karena tidak ada pasokan bantuan yang mencukupi.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memberi ancaman kepada Israel bahwa Inggris akan segera mengakui Palestina jika Israel tak kunjung memperbaiki kondisi di Jalur Gaza.

"Saya dapat memastikan bahwa Inggris akan mengumumkan pengakuan terhadap negara Palestina dalam Sidang Umum PBB pada September ini,” kata Starmer

Baca juga:

Berat Badan Anak-Anak di Gaza Turun Drastis, Satu Dari Tiga Orang Tidak Makan Berhari-Hari

Namun, ia melanjutkan, “kecuali jika Israel mengambil langkah substansial untuk mengakhiri situasi mengerikan di Gaza, menyetujui gencatan senjata dan berkomitmen terhadap perdamaian berkelanjutan jangka panjang yang memulihkan prospek solusi dua negara.”

Keputusan Starmer tersebut menyusul langkah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang pada pekan lalu mengumumkan Paris akan mengakui Palestina pada agenda PBB yang sama.

Pernyataan PM Inggris disampaikan usai rapat darurat kabinet terkait situasi di Jalur Gaza serta di tengah desakan dari 250 lebih anggota parlemen untuk mengakui kedaulatan Palestina.

Starmer menyatakan, Inggris pada akhirnya akan mengakui Palestina “sebagai kontribusi bagi proses perdamaian yang layak.”

Ia mengatakan, tujuan akhir yang harus dicapai adalah Israel yang “aman” dapat hidup berdampingan dengan negara Palestina yang “berdaulat”.

PM Inggris menyebut prospek solusi dua negara yang semakin terancam sebagai alasan pihaknya menyatakan akan mengakui Palestina, kecuali jika rezim Zionis memperbaiki kondisi di Jalur Gaza.

Perbaikan kondisi tersebut, ucapnya, meliputi pemberian izin kepada PBB untuk menyalurkan bantuan, “menegaskan komitmen tidak akan mencaplok Tepi Barat”, dan berkomitmen terhadap proses perdamaian jangka panjang yang bermuara pada solusi dua negara.

Starmer menegaskan supaya Hamas segera membebaskan semua sandera, menyepakati gencatan senjata, serta menyerahkan semua senjata dan menerima bahwa mereka “tak akan memiliki peran apapun dalam pemerintahan di Gaza.”

Ia mengatakan, langkah tersebut ia tempuh akibat situasi di Jalur Gaza yang memburuk dan prospek terwujudnya solusi dua negara yang semakin mengecil.

Merespons keputusan PM Inggris, pihak Israel mengutuk keras langkah tersebut adalah “hadiah bagi Hamas dan mencederai upaya mencapai gencatan senjata.”

Sementara itu, Indonesia bersama Italia melaporkan rekomendasi konkret atas isu keamanan Solusi Dua Negara yang disusun berdasarkan hasil konsultasi dengan seluruh negara anggota PBB.

Indonesia dan Italia dipercaya untuk memimpin Kelompok Kerja Isu Keamanan dalam proses persiapan konferensi yang digelar di Markas Besar PBB New York pada 28-30 Juli 2025, menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Selasa.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, yang memimpin Delegasi RI dalam konferensi tersebut, mengatakan bahwa kelompok kerja itu bertujuan untuk mengidentifikasi jaminan keamanan serta ruang lingkup dan tugas dari misi stabilisasi di bawah komando PBB.

“Kedua aspek ini merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan bagi konflik Palestina dan Israel,” kata Arrmanatha. (*)

#Inggris #Gaza #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Apel Akbar Solidaritas Palestina Digelar di Monas, Ini 5 Lokasi Parkir yang Disiapkan
Polda Metro Jaya menyiapkan lima kantong parkir untuk peserta Apel Akbar Solidaritas Palestina 2026 di Monas. Simak lokasi dan kapasitas parkirnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Apel Akbar Solidaritas Palestina Digelar di Monas, Ini 5 Lokasi Parkir yang Disiapkan
ShowBiz
Meghan Markle akan Tampil sebagai Co-Host MasterChef Junior Australia
Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap Meghan akibat ayahnya, Thomas Markle, yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Meghan Markle akan Tampil sebagai Co-Host MasterChef Junior Australia
Olahraga
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Harry Kane resmi meraih Ballon d'Or 2026 di London dan mengakhiri penantian 25 tahun Inggris lewat rekor monster 73 gol. Cek ulasan lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Dunia
U-Boat Jerman Era Perang Dunia II Ditemukan, 82 Tahun Terbenam di Dasar Laut
U-boat itu sengaja ditenggelamkan oleh 52 awaknya, yang semuanya selamat.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 U-Boat Jerman Era Perang Dunia II Ditemukan, 82 Tahun Terbenam di Dasar Laut
Fun
Mendadak Kaya Raya, Seorang Pensiunan Jual Koleksi Kartu Pokemon Seharga Rp 31,2 Miliar
Lelang kartu permainan (trading cards) ini diklaim paling bernilai yang pernah ada di Inggris.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Mendadak Kaya Raya,  Seorang Pensiunan Jual Koleksi Kartu Pokemon Seharga Rp 31,2 Miliar
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Olahraga
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League, Siapa Menang?
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League. Simak performa, head to head, susunan pemain, hingga prediksi skor duel kedua tim.
ImanK - Sabtu, 03 Oktober 2026
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League, Siapa Menang?
Olahraga
Ceko vs Inggris di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Cari prediksi Ceko vs Inggris UEFA Nations League 2026-27? Cek analisis taktik, head to head, statistik, hingga susunan pemain di laga krusial ini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Ceko vs Inggris di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Olahraga
Ceko vs Inggris: Prediksi, Jadwal, Susunan Pemain, dan Live Streaming
Prediksi Ceko vs Inggris di UEFA Nations League 2026/2027, lengkap dengan jadwal, susunan pemain, live streaming, dan prediksi skor.
ImanK - Senin, 28 September 2026
Ceko vs Inggris: Prediksi, Jadwal, Susunan Pemain, dan Live Streaming
Bagikan