Inggris Adakan Konser yang Terapkan Social Distancing Pengunjung yang menikmati konser dari musisi Sam Fender (Foto: edition.cnn)

PANDEMI virus corona memang membuat berbagai acara diundur hingga dibatalkan. Salah satunya ialah konser musik, baik skala kecil maupun dunia. Contohnya yaitu konser Khalid yang seharusnya digelar di Istora Senayan 28 Maret 2020 terpaksa ditunda.

Hal tersebut ternyata tak membuat para pelaku industri musik tinggal diam. Mereka memikirkan solusi agar konser tetap berjalan dengan menjamin keselamatan penonton. Seperti konser di Inggris yang menerapkan social distancing.

Baca juga:

Rayakan 20 Tahun Karier BoA, SM Entertainment Siapkan Acara Khusus

Sebuah tempat atau venue outdoor di Newcastle Inggris, Virgin Money Unity Arena mengadakan konser dari musisi Sam Fander yang didatangi sebanyak 2.500 orang pada Selasa 11 Agustus 2020.

Konser sosial distancing di inggris (Foto: edition.cnn)
Konser sosial distancing di inggris (Foto: edition.cnn)

Ketika penonton hendak masuk ke venue, mereka akan diarahkan ke tempat seperti kandang domba yang berbentuk kotak dengan kapasitas maksimal tiga sampai lima orang.

Helen Page selaku Director of Group Brand dan Marketing penyedia venue merasa bahagia ketika konser ini dilaksanakan. Dengan mematuhi protokol kesehatan, dapat 'menghidupkan' kembali live music saat lockdown mulai dilonggarkan.

Baca juga:

Akhirnya, Selena Gomez Konfirmasi Kolaborasi dengan BLACKPINK

"Ini terasa kesempatan yang unik untuk mengadakan live music dan semua orang merasa senang untuk menikmatinya dan tentu pengalaman baru," ungkap Helen dikutip dari CNN.

Social distancing bukan hanya saat konser dimulai. Ketika datang menggunakan mobil. Mereka akan diarahkan pada tempat parkir yang juga menggunakan prokotol jaga jarak dengan jarak dua meter.

Selain itu untuk makanan dan minuman bisa dibeli melalui aplikasi yang nantinya akan diantarkan langsung ke tempat penonton.

Selain di Inggris. Afrojack juga menggelar konser social distancing dengan kapasitas 100 orang di Belanda. Uniknya, tiap orang akan berjaga jarak sejauh 1.5 meter dan disediakan bangku untuk satu orang. Ketika ingin berjoget, pengunjung harus tetap dalam posisi duduk. Sehingga, penonton menyebutnya social dis-dancing (menari berjarak). (Ray)

Baca juga:

Pensiunan Berusia 80 Tahun Ciptakan Drone Buatan Sendiri


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH