Ingatkan Anies, Ketua DPRD: Jangan Bekerja Tangani Banjir saat Sudah Terjadi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Bencana banjir masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Jakarta. Setiap tahun banjir pasti terjadi dan merugikan semua pihak.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengingatkan kepada Gubernur Anies Baswedan dan jajaranya agar bekerja mengatasi dan menanggulangi banjir sebelum bencana itu terjadi.

Ia pun menilai, selama ini, Pemprov DKI bekerja menangani banjir ketika ibu kota sudah diserbu genangan. Mau itu banjir dari intensitas hujan, air kiriman dari Bogor, atau banjir rob.

Baca Juga:

Jakarta Nyatakan Siap Siaga Hadapi Banjir

"Itu semua harus dilakukan sejak dini. Bukan begitu terjadi baru dilakukan penanganan," ujar Prasetyo melalui akun Twitter-nya, Kamis (1/10).

Politikus PDI Perjuangan ini akan terus mendorong Pemprov DKI untuk segera menyelesaikan masalah klasik ini hingga tuntas secara permanen di Jakarta.

"Masalah klasik ini harus segera dituntaskan secara permanen, agar tdk ada lagi warga yang kehilangan dan kerugian materiil dan imateriil," ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir di Jalan Rusun Pesakih Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa. (ANTARA/DEVI NINDY)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir di Jalan Rusun Pesakih Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa. (ANTARA/DEVI NINDY)


Lebih lanjut, ia juga meminta Pemda DKI realistis dalam penanganan banjir di ibu kota saat ini. Ditakutkan penambahan kasus positif corona di klaster banjir.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, bencana banjir ini menyebabkan banyak warga harus mengungsi. Dalam kenyataannya di dalam penampungan pengungsian warga harus berdesak-desakkan.

Baca Juga:

Anies Diminta Segera Antisipasi Banjir Sebelum Musim Hujan

"Upaya nyata dan realistis dalam penanganan banjir ibu kota perlu dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya, banjir yang terjadi di tengah pandemi COVID-19 justru akan memperburuk keadaan dengan timbulnya klaster baru penularan virus," ucap Prasetyo. (Asp)

Baca Juga:

Jakarta Pusat Siapkan Dua Kali Lipat Lokasi Pengungsian Korban Banjir

Kredit : asropihs


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH