Ingatkan Anggota TNI AD, DPR: Wajib Bela Rakyat tapi Sesuai Aturan Brigjen TNI Junior Tumilar dan Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani. ANTARA/Pendam XIII/Merdeka

MerahPutih.com - Langkah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (TNI) Dudung Abdurachman menahan Brigjen (TNI) Junior Tumilaar mendapat respons positif dari legislator Senayan.

Junior Tumilaar yang merupakan Staf Ahli Kasad ini ditahan di Rumah Tahanan Militer (RTM), Cimanggis, Depok, Jawa Barat, lantaran bertindak di luar kewenangannya.

"Saya membenarkan langkah Kasad melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan (Brigjen Tumilaar)," kata anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, dalam keterangannya, Rabu (23/2).

Baca Juga:

TNI Bakal Siapkan Puluhan Ribu Tentara Baru di Ibu Kota Nusantara

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mengatakan bahwa sudah menjadi kewajiban seorang prajurit TNI AD membela rakyat dan hal itu termaktub dalam 8 Wajib TNI.

"Tetapi tentu membelanya harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas dia.

Alasannya, kata Hasanuddin, sebagai Staf Ahli Kasad, Brigjen Tumilaar tidak bisa melakukan hal-hal di luar kewenangannya atau bukan tupoksinya.

"Terlebih tidak ada perintah dari Kasad untuk melakukan tindakan tersebut dan ini melanggar aturan," ujarnya.

Baca Juga:

TNI dan Polri Dapat Rp 313,7 Miliar Dari Satpol PP

Hasanuddin menyebut, sebelumnya Brigjen Tumilaar juga pernah melakukan hal serupa di Manado, Sulawesi Utara. Status Brigjen Tumilaar, kata dia, masih dalam pengawasan instansi TNI AD setelah diberikan sanksi berupa teguran.

"Yang bersangkutan tidak kapok malah melakukan hal yang sama dengan berdalih membela rakyat. Namun, itu tetap melanggar aturan, maka hukuman disiplin membenarkan seseorang dilakukan penahanan," pungkas Hasanuddin.

Diketahui, Brigjen Tumilaar membela warga Bojongkoneng, Babakan Medang, Kabupaten Bogor yang terlibat permasalahan lahan dengan PT Sentul City.

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Brigjen Junior Tumilaar seharusnya tugas Babinsa hingga kodim karena dua unsur ini yang berwewenang melakukan tugas satuan kewilayahan.

"Seharusnya Babinsa sampai kodim yang melakukan kegiatan tersebut dan tentunya koordinasi dengan pemda dan aparat keamanan setempat. Dia melakukan kegiatan di luar tugas pokoknya," ungkap Dudung dikutip dari berbagai sumber. (Pon)

Baca Juga:

Panglima TNI Mudahkan Prajurit Ambil Pendidikan Dokter Spesialis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ASN Nekat Pakai Mobdin untuk Mudik Nataru, Gibran: Difoto dan Kirimkan ke Saya
Indonesia
ASN Nekat Pakai Mobdin untuk Mudik Nataru, Gibran: Difoto dan Kirimkan ke Saya

"Ada ASN nekat gunakan mobdin untuk piknik laporkan. Difoto untuk dikirim ke nomor aduan pribadi saya," katanya.

106 Orang Positif Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari, Vaksinasi Anak Dikebut
Indonesia
106 Orang Positif Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari, Vaksinasi Anak Dikebut

Ada penambahan 106 kasus positif COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

Polisi Pastikan Selidiki Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Gatot Subroto
Indonesia
Polisi Pastikan Selidiki Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Gatot Subroto

Warganet dihebohkan dengan aksi rombongan pesepatu roda yang melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Setara Institute Kritik Kinerja Komnas HAM
Indonesia
Setara Institute Kritik Kinerja Komnas HAM

Komnas HAM berwenang melakukan kerja pemantauan dan pengkajian

Polisi Segel Shamrock Kitchen & Bar karena Diduga Langgar PPKM
Indonesia
Polisi Segel Shamrock Kitchen & Bar karena Diduga Langgar PPKM

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya merazia Shamrock Kitchen & Bar.

Mekanisme Pengusulan Tiga Nama Capres yang Akan Diusung Nasdem
Indonesia
Mekanisme Pengusulan Tiga Nama Capres yang Akan Diusung Nasdem

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya menjelaskan soal mekanisme pengusulan tiga nama capres yang akan diusung Nasdem di Pilpres 2024. Tiga nama tersebut akan diserahkan kepada Ketum Surya Paloh saat Rakernas.

Menkes Sebut Pasien Bergejala COVID-19 Bisa Minum Obat Anti Panas
Indonesia
Menkes Sebut Pasien Bergejala COVID-19 Bisa Minum Obat Anti Panas

Antivirus yang sudah disetujui lima organisasi profesi dan para ahli kedokteran adalah Avigan atau Favipiravir dan Molnupiravir

Satpol PP Tertibkan Dua Tempat Usaha yang Gelar Live Musik di Awal Ramadan
Indonesia
Satpol PP Tertibkan Dua Tempat Usaha yang Gelar Live Musik di Awal Ramadan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo menertibkan dua tempat usaha yang menggelar live music di awal Ramadan ini. Hal itu dianggap melanggar aturan terkait larangan tempat hiburan buka pada pekan pertama Ramadan.

Uang Pemerintah Ngendap di Bank Naik Jadi Rp 226 Triliun, Jokowi Kesal
Indonesia
Uang Pemerintah Ngendap di Bank Naik Jadi Rp 226 Triliun, Jokowi Kesal

Saat ini defisit APBN sudah mencapai Rp 548 triliun. Padahal, sebagian APBN itu ditranfer ke daerah sebanyak Rp 642 triliun, baik ke provinsi, kabupaten, kota.

Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap
Indonesia
Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Diduga karena Hirup Asap

"Meninggal mungkin karena asap banyak, sehingga mungkin mengakibatkan meninggal," kata Herbert kepada wartawan di lokasi, Kamis.