Informasi COVID-19 Seperti Flu Biasa Dinilai Menyesatkan Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Tumisu)

MerahPutih.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengklarifikasi konten video pernyataan dari Aliansi Dokter Dunia tentang COVID-19.

Salah satunya, menyamakan COVID-19 dengan penyakit influenza biasa.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan, konten pada video yang disebarkan oleh Aliansi Dokter Dunia masuk dalam kategori misinformasi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa

“Penting untuk diketahui oleh masyarakat bahwa konten pada video yang disebarkan oleh kelompok Aliansi Dokter Dunia masuk dalam kategori misinformasi,” ujarWiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10).

Dia menegaskan bahwa dampak dari corona dan influenza sangat berbeda.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/am.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/am.

Masyarakat harus mengevaluasi kredibilitas informasi yang diterima serta merujuk informasi tentang COVID-19 pada lembaga yang dapat dipercaya, seperti Badan Kesehatan Dunia atau WHO, PBB, Centers for Disease Control (CDC), dan khusus di Indonesia, tentunya, sumber terpercaya diperoleh dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19.

"Bagi rekan-rekan jurnalis, maka, masalah misinformasi ini dapat dilawan dengan melakukan konfirmasi kepada pengamat yang memiliki ideologi konservatif di media, yaitu bisa tokoh masyarakat atau tokoh terpandang serta memiliki akses terhadap data dan informasi yang valid," imbau Wiku.

Diketahui, sejumlah orang mengaku Aliansi Dokter Dunia membuat heboh media sosial karena mengeluarkan pernyataan bahwa COVID-19 penuh dengan kebohongan. Video berdurasi kurang lebih 9 menit tersebut beredar luas lewat aplikasi WhatsApp.

Baca Juga:

Inggris Gunakan Vaksin Flu di Tengah Pandemi COVID-19

Mereka mengaku bagian dari Aliansi Dokter Dunia.

Hasil penyelidikan mereka menyebut COVID-19 penuh dengan kebohongan. Penuh rekayasa dan membuat orang punya rasa takut, kehilangan pekerjaan, dan kehilangan kebebasan.

Hasil penyelidikan mereka juga menyebut bahaya tidak seperti yang disampaikan politisi dan media.

Mereka menuntut agar kondisi normal baru dan kembali ke normal yang lama tidak digunakan lagi. Tidak ada lagi penggunaan masker, jaga jarak, dan wajib cuci tangan. (Knu)

Baca Juga:

13 Warga Korsel Diduga Meninggal Usai Disuntik Vaksin Flu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Niat Yasonna Bebaskan Napi Korupsi Bentuk Kejahatan Pejabat Negara
Indonesia
Niat Yasonna Bebaskan Napi Korupsi Bentuk Kejahatan Pejabat Negara

Neta melanjutkan, Yasonna seperti mengistimewakan para koruptor yang ada di dalam Lapas.

Polri Tangani 75 Kasus Perkara Pilkada 2020, Mayoritas Pidana Politik Uang
Indonesia
Polri Tangani 75 Kasus Perkara Pilkada 2020, Mayoritas Pidana Politik Uang

Polri menangani puluhan kasus dugaan tindak pidana pemilu terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 terhitung hingga 10 November 2020.

Pengamat Sebut PAN di Ambang Perpecahan
Indonesia
Pengamat Sebut PAN di Ambang Perpecahan

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin meliha ada kemungkinan PAN berada di ambang perpecahan.

TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia
Indonesia
TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia

UGM Yogyakarta melakukan penelitian tentang inovasi alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19

 Empat Orang Meninggal akibat Banjir, Anies: Mudah-mudahan Angkanya Tidak Bertambah
Indonesia
Empat Orang Meninggal akibat Banjir, Anies: Mudah-mudahan Angkanya Tidak Bertambah

Sebanyak empat orang meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Ibu Kota pada awal tahun 2020 atau tepatnya Rabu.

Masih Banyak PR, Pemprov DKI Diminta Tak Berpuas Diri Usai Terima ST Award 2021
Indonesia
Masih Banyak PR, Pemprov DKI Diminta Tak Berpuas Diri Usai Terima ST Award 2021

Jalur sepeda masih perlu dipastikan faktor keamanan dan kenyamanannya

Tolak Konsep Dewas KPK, ICW Kritik Pemerintah Jokowi Gagal Paham
Indonesia
Tolak Konsep Dewas KPK, ICW Kritik Pemerintah Jokowi Gagal Paham

Secara teoritik KPK masuk dalam rumpun lembaga negara independen yang tidak mengenal konsep lembaga Dewan Pengawas.

Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat
Indonesia
Salat Idul Adha Disarankan Diikuti Kelompok Masyarakat yang Sehat

Perayaan Iduladha akan jatuh pada akhir pekan

Mahfud MD Bantah Tuding SBY dan AHY Dalang di Balik Demo UU Ciptaker
Indonesia
Mahfud MD Bantah Tuding SBY dan AHY Dalang di Balik Demo UU Ciptaker

"Tak seorang pun di antara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sebagai dalang atau membiayai unras," kata Mahfud

 Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas
Indonesia
Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas

Hadi berharap para prajurit TNI-Polri dapat menerapkan arahan yang telah dia sampaikan agar Pilkada serentak 2020, khususnya di Kabupaten Kepulauan Morotai dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.