Influencer yang Sebar Hoaks Layak Ditutup Akun Media Sosialnya Ilustrasi (Foto: pixabay/wokandapix)

Merahputih.com - Pengamat media sosial Darmansyah menilai, harus ada tindakan tegas terhadap influencer yang telah berbuat bohong alias hoaks. Apalagi saat masyarakat tengah ketakutan dengan pandemi COVID-19.

Hal ini berkaca dari kasus dugaan hoaks yang diduga melibatkan artis Anji dan Hadi Pranoto. Tindakan tegas tersebut, bisa berupa penutupan akun medsosnya.

Baca Juga:

Jadi Konten Kreator, Morgan Oey Siap Dikritik 'Netizen Maha Benar'

"Supaya, influencer lainnya bisa berhati-hati untuk membuat sebuah konten. Baik itu merupakan konten tulisan, atau video," jelas Darmansyah kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (11/8).

Ia menambahkan, dengan penutupan akun influencer yang telah melakukan hoaks dapat membuat efek jera terhadap dirinya untuk sebagai influencer di kemudian hari.

Jangan asal-asalan dalam mengunggah konten (Foto: pixabay/rawpixel)

Karena, untuk mendapatkan pengikut atau followers aktif bukan robot di akun medsos, tidaklah mudah.

"Tentu butuh waktu cukup lama untuk mendapatkan ratusan, ribuan, atau ribuan dan jutaan pengikut aktif," sebut Darmansyah.

Baca Juga:

Udil, 'Gamer' Sukses yang Hasilkan Ratusan Juta Rupiah

Darman meminta masyarakat Indonesia lebih cerdas membaca isu-isu yang disampaikan influencer. Jangan langsung membagikannya di akun medsos.

"Sebaiknya, untuk mencari tahu terlebih dahulu atas kebenaran informasi atau isu yang disampaikan oleh influencer," tutup Darmansyah yang juga wartawan senior ini. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH