Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari Penganut Yahudi Israel belajar dalam seminar, di Ashdod, Israel, Rabu (16/9/2020). REUTERS/ Amir Cohen/FOC/djo

MerahPutih.com - Kabinet Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memutuskan untuk memperketat penguncian wilayah (lockdown) setelah dia mengatakan lonjakan infeksi virus corona mendorong negara itu ke "tepi jurang".

Israel kembali terkunci, yang kedua selama pandemi, pada 18 September. Namun selama seminggu terakhir, jumlah kasus baru setiap hari telah mencapai hampir 7.000 di antara populasi 9 juta dan sangat membebani sumber daya di beberapa rumah sakit.

"Jika kita tidak mengambil langkah segera dan sulit, kita akan mencapai ujung jurang," kata Netanyahu dalam sambutan publik kepada kabinet, yang bertemu selama sekitar delapan jam, Kamis (24/9), dikutip Antara.

Baca Juga:

Wilayah-wilayah di Negara Eropa Berikut Berisiko Tinggi COVID-19

Pembatasan baru mengharuskan semua bisnis dan tempat kerja, kecuali yang ditunjuk penting, untuk ditutup setidaknya selama dua minggu mulai Jumat (25/9). Daftar tersebut akan dirilis hari ini, menurut pernyataan resmi pemerintah.

Menteri Keuangan Israel Katz dan Gubernur Bank of Israel Amir Yaron keberatan dengan pembatasan baru tersebut, menurut kementerian keuangan, yang memperkirakan kerusakan dari penguncian selama tiga minggu terhadap perekonomian sekitar 35 miliar shekel (sekitar Rp151 triliun).

Seorang perawat menyediakan perawatan medis untuk seorang pasien di bangsal penyakit virus korona (COVID-19) di tengah kenaikan jumlah kasus baru yang memaksa Israel untuk melakukan 'lockdown' nasional kedua, di Tel Aviv Sourasky Medical Center (Ichilov), Tel Aviv, Israel, Senin (21/9/2020). Foto diambil tanggal 21 September 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Ronen Zvulun/aww/cfo (REUTERS/RONEN ZVULUN)
Seorang perawat menyediakan perawatan medis untuk seorang pasien di bangsal penyakit virus korona (COVID-19) di tengah kenaikan jumlah kasus baru yang memaksa Israel untuk melakukan 'lockdown' nasional kedua, di Tel Aviv Sourasky Medical Center (Ichilov), Tel Aviv, Israel, Senin (21/9/2020). Foto diambil tanggal 21 September 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Ronen Zvulun/aww/cfo (REUTERS/RONEN ZVULUN)

Israel sudah berada dalam resesi dan pengangguran di atas 11 persen.

Sekolah akan tetap ditutup, tetapi sinagoga akan tetap buka pada Yom Kippur, Hari Pendamaian Yahudi, minggu depan, meskipun jumlah jamaah akan dibatasi. Partai-partai agama dalam pemerintahan koalisi dengan keras menentang penutupan sinagog.

Sebuah survei yang diterbitkan oleh Israel Democracy Institute pada Rabu menunjukkan hanya 27 persen warga Israel yang mempercayai penanganan Netanyahu terhadap krisis virus corona.

Baca Juga:

Malaysia Tarik Biaya Karantina Warga Asing Rp16 juta

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul setiap minggu di luar kediamannya di Yerusalem untuk menyerukan pengunduran dirinya atas tuduhan korupsi.

Netanyahu telah menolak tuduhan dari para aktivis bahwa aturan penguncian yang lebih ketat, beberapa menunggu persetujuan parlemen, sebagian dimaksudkan untuk menghentikan demonstrasi ini.

Sejak wabah dimulai, 1.316 orang telah meninggal di Israel dan sekitar 200.000 kasus virus corona telah dilaporkan.

Gelombang kedua infeksi saat ini terjadi menyusul pelonggaran pembatasan pada Mei dari penguncian yang diberlakukan pada Maret. (Knu)

Baca Juga:

November, Arab Saudi Buka Umrah Bagi Jemaah Negara Tertentu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Australia Beli Kapal Nuklir, Rivalitas AS dan Tiongkok di Indo-Pasifik Meningkat
Dunia
Australia Beli Kapal Nuklir, Rivalitas AS dan Tiongkok di Indo-Pasifik Meningkat

"Diprediksi isu terkait kondisi di kawasan Indo-Pasifik akan mewarnai situasi pada tahun 2022," kata Mahendra Siregar.

Ketua KPK Minta Anak Buahnya Diberi Waktu Selidiki Dugaan Korupsi Menteri Edhy
Indonesia
Ketua KPK Minta Anak Buahnya Diberi Waktu Selidiki Dugaan Korupsi Menteri Edhy

Memang, sebelum diciduk KPK, Menteri Edhy kerap membagikan kegiatannya di Amerika Serikat

Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran
Indonesia
Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperediksi 109.327 kendaraan diprediksi bakal meninggalkan Jabotabek pada H-2 Lebaran 2021 atau Selasa (11/5).

Komjen Listyo Sigit Dihadapkan Tugas Berat Berantas Kelompok Radikal
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Dihadapkan Tugas Berat Berantas Kelompok Radikal

Listyo perlu memperkuat jajaran di bawahnya demi konsistensi memberantas kelompok radikal.

Kantor TNI dan Polri Diusulkan Jadi Tempat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Kantor TNI dan Polri Diusulkan Jadi Tempat Vaksinasi COVID-19

Penggunaan kantor-kantor milik TNI dan Polri tersebut bisa digunakan sebagai langkah pencegahan

Joe Biden: Demokrasi Kita Berada di Bawah Serangan
Dunia
Joe Biden: Demokrasi Kita Berada di Bawah Serangan

Menurut Biden, ini bukanlah protes, tapi pemberontakan.

Tingkat Kesembuhan COVID-19 Alami Penurunan
Indonesia
Tingkat Kesembuhan COVID-19 Alami Penurunan

Angka kesembuhan COVID-19 pada pekan ini mengalami penurunan sebesar 1,8 persen jika dibandingkan dengan pekan lalu.

DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19
Indonesia
DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Hotel untuk Isolasi Pasien COVID-19

Kasus COVID-19 di ibu kota saat ini mengalami lonjakan.

Sejumlah Titik di Bandung Masih Kerap Dilanda Banjir
Indonesia
Sejumlah Titik di Bandung Masih Kerap Dilanda Banjir

Pemkot Bandung mengklaim secara umum titik-titik banjir Bandung di Kota Bandung sudah bisa diatasi.

6.348 Warga di DKI Sudah Dimakamkan Pakai Protokol COVID-19
Indonesia
6.348 Warga di DKI Sudah Dimakamkan Pakai Protokol COVID-19

Tercatat 1.372 orang dikebumikan menggunakan protap COVID-19 pada periode 1 hingga 25 September 2020. Jumlah ini merupakan angka tertinggi selama pandemi corona di DKI.