Indonesia Tempati Urutan Kedua Terbanyak Penderita TBC Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjadi pembicara di Bapelkes, Kupang, NTT, Selasa (2/5). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan Indonesia menduduki nomor dua terbanyak penderita TBC setelah India. Dengan fakta ini, seluruh pihak terkait harus sungguh-sungguh menurunkannya.

Menurut Moeloek pada dialog dengan direktur rumah sakit se-Kalimantan Selatan dan insan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, Minggu (7/5), tingginya penderita TBC harus mendapat perhatian seluruh pihak terkait.

"Saat saya pergi ke beberapa negara, saya ditegur, kenapa banyak warga Indonesia yang terkena TBC, seperti TKI di Malaysia, terpaksa harus dipulangkan karena TBC," katanya.

Tentu kondisi ini, harus mendapatkan perhatian dari seluruh pihak terkait untuk segera mengatasinya, bukan hanya pada pasien yang masuk rumah sakit, tetapi juga harus dilakukan intervensi sampai ke keluarganya.

"Begitu ada pasien TBC masuk rumah sakit, hampir bisa dipastikan anggota keluarga lainnya juga akan terkena penyakit tersebut, selanjutnya akan segera bergiliran anggota keluarga tersebut dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC, adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk dan mengeluarkan titik-titik kecil air liur dan terinhalasi oleh orang sehat yang tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.

TB termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus baru TB terbanyak.

Sumber: ANTARA



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH