Indonesia Punya Lebih dari 76 Ribu Data Epidemiologi COVID-19 Ilustrasi COVID-19, Foto: Kominfo

Merahputih.com - Ahli Epidemiologi dan Informatika Penyakit Menular dari Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan saat ini Indonesia telah memiliki lebih dari 76.000 data penyelidikan epidemiologi COVID-19.

"Sampai hari ini kita telah memiliki lebih dari 76.000 data penyelidikan epidemiologi," kata Dewi dalam paparan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/6).

Baca Juga:

Klaster Baru COVID-19 Pasar Xinfadi Tiongkok, Begini Prediksi Para Ahli Terkait Asal Mulanya

Dewi mengatakan data itu terhimpun dalam sistem terintegrasi Bersatu Lawan COVID (BLC) yang dapat diakses gugus tugas pusat hingga daerah, pemerintah pusat hingga daerah, kementerian serta lembaga.

Dokumentasi - Botol kecil berlabel stiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik medis, terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada (10/4/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/pri.

Di dalam sistem BLC, sebagaimana dikutip Antara, juga terhimpun 245.000 data pasien COVID-19 di rumah sakit, 380.000 data pemeriksaan laboratorium, data logistik, hingga data mobilitas penduduk.

"Semua dapat kita lihat dalam dashboard yang sama," papar Dewi.

Baca Juga:

Pasar Grosir di Beijing Ditutup Setelah Dua Kasus Infeksi COVID-19

Dia mengatakan sistem Bersatu Lawan COVID merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi yang baik antara seluruh komponen gugus tugas. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan KPK Klaim Telah Sisir Seluruh Jejak Harun Masiku
Indonesia
Pimpinan KPK Klaim Telah Sisir Seluruh Jejak Harun Masiku

KPK telah menyisir seluruh lokasi yang diinformasikan masyarakat untuk mencari keberadaan caleg PDIP Harun.

Rama Gugur Jadi Evaluasi, Panglima Hadi Jamin Takkan Tarik TNI dari Misi Kongo
Indonesia
Rama Gugur Jadi Evaluasi, Panglima Hadi Jamin Takkan Tarik TNI dari Misi Kongo

Misi TNI di Kongo tetap dilanjutkan dengan pengawasan lebih khusus dari PBB.

KPK Telusuri Sejumlah Aset Milik Nurhadi Lewat Bos KJPP Hari Utomo
Indonesia
KPK Telusuri Sejumlah Aset Milik Nurhadi Lewat Bos KJPP Hari Utomo

Penyidik juga menjadwalkan memeriksa Eviy Olivia dan Yoga Dwi Hartiar pada pemeriksaan kemarin.

Bertambah 15 Kasus, Korea Konfirmasi 46 Terjangkit Virus Corona
Dunia
Bertambah 15 Kasus, Korea Konfirmasi 46 Terjangkit Virus Corona

Korea Selatan melaporkan 15 kasus baru virus corona pada Rabu (19/2). Total warga yang terinfeksi di negeri itu kini menjadi 46 orang.

Tak Ada Larangan Mudik, Begini Antisipasi Kemenhub saat Libur Idul Adha
Indonesia
Tak Ada Larangan Mudik, Begini Antisipasi Kemenhub saat Libur Idul Adha

Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada transportasi antarkota maupun di dalam kota

IPW Minta Agus Rahardjo Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di Polri
Indonesia
IPW Minta Agus Rahardjo Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi di Polri

Menurut Neta, Agus bisa mendorong dituntaskannya belasan kasus korupsi besar yang mandeg hingga saat ini di Bareskrim

Pegang Bukti Kuat, Erick Minta Pejabat Garuda Terlibat Penyelundup Harley Mundur
Indonesia
Pegang Bukti Kuat, Erick Minta Pejabat Garuda Terlibat Penyelundup Harley Mundur

Erick masih menunggu koordinasi dari pihak Bea Cukai

Belasan Pengunjung Black Owl Positif Narkoba
Indonesia
Belasan Pengunjung Black Owl Positif Narkoba

Pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memastikan ada 14 orang pengunjung tempat hiburan Black Owl positif mengkosumsi narkoba.

Anak Gunung Krakatau Meletus, Abu Vulkanik Menyembur hingga 657 Meter
Indonesia
Anak Gunung Krakatau Meletus, Abu Vulkanik Menyembur hingga 657 Meter

Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik sekitar 657 meter di atas permukaan laut pukul 22.35 WIB.

Ditjen PAS: Wawancara Deddy Corbuzier dengan Eks Menkes Siti Fadilah Menyalahi Aturan
Indonesia
Ditjen PAS: Wawancara Deddy Corbuzier dengan Eks Menkes Siti Fadilah Menyalahi Aturan

Wawancara Siti Fadilah dan Deddy Corbuzier tidak sesuai dan tidak memenuhi persyaratan yang tercantum pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM.