Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran! Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah). ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang status masa darurat bencana wabah akibat virus corona.

Dalam surat keputusan nomor 13 A Tahun 2020, Kepala BNPB Letnan Jenderal Doni Monardo menuliskan keadaan darurat ini diperpanjang dari 29 Februari sampai 29 Mei 2020

Baca Juga

Pandemi Corona, 106 Anggota DPRD DKI Dilarang Kunker

"Iya, benar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/3).

Jika melihat periode darurat wabah virus corona itu, artinya berlaku sepanjang bulan puasa atau ramadan 2020 yang diperkirakan mulai dari 24 atau 25 April. Bahkan, status masa darurat bencana wabah virus corona ini berlangsung sampai lewat jatuhnya hari raya Idul Fitri tahun ini antara 24-25 Mei 2020 ini.

Surat BNPB
Surat BNPB

Pada surat itu, dijelaskan perpanjangan masa darurat dikarenakan penyebaran COVID-19 semakin meluas di Indonesia dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, penyebaran virus mematikan tersebut bisa berimbas pada kerugian harta benda, berdampak psikologis pada warga serta mengancam dan menggangu kehidupan masyarakat.

Seperti diketahui, hingga Senin (16/3) kemarin kasus pasien yang terpapar virus corona berjumlah 134 orang. Pada hari sebelumnya jumlah pasien Covid-19 ada 117 orang dan bertambah 17.

Baca Juga

Bencana Simalakama Isolasi Pasien Positif Corona di Rumah Versi Pakar

"Ada penambahan jumlah pasien sebanyak 17 orang (positif tertular virus corona) sehingga saat ini ada 134 pasien yang tertular," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto.

Surat
Surat BNPB

Untuk 17 pasien itu tersebar di sejumlah wilayah yakni Jawa Barat (satu pasien), Jawa Tengah (satu pasien), Banten (satu pasien), dan DKI Jakarta (14 pasien). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasca Pembubaran Midodareni, Polisi Razia Persembunyian Kelompok Intoleran
Indonesia
Pasca Pembubaran Midodareni, Polisi Razia Persembunyian Kelompok Intoleran

Tidak ada ruang bagi kelompok intoleran di Solo. Polresta Surakarta tidak segan menindak tegas para pelaku intoleran.

Politisi Senayan Buka-bukaan Sudah Ingatkan Menteri KKP Edhy Prabowo
Indonesia
Politisi Senayan Buka-bukaan Sudah Ingatkan Menteri KKP Edhy Prabowo

Ekspor benih lobster akan menuai banyak sorotan, sehingga mekanisme dan tata kelola harus cermat dan hati-hati.

Belum Ada Tanda-tanda COVID-19 Mereda di Brazil
Dunia
Belum Ada Tanda-tanda COVID-19 Mereda di Brazil

Virus corona telah menewaskan lebih dari 120.000 orang di Brazil.

Ketahuan Selundupkan Pemudik, 5 Mobil Travel Ditindak
Indonesia
Ketahuan Selundupkan Pemudik, 5 Mobil Travel Ditindak

Mobil travel yang banyak ditindak tegas di sejumlah pos penyekatan tersebut yakni dengan plat nomor asal Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta

Sadis, Begini Detik-detik Sepasang Kekasih Gergaji Tubuh Manajer Konstruksi hingga 11 Potongan
Indonesia
Sadis, Begini Detik-detik Sepasang Kekasih Gergaji Tubuh Manajer Konstruksi hingga 11 Potongan

Korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City Rinaldi Harley Wismanu (32 tahun) dimutilasi menjadi 11 bagian oleh pelaku.

Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Indonesia
Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Dia menjelaskan pembukaan hubungan diplomatik lebih diabdikan kepada kepentingan mendasar Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

Rusia Mulai Vaksinasi COVID-19 ke Kosmonaut
Dunia
Rusia Mulai Vaksinasi COVID-19 ke Kosmonaut

Rusia mulai memvaksinasi kosmonaut dan juga stafnya pada Jumat (18/12), di Star City.

Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung
Indonesia
Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Mereka merupakan tukang bangunan, mandor, bos penyedia bahan pembersih lantai, hingga pejabat Kejaksaan Agung RI

DPRD DKI Jakarta Usul Tunda Kegiatan Belajar di Sekolah Selama 4 Bulan
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Tunda Kegiatan Belajar di Sekolah Selama 4 Bulan

Ia khawatir beroperasinya kembali sekolah di Jakarta akan menimbulkan kasus baru corona di DKI