Indonesia Peringkat Keempat Sea Games, Ini Kata Jokowi Kontingen Indonesia dalam upacara penutupan SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Rabu (11/12/2019). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc.

MerahPutih.com - Meskipun gagal memenuhi target masuk peringkat dua besar, Presiden Joko Widodo menilai prestasi atlet-atlet Indonesia pada Pesta Olahraga se-Asia Tenggara atau Sea Games ke-30 melebihi target dari sisi perolehan medali emas.

“Target saya masuk kedua besar, tapi sekarang masuk keempat besar. Tapi emasnya memang melampaui target yang sudah kita berikan, lebih kan dari 60. Target pertama 45, saya enggak mau, 60 sudah terlampaui, sekarang dapat berapa? 72 emas. Terlampaui,” kata Jokowi kepada wartawan di Bekasi, Rabu (12/12).

Baca Juga:

Final SEA Games 2019 Timnas Indonesia Kalah atas Vietnam 0-3

Jokowi menegaskan, pemerintah akan memberikan bonus kepada para peraih medali Sea Games 2019 di Filipina, yang berakhir Rabu (11/12).

Para pemain tim nasional Indonesia bersama pengurus PSSI berfoto bersama sebelum dipulangkan ke klub masing-masing usai berlaga di SEA Games 2019 Filipina di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (12/12/2019). ANTARA/Asep Firmansyah
Para pemain tim nasional Indonesia bersama pengurus PSSI berfoto bersama sebelum dipulangkan ke klub masing-masing usai berlaga di SEA Games 2019 Filipina di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (12/12/2019). ANTARA/Asep Firmansyah

“Bonusnya berapa, seinget saya emasnya Rp500 juta. Rp500 juta untuk peraih medali emas, Rp300 juta untuk perak, dan Rp200 juta (perunggu) kalau enggak keliru,” ujar Jokowi.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, perestasi yang dicapai atlet-atlet Indonesia pada Sea Games ke-30 itu membanggakan, melegakan, sekaligus membahagiakan. Hal ini karena Indonesia berhasil mencapai target medali setelah mengumpulkan 72 keping medali emas.

“Tolok ukur kita target medali emas, pertama kita targetkan 45 untuk melampui 38 pada SEA Games sebelumnya. Ditingkatkan 54, 60, dan kami bersyukur dapat mencapai 72,” kata Zainudin.

Dari sisi peringkat pun, menurut dia, Indonesia telah memperbaikinya.

Jika di dua SEA Games sebelumnya, Indonesia bercokol di 5 sekarang terdongkrak naik posisi 4 Asia Tenggara, di bawah Filipina, Vietnam, dan Thailand, diatas Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, Brunai Darussalam, Laos, serta Timor Leste.

Baca Juga:

Perolehan Sementara Medali SEA Games 2019: Indonesia Tersalip ke Posisi Keempat

Selain itu, lanjut dia, yang membahagiakan sekaligus optimisme baru bahwa kebijakan menurunkan sebagian besar atlet-atlet junior berhasil.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kiri) pada saat memberikan keterangan kepada awak media, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (11/12/2019). (ANTARA/Vicki Febrianto)
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kiri) pada saat memberikan keterangan kepada awak media, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (11/12/2019). (ANTARA/Vicki Febrianto)

Sehingga 60% atlet junior yang saat ini diturunkan memiliki jam terbang internasional dan siap menjadi pelapis serta estafet untuk mengejar prestasi tinggi pada multi even selanjutnya.

“Perlu diketahui bahwa tidak semua cabor menurunkan atlet-atlet senior. Saya contohkan atletik, Zohri tidak diturunkan, kalau diturunkan optimis banyak medali kita dapat, biar konsentrasi menuju Olimpiade. Yang penting lagi ini bagian pembinaan atlet-atlet junior agar merasakan atmosfir pertandingan internasional,” pungkas Zainudin. (Knu)

Baca Juga:

Menpora Ramal Indonesia di Final SEA Games Cuma Menang 1-0


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH