Indonesia Pastikan Pertemuan IMF-World Bank 2018 di Bali Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kanan) saat meninjau pengungsi letusan Gunung Agung di GOR Suweca, Klungkung, Bali, Minggu (24/9). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia kembali menegaskan kesiapan Bali sebagai tuan rumah penyelenggara Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018. Pernyataan tersebut menyusul kekhawatiran terkati aktivitas Gunung Agung.

Seperti diketahui, International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 rencananya akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, pada Oktober 2018.

"Persiapan kami berjalan dengan baik dan kami bekerja bersama untuk memecahkan masalah," kata Ketua Panitia Nasional Penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 Luhut Panjaitan di Washington DC, AS, Rabu (11/10).

Luhut menegaskan hal tersebut dalam gala dinner bertajuk The voyage to Indonesia 2018 yang dihadiri oleh para pemimpin perusahaan dari AS dan Indonesia, pejabat tinggi AS maupun anggota Kongres AS.

Dalam acara yang ikut dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo tersebut, Luhut juga memastikan tidak ada perubahan Bali sebagai tuan rumah, meski Gunung Agung berpotensi mengalami erupsi.

"Kami masih tetap on track sambil memantau Gunung Agung ini karena kami tidak bisa memprediksi," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini.

Untuk itu, ia meminta dukungan agar penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB di Bali dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kegiatan ekonomi di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan mengenai kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini dalam keadaan stabil dan tumbuh baik.

Ia juga menyatakan pemerintah sedang berupaya untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

"Kebijakan makro dan moneter saat ini juga dalam keadaan baik, bukan hanya karena kita memiliki hubungan baik, tapi memang kondisi sistem keuangan kita, yang dipantau Kemenkeu, BI dan OJK, masih dalam keadaan memadai," tambah Sri Mulyani.

Kegiatan Gala Dinner bertajuk The voyage to Indonesia 2018 merupakan rangkaian acara persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-WB di Bali pada Oktober 2018.

Acara ini memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk memperkenalkan budaya dan daerah tujuan pariwisata Indonesia serta memberikan informasi terkait kondisi ekonomi dan sosial terkini.

Ikut hadir dalam kegiatan ini, President and CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, anggota Kongres AS sekaligus Co Chair dari US Congressional Caucus on Indonesia Vern Buchanan dan US Co Chair USINDO Duta Besar Robert O Blake. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH