Indonesia Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 Thomas dan Uber Cup. Foto: BWF

MerahPutih.com - Tim bulutangkis Indonesia memutuskan mundur dari ajang Thomas dan Uber Cup 2020 yang berlangsung di Denmark. Keputusan ini demi keselamatan dan kesehatan atlet dan ofisial di tengah pandemi COVID-19.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjelaskan tiga alasan skuat Merah Putih tarik diri dari ajang dua tahunan tersebut.

Baca Juga

Legenda Bulu Tangkis Dukung Kepala Staf Kepresidenan Jadi Ketua Umum PBSI

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir dari para atlet terhadap kemungkinan mereka akan terpapar Covid-19, baik dalam perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF (Badminton World Federation), seandainya ada anggota tim yang terpapar COVID-19, terkait siapa yang akan bertanggungjawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

BWF
Drawing Thomas dan Uber Cup 2020 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (3/8). Foto: BWF

Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, jajaran pimpinan PBSI yaitu Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memutuskan tim bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas & Uber 2020.

"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas & Uber 2020, kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF mengenai hal ini. Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan tim ofisial,” ucap Budiharto.

Kalau ditarik dari awal, kata Budhiarto, semuanya semangat karena melihat kesempatan yang begitu besar, tapi dalam perjalanan waktu dan mencermati perkembangan COVID-19 yang belum terselesaikan, baik di Indonesia maupun di negara lain, menimbulkan keraguan para atlet

Dituturkan Budiharto, para pemain menyampaikan keraguan mereka kepada tim ofisial, dan ofisial menyampaikan hal ini kepada pengurus dan pengurus sangat concern dengan kesehatan dan keselamatan para atlet dan ofisial sehingga bisa memahami dan mengerti apa yang menjadi kekhawatiran tim.

Baca Juga

Indonesia Belum Pikirkan Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020

Dengan mundurnya tim Indonesia dari Piala Thomas & Uber 2020, otomatis Indonesia juga tidak akan berpartisipasi di ajang Denmark Open I dan Denmark Open II yang merupakan bagian dari turnamen seri Eropa.

Hingga saat ini, sudah ada lima negara yang secara resmi mengundurkan diri dari Piala Thomas & Uber 2020 yaitu Australia, Taiwan, Thailand, Korea dan Indonesia. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH