Indonesia Kirim 5 Kontainer Tabung Oksigen ke India Pasokan oksigen di India. (Foto: Indianexpress)

MerahPutih.com - Industri gas oksigen serta industri petrokimia dan industri tekstil di Indonesia mengirimkan bantuan oksigen bagi India. Adapun rincian daftar partisipasi industri dalam pengiriman Asosiasi Gas Industri Indonesia dan PT Samator yang telah melakukan koordinasi pengadaan tabung dan isi Oksigen untuk 3.400 tabung.

Selanjutnya, PT Indorama Ventures Indonesia, PT Indo-Rama Synthetics, Tbk., PT Asia Pacific Fibers, Tbk., PT Indo Bharat Rayon (Aditya Birla Group), PT Mutu Gading Tekstil, dan Asosiasi Industri Karpet dan Sajadah, masing-masing berpartisipasi dalam pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer.

Baca Juga:

WNA Asal India Positif COVID-19 di Karanganyar

Sehingga total jumlah tabung yang sudah terkumpul dan siap untuk dikirimkan hari ini sebanyak 1.400 tabung yang akan dikirim dalam 5 kontainer. Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama dari total 3.500 tabung yang akan diberikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, bahwa bantuan tabung berisi oksigen ke India tidak akan mengganggu pasokan oksigen di dalam negeri, karena produksi gas oksigen RI yang melimpah.

"Ini sudah mempertimbangkan kebutuhan dalam negeri, jadi tidak akan mengganggu pasokan oksigen nasional,” ujar Menko Airlangga saat menghadiri acara Pelepasan Bantuan Tabung Gas Berisi Oksigen ke India di Cikande, Serang, Banten, Senin (10/5).

Indonesia, kata ia, juga sama sekali tidak berharap adanya kenaikan kasus COVID-19 di tanah air. Untuk itu, masyarakat perlu memperketat porotokol kesehatan, terlebih saat Hari Raya Idul Fitri.

Pengiriman tahap pertama bantuan oksigen ke India. (Foto: Antara)
Pengiriman tahap pertama bantuan oksigen ke India. (Foto: Antara)

"Kami sama sekali tidak mengharapkan gelombang COVID-19 di Indonesia. Untuk itu jangan mudik, tetap terapkan protokol kesehatan," ungkapnya dikutip Antara.

Kementerian Kesehatan India, Senin (10/5) melaporkan 366.161 infeksi baru dan 3.754 kematian, sedikit dari puncak kasus baru-baru ini. Penghitungan infeksi di India sekarang mencapai 22,66 juta, dengan 246.116 kematian.

Karena banyak rumah sakit bergulat dengan kekurangan oksigen dan tempat tidur yang akut sementara kamar mayat dan krematorium meluap, para ahli mengatakan angka aktual India bisa jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan. (*)

Baca Juga:

Kapal India Sandar di Dumai, Empat ABK-nya Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejati DKI Ikut Awasi Pemberlakuan STRP Saat PPKM Darurat
Indonesia
Kejati DKI Ikut Awasi Pemberlakuan STRP Saat PPKM Darurat

Kejati DKI mengambil peran dalam pengawasan STRP bersama TNI, Polri dan Satpol PP.

Ganjil Genap 13 Titik di DKI Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini
Indonesia
Ganjil Genap 13 Titik di DKI Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan ganjil genap di 13 titik DKI Jakarta mulai Senin (25/10).

Positif COVID-19, Aa Gym Alami Gejala Batuk
Indonesia
Positif COVID-19, Aa Gym Alami Gejala Batuk

"Kondisi Aa saat ini kendalanya hanya batuk tidak ada sesak, tidak pusing berlebihan," ujar Aa Gym

Korban Gempa Majene Dirawat di RS Lapangan
Indonesia
Korban Gempa Majene Dirawat di RS Lapangan

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian.

Sudah Lebih dari 15 Kantong Jenazah Tiba di RS Polri Kramat Jati
Indonesia
Sudah Lebih dari 15 Kantong Jenazah Tiba di RS Polri Kramat Jati

Tim DVI juga sudah mengumpulkan 40 sampel DNA

Penumpang Bandara Lombok Meningkat 10,4 Persen
Indonesia
Penumpang Bandara Lombok Meningkat 10,4 Persen

Jumlah penumpang di Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, meningkat 10,4 persen selama masa libur Natal 2020.

Gibran Segera Robohkan Rusunawa Semanggi yang Dihuni 200 KK
Indonesia
Gibran Segera Robohkan Rusunawa Semanggi yang Dihuni 200 KK

Apalagi, bangunan ini lebih dari 10 tahun

Pemerintah Keluarkan SUN Valuta Asing Sebesar 4 Miliar
Indonesia
Pemerintah Keluarkan SUN Valuta Asing Sebesar 4 Miliar

Keseluruhan transaksi mendapatkan harga yang kompetitif, dengan final pricing yang berada pada level yang paling ketat untuk semua seri dan mencapai negative new issue premium yang signifikan.

Muhammadiyah Akan Keluarkan Fatwa Salat Iduladha di Rumah
Indonesia
Muhammadiyah Akan Keluarkan Fatwa Salat Iduladha di Rumah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah merekomendasikan salat Iduladha di rumah masing-masing.

PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar
Indonesia
PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar

Apabila agenda ini tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan muncul persepsi di tengah publik bahwa agenda amandemen ini menyimpan maksud terselubung.