Indonesia Kembali Terima 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bulan Ini Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: pixabay/blende12

MerahPutih.com - Kementerian kesehatan (Kemenkes) memastikan Indonesia kembali menerima 10 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac pada April 2021.

"Jumlah tersebut menambah ketersediaan jenis vaksin Sinovac di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 28 juta dosis," ucap Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Minggu (4/4).

Baca Juga

Alodokter Beri Edukasi Vaksin Secara Digital

Siti menjelaskan dari stok 28 juta sebanyak 5 juta di antaranya sudah didistribusikan ke beberapa provinsi dan kabupaten/kota, serta 11 juta dosis vaksin akan didistribusikan pada awal bulan ini.

"Sisanya masih dalam proses untuk vaksin jadi sebanyak 12 juta dosis. Selain itu, di bulan April kita akan menerima lagi dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis," sambungnya.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan pemaparan terkait situasi pandemi COVID-19 secara daring, Rabu (31/3/2021). (FOTO ANTARA/Andi Firdaus).
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan pemaparan terkait situasi pandemi COVID-19 secara daring, Rabu (31/3/2021). (FOTO ANTARA/Andi Firdaus).

Kementerian Kesehatan mengakui kebijakan India mengembargo vaksin memengaruhi pengiriman vaksin AstraZeneca ke Indonesia. "Sehingga pengiriman tertunda menjadi Mei 2021," katanya.

Meski pengiriman vaksin AstraZeneca mengalami gangguan pada April, namun ia memastikan masih ada waktu mengejar target kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi terhadap 181,5 juta warga Indonesia.

"Ini akan selesai sampai akhir Desember 2021. Tentunya masih ada waktu untuk kita mempercepat cakupan vaksinasi sesuai jadwal," jelas Siti.

Siti Nadia menambahkan program vaksinasi COVID-19 akan tetap berlangsung saat bulan puasa Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 Masehi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi COVID-19 saat berpuasa.

Salah satu poin Fatwa MUI itu menyebutkan bahwa pemerintah dapat melakukan vaksinasi COVID-19 pada saat Ramadhan untuk mencegah penularan wabah SARS-CoV-2 dengan memerhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

MUI mengimbau umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menegaskan bahwa vaksinasi COVID-19 diberikan melalui suntik tidak membatalkan puasa.

"Maka boleh vaksin ketika masih dalam kondisi puasa," ucap Ketua PBNU Marsudi Syuhud. (Asp)

Baca Juga

Bicara Dengan Tiongkok, Indonesia Ingin Jadi Pusat Vaksin di Asia Tenggara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Suap Bansos, KPK Selidiki Kewajaran Harga Sembako
Indonesia
Suap Bansos, KPK Selidiki Kewajaran Harga Sembako

KPK sebelumnya juga telah menerima keluhan dari masyarakat terkait kualitas sembako yang disalurkan tersebut.

Jhoni Allen Ikut Rapat di DPR, Demokrat Tunggu SK Pemecatan dari Jokowi
Indonesia
Jhoni Allen Ikut Rapat di DPR, Demokrat Tunggu SK Pemecatan dari Jokowi

"Karena yang berhak memberhentikan anggota DPR RI secara resmi adalah Presiden RI, berdasarkan permintaan parpol asalnya," ucapnya.

Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan
Indonesia
Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan

"Kami sudah menguraikan target vaksinasi bagi lansia yang telah ditetapkan berdasarkan per-kecamatan," jelas Wali Kota Jakpus, Dhany Sukma

Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara
Indonesia
Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara

Siti Fadilah dijatuhi hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan

Mahfud MD Sebut Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Cuma Modus
Indonesia
Mahfud MD Sebut Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Cuma Modus

Mahfud menyebut modus yang dilakukan pihak Akidi Tio sama dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya.

RUU Persetujuan Asean dalam Perdagangan Elektronik Dibawa ke Paripurna DPR
Indonesia
RUU Persetujuan Asean dalam Perdagangan Elektronik Dibawa ke Paripurna DPR

Catatan yang disampaikan fraksi menjadi satu kesatuan dalam keputusan tersebut Pemerintah diharapkan untuk menjadikan masukan tersebut sebagai pijakan untuk melaksanakan RUU tersebut setelah ditetapkan.

Banyak yang Terpapar COVID-19 saat PTM, DPR Sebut Pemerintah Belum Siap
Indonesia
Banyak yang Terpapar COVID-19 saat PTM, DPR Sebut Pemerintah Belum Siap

Temuan adanya siswa sekolah yang terpapar COVID-19 saat pembelajaran tatap muka terbatas, menjadi bukti ketidaksiapan dalam menjalankan protokol kesehatan.

PAN Nilai UU 7/2017 Masih Relevan Digunakan 2-3 Kali Pemilu
Indonesia
PAN Nilai UU 7/2017 Masih Relevan Digunakan 2-3 Kali Pemilu

PAN menghargai usulan sebagian fraksi-fraksi di DPR

Begini Kendala Vaksinasi COVID-19 Versi Wali Kota Seluruh Indonesia
Indonesia
Begini Kendala Vaksinasi COVID-19 Versi Wali Kota Seluruh Indonesia

"Data capaian masing-masing target pelaksanaan vaksinasi di daerah juga menjadi keluhan para wali kota anggota Apeksi," kata Bima.

Wapres Sebut Persoalan Ketenagakerjaan Indonesia Semakin Kompleks
Indonesia
Wapres Sebut Persoalan Ketenagakerjaan Indonesia Semakin Kompleks

Persoalan ketenagakerjaan di Indonesia semakin kompleks karena angka pengangguran masih tinggi serta masih rendahnya produktivitas ditambah dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.