Indonesia Jadi Pemasok Terbesar Tuna di Dunia, Orang Kita hanya Kebagian Tongkol Sebagai negara maritim, Indonesia perlu menggali lebih dalam kuliner pesisir. (foto: pixabay/asundermierer)

USAHA Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti memberantas pencurian ikan berbuah manis. Indonesia kini memegang 16% pasar tuna dunia. Indonesia jadi pemasok untuk beberapa negara besar, seperti Jepang, Amerika, Uni Eropa, Korea, dan Hong Kong.

Namun, kabar baik tersebut tidak berbanding lurus dengan perkembangan kebudayaan maritim di dalam negeri, khususnya dalam hal kuliner. Hal tersebut terungkap saat sesi Cook and Talk dalam acara International Forum on Spice Route (IFSR) 2019 yang digelar di Museum Nasional, Sabtu (23/3).

1. Budaya Makan Maritim yang Mulai Hilang

IFSR 2019
Harry Nazruddin (paling kiri) dan Lidia Tanod (ketiga dari kiri) memaparkan kekayaan kuliner pesisir. (foto: MP/Dwi Astarini)

Harry Nazruddin dari komunitas Jalan Sutra menyebut bahwa budaya makan Indonesia kini justru terlihat kurang maritim. Salah satu bentuknya ialah kebiasaan mengonsumsi ikan laut yang amat berkurang. "Orang Indonesia ini kan kayaknya kebanyakan makan ayam. Kalau dalam budaya maritim, makananannya justru banyak ikan," jelasnya.

Ia lalu bercerita bahwa Komunitas Jalan Sutra bersama almarhum Pak Bondan, yang juga penggagas komunitas itu, menggarap buku tentang kuliner pantai utara (pantura) Jawa sejak tahun lalu. Namun sayang, Pak Bondan keburu wafat. "Jadi kami yang meneruskan penulisan buku itu," ujarnya.

Bersama Lidia Tanod, rekan di Jalan Sutra, turun ke pantura Jawa untuk melakukan survei. Perjalanan kuliner mereka lakukan sesuai dengan panduan yang telah diberikan almarhum Pak Bondan. Harnaz, panggilan Harry Nazruddin, berkisah bahwa banyak hal menarik yang ia dan Lidia temukan dalam petualangan rasa tersebut. "Kami menemukan banyak kuliner unik yang berhubungan dengan ikan, seperti mangut ikan," ujarnya.

Menurutnya, budaya kuliner maritim perlu dibangkitkan di Indonesia. "Kita tuh kebanyakan makan. Padahal, Bu Susi sudah mengingatkan untuk makan ikan. Pak Bondan juga mempromosikan makan ikan. Terus terang, sebagai negara maritim, budaya agraris kita lebih menonjol," ujar Harnaz.

2. Kuliner Maritim yang Kaya Rempah

blakutak
Blakutak, salah satu kuliner maritim khas Cirebon. (foto: Instagram @cookingbymami)

Untuk mempromosikan makan ikan, Harnaz memberikan beberapa contoh kuliner maritim yang unik dan kaya rempah. "Kami sempat mampir ke Kota Tuban dan mencicipi garang asem ikan dan kari rajungan. Nah, menu garang asem ikan ini memang enggak ada di menu. Namun, karena kami bilang Pak Bondan, mereka pun mau membuatkan. Rupanya, menu garang asem ikan dihilangkan dari menu karena sepi peminat. Padahal ini sajiannya enak," cerita Harnaz. Lebih jauh, Lidia Tanod, yang juga hadir di ajang yang sama, menambahkan bahwa keunggulan kuliner maritim di daerah pesisir ialah bahannya yang segar. "Biasanya nih, kita kalau makan ikan pasti cuma yang bakar atau goreng. Kalau ikan berkuah kurang diminati. Karena ini bahannya segar, ditambah tomat, kemangi, dan belimbing wuluh, mennu ini nikmat," ujar Lidia.

Di restoran lain, Harnaz dan Lidia menceritakan pengalaman mereka menyantap kari rajungan yang super pedas. "Menu restoran ini hanya satu. Kari rajungan aja. Pede banget deh," ujar Lidia diikuti tawa.

Meskipun restoran itu hanya punya satu menu, Lidia menyebut kari yang disajikan memang enak. "Lagi-lagi karena bahannnya segar. Ditambah rempah-rempah, seperti merica dan cabai, rasanya jadi pedas. Saya aja nih, sampai enggak berani nyocol kuahnya saking pedasnya," kenang Lidia.

Lidia mengakui kekuatan makanan pesisir terletak pada bahan segar dan penggunaan rempah. Hal itu membuat makanan pesisir jadi lebih vibrant. "Rempah-rempah dalam masakan pesisir ini membuat spektrum rasa yang dihasilkan lebih luas ketimbang kuliner pedalaman atau pengunungan, seperti Yogya atau Solo misalnya," jelas Lidia.

Kuliner maritim lain yang dikenalkan ialah blakutak. Makanan khas Cirebon tersebut berupa cumi yang dimasak bersama tintanya. Akibatnya, warna sajian blakutak hitam.

Lidia juga bercerita bagaimana citarasa berganti seiring dengan perubahan lokasi geografi. Daerah-daerah pesisir cenderung punya citarasa asin, sedangkan daerah-daerah tengah punya citarasa yang lebih manis. Demikian juga dalam spektrum rasa dan penggunaan rempah pada makanan.

Penulis : Dwi Astarini Dwi Astarini
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Deretan Idola Grup Kpop Paling Tajir Melintir
ShowBiz
Deretan Idola Grup Kpop Paling Tajir Melintir

Ada banyak grup baru yang bermunculan, tapi hanya sedikit yang mampu mendulang pundi-pundi uang yang banyak.

KM Tamanna, Kapal Rancangan Mahasiswa ITS untuk Pasien COVID-19
Fun
KM Tamanna, Kapal Rancangan Mahasiswa ITS untuk Pasien COVID-19

Idenya muncul ketika Lomba Aplikasi Inovatif dan Inspiratif (LAI2) – COVID-19

Catat! Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Lingkungan
Fun
Ada Perubahan Besar di Pengisi Suara The Simpsons
ShowBiz
Ada Perubahan Besar di Pengisi Suara The Simpsons

Azaria sendiri diketahui sudah mengisi suara keturunan India itu sejak 1990.

Dampak Virus Corona, Tyra Banks Tunda Pembukaan Taman Bermain ModelLand
Fun
Dampak Virus Corona, Tyra Banks Tunda Pembukaan Taman Bermain ModelLand

Taman bermain ModelLand dari supermodel Tyra Banks terpaksa harus diundur tanggal pembukaannya

NASA: Ada 300 Juta Planet Layak Huni
Fun
NASA: Ada 300 Juta Planet Layak Huni

300 juta planet lain di galaksi Bima Sakti ini kemungkinan besar bisa kamu tinggali.

Perkuat Keamanan Pengguna, Google Akan Hadirkan Autentikasi Dua Faktor
Fun
Perkuat Keamanan Pengguna, Google Akan Hadirkan Autentikasi Dua Faktor

Pengguna Google tidak perlu takut identitas bocor.

Berani Coba? Permainan Puzzle Jigzaw Ini Dijamin Akan Bikin Pusing Kamu!
Fun
Ditonton 62 Juta Akun, ‘Queen’s Gambit’ Pecahkan Rekor Netflix
ShowBiz
Jangan Tertipu! Ini Bedanya Barista Sejati dan Barista Abal-Abal
Fun
Jangan Tertipu! Ini Bedanya Barista Sejati dan Barista Abal-Abal

Para barista 'abal-abal' cenderung menguliahi para pembeli. Tak jarang ada pula barista yang memaksakan penyajian otentik minuman kopi.