Indonesia Jadi Marketing Poin Peredaran Narkoba Internasional Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan narkoba 200 Kg dan 30.000 ekstasi (MP/Gomes)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku prihatin dengan banyaknya pengungkapan kasus narkoba di Indonesia.

Dimana, pada tahun lalu satu ton narkoba berhasil diungkap Satgassus Polri, Bareskrim Polri dan juga dari pihak BNN. Bahkan, pada pengungkapan kasus serupa juga, dilakukan oleh teman-teman dari TNI AL Koarmabar.

"Ini menunjukan kalau indonesia berada di posisi marketing poin. Target jaringan narkoba diedarkan di sini. Oleh karena itu perlu upaya komperhensif semua stake holder," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2).

Untuk itu, Tito meminta menggencarkan melakukan razia di tempat hiburan yang disinyalir ada keterlibatan peredaran narkoba.

"Intensifkan di sana dan harus berhasil dalam mengungkap keterlibatannya," tambahnya.

Tito juga memberikan apresiasi anggotanya atas pengungkapan ini. Bahkan Kapolri bakal memberikan reward kepada anggota yang berhasil membongkar kasus narkoba jaringan internasional. Hal ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada anggotanya dalam memerangi terhadap Narkoba terlebih membongkar kasus besar seperti ini.

"Reward yang akan saya berikan nantinya, sebagai motivasi polisi, agar lebih termotivasi dalam membongkar terhadap kasus narkoba," tambahnya. (GR)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH