Indonesia Ingin Segera Tuntaskan MoU Penempatan Pekerja Migran Dengan Malaysia Kedatatangan pekerja migran. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia terus mematangkan kerja sama tata kelola penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia.

"Pemerintah Indonesia meminta kembali agar perundingan pembaruan MoU dapat segera dilakukan dan memperoleh posisi yang menguntungkan semua pihak," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/5).

Baca Juga:

Pekerja Migran yang Tiba di Tanah Air Wajib Diisolasi di RSD COVID-19

Ia memaparkan, MoU ini mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari masing-masing negara. Draf tanggapan pemerintah Malaysia atas draf awal nota kesepahaman sektor domestik yang telah disampaikan oleh Indonesia pada September 2016, baru disampaikan Malaysia kepada Indonesia pada Agustus 2020.

Dalam pertemuan dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia Datuk Seri Saravanan pada Kamis, Menaker Ida menyampaikan, agar kedua negara bisa menuntaskan pembaharuan nota kesepahaman itu berdasarkan skema rekrutmen satu pintu atau one channel recruitment.

Ida menambahkan, adanya spesifikasi jabatan dalam draf itu merupakan salah satu upaya untuk memastikan bahwa setiap calon PMI yang akan bekerja ke luar negeri telah memiliki kompetensi khusus.

Pemulangan pekerja migran. (Foto: Antara)
Pemulangan pekerja migran. (Foto: Antara)

Spesifikasi jabatan dalam draf nota kesepahaman untuk penempatan dan pelindungan sektor domestik saat ini telah disimplifikasi menjadi lima jabatan, yakni asisten rumah tangga dan juru masak keluarga, perawat bayi dan anak, perawat lansia, sopir, serta tukang kebun.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang PMI, penempatan PMI hanya dapat dilakukan ke negara penempatan yang telah memiliki dokumen kerja sama bilateral dengan Pemerintah Indonesia, regulasi yang mengatur tenaga kerja asing, serta program jaminan sosial.

"Kami berharap agar tata kelola penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia ke depan dapat berlangsung melalui satu saluran atau mekanisme yang disepakati oleh pemerintah kedua negara, sehingga dapat lebih mudah dalam melakukan kontrol dan pengawasan," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

8 Perempuan Pekerja Migran Indonesia Korban Penyekapan Di Malaysia Dipulangkan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Agung Benarkan Jaksa Fedrik Meninggal karena COVID-19
Indonesia
Jaksa Agung Benarkan Jaksa Fedrik Meninggal karena COVID-19

Nama Fedrik mencuat dalam kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan. Namanya ramai diperbincangkan publik lantaran memberikan tuntutan 1 tahun penjara terhadap dua pelaku (kini sudah terpidana).

Ragukan Kualitas Sinovac, Gerindra Minta Pemprov DKI Cek Ulang Vaksin COVID-19
Indonesia
Ragukan Kualitas Sinovac, Gerindra Minta Pemprov DKI Cek Ulang Vaksin COVID-19

Sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 asal Tiongkok, Sinovac sudah tiba di Indonesia sejak Minggu (6/12) malam WIB.

Mutasi Penyebab Penyebaran Cepat COVID-19
Dunia
Mutasi Penyebab Penyebaran Cepat COVID-19

Ilmuwan AS menemukan bahwa virus corona (SAR-CoV2) telah bermutasi terus menerus seiring perjalanan penularannya yang luas.

Polisi Tak Hadir Lagi, Hakim Praperadilan Kasus Rizieq Ancam Lanjutkan Persidangan
Indonesia
Polisi Tak Hadir Lagi, Hakim Praperadilan Kasus Rizieq Ancam Lanjutkan Persidangan

Alamsyah sempat meminta pada hakim agar sidang praperadilan kali ini tetap dilanjutkan tanpa kehadiran Termohon

Puluhan Anggota Diperiksa, KSAD Janji Hukum Berat Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas
Indonesia
Puluhan Anggota Diperiksa, KSAD Janji Hukum Berat Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas

Sekelompok tentara menyerang Markas Polsek Ciracas, pertokoan, hingga warga sipil.

PKS DKI Optimistis Menangkan Pemilu 2024
Indonesia
PKS DKI Optimistis Menangkan Pemilu 2024

"Kita tekadkan bersama, Insya Allah, PKS Jakarta akan kembali menjadi pemenang di Pemilu 2024 mendatang," ujar Khoirudin

Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen
Indonesia
Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen

Polisi melayani 500 penumpang kereta api untuk per harinya yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 20.30 WIB.

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso Monoarfa
Indonesia
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso Monoarfa

Monoarfa dilaporkan ke KPK atas dugaan penerimaan gratifikasi berupa bantuan carter pesawat jet pribadi saat kunjungan Suharso ke Medan dan Aceh pada Oktober 2020.

Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo
Indonesia
Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo

Bambang mengatakan untuk kronologis pelaku pembunuhan bermula dari kedatangan pelaku ke rumah korban pada Rabu (19/8) pukul 01.00 WIB.

Minus 3,49 Persen, Indonesia Resesi
Indonesia
Minus 3,49 Persen, Indonesia Resesi

Kontraksi ekonomi triwulan III-2020 terjadi disemua pulau di Indonesia. Provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 6,80 persen.