Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono. (ANTARA/Nabil Ihsan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia berupaya berkoordinasi dengan otoritas China dalam upaya menangani kasus penculikan warga negara Indonesia (WNI) kru kapal ikan yang dilakukan bajak laut di perairan Gabon Afrika.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menjelaskan upaya menggandeng China ini karena ada 5 warga negeri tirai bambu itu yang juga menjadi korban penculikan bajak laut.

“Kami memantau terus perkembangannya, dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China,” kata Sugiono, kepada media di Jakarta, Rabu (14/1).

Baca juga:

4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal

Menlu menambahkan masih terus berupaya mencari tahu kondisi WNI yang masih ditahan bajak laut. “Saya memantau laporannya setiap jam, dan setiap ada pembaruan informasi,” tandasnya.

KBRI Yaounde di Garis Depan

Sementara itu, Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan KBRI Yaounde telah berkoordinasi dengan otoritas Gabon untuk mempercepat upaya penyelamatan awak kapal yang diculik.

“Kemenlu dan KBRI Yaounde akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penanganan kasus ini,” imbuh pejabat Kemenlu itu, dilansir Antara

KBRI Yaounde juga terus berkoordinasi untuk memastikan hak-hak ketenagakerjaan para ABK WNI maupun keluarganya tetap dilaksanakan oleh pihak penanggung jawab.

Baca juga:

Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari

Kronologis Pembajakan Kapal

Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang kelompok bersenjata di perairan Gabon, Afrika Tengah, pada Sabtu dini hari (10/1) waktu setempat. Insiden ini berujung pada penculikan sembilan awak kapal, termasuk empat WNI.

Kapal yang tengah beroperasi sekitar 7 mil laut tenggara Equata mendadak disergap oleh tiga orang bersenjata api. Mereka naik ke atas kapal dengan beringas dan melakukan aksi penculikan secara acak.

Dalam insiden ini tiga ABK lainnya berhasil lolos, termasuk dua WNI. ABK yang selamat bertahan di atas kapal hingga diselamatkan otoritas Gabon, yang kemudian mengawal kapal sampai ke Libreville, ibu kota Gabon. (*)

#Bajak Laut Gabon #Penculikan WNI #China
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
China Kerahkan Kapal Induk ke Pasifik Barat
Liaoning telah menggelar latihan militer selama lebih dari 40 hari di sejumlah wilayah, termasuk Pasifik Barat dan Laut China Selatan, pada awal tahun lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
China Kerahkan Kapal Induk ke Pasifik Barat
Indonesia
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
China disebut bersedia terus bersama Indonesia, mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Bagikan