Image
Author by : ANTARA FOTO

Para pebalap sepeda menjalani putaran final ajang Indonesia Enduro 2018 seri pertama yang dimulai sejak 27-28 Januari 2018 di perkebunan teh Sukawana, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (28/1). Putaran final seri pertama yang diikuti 417 pembalap dari berbagai negara di Asia Tenggara, Autralia dan Eropa yang memperebutkan total hadiah 65 juta Rupiah. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Image
Author by : ANTARA FOTO

Di awal 2018, Indonesia Enduro (Induro) yang merupakan salah satu organisasi olahraga balap sepeda di Indonesia yang menggabungkan keterampilan menanjak (uphill) dan turunan (downhill) kembali mengadakan kompetisi balap sepeda Induro di perkebunan teh Sukawana, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Image
Author by : ANTARA FOTO

Indonesia Enduro yang digelar di area perkebunan teh Sukawana merupakan seri pertama dari 11 rangkaian kompetisi balap sepeda Induro pada tahun 2018. Setelah sukses pada tahun 2017 dengan menggelar sepuluh seri pada musim pertama 2017 yang terdiri dari lima seri Induro, dua seri gravity (downhill), dan tiga seri cross country (Induro Laps), Indonesia Enduro menambah satu jenis lagi dalam seri balapannya yaitu road race (Induro Loops). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Image
Author by : ANTARA FOTO

Kompetisi balap sepeda Induro menarik perhatian para penggiat sepeda gunung dari para mancanegara seperti Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Prancis, Amerika, Inggris, Australia, dan Selandia Baru, dengan delapan ketegori dalam pada setiap kompetisi Induro yaitu Men’s Elite, Men’s Open, Women’s Elite, Women’s Open, Men’s Junior, Master A, Master B, dan Master C. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Image
Author by : ANTARA FOTO

Pebalap yang berhasil memperoleh poin tertinggi pada setiap kategori kecuali Men’s Junior, Master A, Master Bdan Master C akan dikirim oleh Indonesia Enduro untuk berlaga di ajang Enduro World Series. Tahun 2018 Induro akan mengirim empat pebalap yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di semua ajang tahun lalu untuk bersaing dengan pebalap-pebalap top dunia di Nepal pada April 2018. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi


Rizki Fitrianto