Indonesia Dorong Kesetaraan Semua Negara Dapatkan Vaksin COVID-19 Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Bandara Soekarno Hatta, 6 Desember 2020. (Foto: Setpres).

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat internasional dalam program penyediaan vaksin COVID-19 secara setara bagi negara-negara lain.

Indonesia pun, berkomitmen dapat mengekspor vaksin COVID-19 membantu negara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam memperoleh vaksin.

Baca Juga:

Wartawan Divaksin COVID-19: Disuntik Enggak Berasa, tapi Sesudahnya Pegal

"Peran aktif diplomasi Indonesia juga mendapatkan apresiasi dari masyarakat internasional dalam program penyediaan vaksin COVID-19 bagi seluruh negara di dunia," ujar Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam keteranganya, Jumat (26/2).

Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), hingga akhir Januari masih ada 130 negara yang belum mendapatkan vaksin COVID-19; bahkan sebagian negara maju pun belum dapat memastikan ketersediaan vaksin bagi seluruh masyarakatnya.

"Mayoritasnya adalah negara sedang berkembang. Dalam kaitan itu, kiranya kita patut bersyukur bahwa Indonesia berada dalam situasi yang lebih baik," ujar Wapres.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Vaksin COVID-19, tegas ia, menjadi hal yang ditunggu-tunggu sejak awal pandemi melanda, karena dengan divaksinasi maka kekebalan komunitas atau herd immunity di suatu negara dapat terbentuk sehingga perlindungan dari penyakit akibat COVID-19 dapat terjadi.

"Melalui diplomasi dan kerja sama internasional yang gigih, Indonesia berhasil mengamankan ketersediaan vaksin COVID-19 yang mencukupi seluruh kebutuhan dalam negeri," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Kata KPK Soal Jatah Vaksinasi Tahanan Kasus Korupsi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSBB Total DKI, Erick Thohir Pastikan Pemerintah Pusat Dukung Penuh
Indonesia
PSBB Total DKI, Erick Thohir Pastikan Pemerintah Pusat Dukung Penuh

Pemerintah pusat akan proaktif menyambut perkembangan terkini terkait PSBB di DKI Jakarta yang berlaku mulai 14 September 2020.

Usai Lebaran, Pasien Terpapar COVID-19 di Solo Bertambah Menjadi 33 Orang
Indonesia
Usai Lebaran, Pasien Terpapar COVID-19 di Solo Bertambah Menjadi 33 Orang

Hasil rapid test massal ada enam orang reaktif

Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini tengah menyiapkan administrasi

Polres Metro Jakarta Pusat Lakukan Tes COVID-19 Kepada Warga di Wilayah Menteng
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Lakukan Tes COVID-19 Kepada Warga di Wilayah Menteng

Polsek Metro Menteng Polres Jakarta Pusat juga membentuk Posko Kampung Tangguh Jaya

Biar Rakyat Nurut, Pejabat Perlu Contohkan Gunakan Masker Yang Benar
Indonesia
Biar Rakyat Nurut, Pejabat Perlu Contohkan Gunakan Masker Yang Benar

"Pemimpin kita belum beri contoh baik dalam pakai masker. Apa yang diharapkan dengan realita belum sama," kata Ahli epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono.

Jika Tak Ditangani dengan Tepat, Pasar Tradisional Bisa Jadi Sumber Penularan COVID-19
Indonesia
Jika Tak Ditangani dengan Tepat, Pasar Tradisional Bisa Jadi Sumber Penularan COVID-19

Pemerintah juga perlu melakukan sosialisasi protokol new normal kepada seluruh kalangan

KPK Tetap Usut Kasus Korupsi Meski Jakarta Terapkan PSBB
Indonesia
KPK Tetap Usut Kasus Korupsi Meski Jakarta Terapkan PSBB

KPK juga tetap menerapkan sistem 50 persen pegawai bekerja dari kantor

PKS Minta Dana Haji Enggak Diselewengkan
Indonesia
PKS Minta Dana Haji Enggak Diselewengkan

Jazuli berharap BPKH tidak lagi membuat pernyataan atau berita yang misleading

Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'
Indonesia
Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'

Menurut Ngabalin, seharusnya Amien ingat bahwa ucapannya berpotensi mempengaruhi ruang publik

 LPSK-BNPT Teken MoU Perlindungan Bagi Para Korban Terorisme
Indonesia
LPSK-BNPT Teken MoU Perlindungan Bagi Para Korban Terorisme

“Kami berharap dengan adanya MoU ini, kerja sama kedua lembaga yang selama ini sudah berjalan dengan baik, bisa lebih ditingkatkan” ujar Hasto.