Indonesia Dihantam COVID-19, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meninjau Embung Giriroto di Dusun Gemukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 yang tidak kunjung berakhir menimbulkan kehawatiran banyak pihak akan minimnya stok pangan nasional terutama beras. Kementerian Pertaian (Kementan) memastikan stok pangan berupa beras nasional pada tahun ini aman.

"Produksi hasil pertanian Indonesia di tengah pandemi wabah COVID-19 masih dalam kategori aman. Kami sudah lakukan pengecekan dan stoknya aman," ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo ditemui di Dusun Gemukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/10).

Dikatakannya, pada musim tanam (MT) 1 dari data Badan Pusat Statistik (BPS) stok mencapai 7,4 juta ton beras. Kemudian pada MT 2, ia melakukan percepatan penanaman padi kurang lebih 5,8 juta hektare.

Baca Juga

17 Warga Solo Diisolasi Seusai Kontak dengan Nakes Positif, Warga Gotong Royong Suplai Makanan

"Dari 5,8 juta hektare ini sudah tertanam hampir 89 persen. Kita punya waktu empat bulan masa tanam. Insya Allah hasil panen akan di atas 13 juta ton," kata Syahrul.

Ia menjelaskan dengan stok beras yang ada ditambah dengan hasil panen yang melimpah setiap musim tanam, masyarakat tidak perlu khawatir. Sementara kebutuhan makan hanya 15 juta ton kurang lebih.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, stok beras nasional di tengah situasi COVID-19 aman," katanya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meninjau Embung Giriroto di Dusun Gemukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/10). (MP/Ismail)
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meninjau Embung Giriroto di Dusun Gemukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/10). (MP/Ismail)

Ia mengimbau pada petani untuk tetap menjaga kulitas hasil panen supaya nilai jual beras tetap mahal. Selain itu, Kementan juga mengembangkan alternatif pangan lainnya terutama tanaman seperti jagung dan singkong.

"Pertanian harus dijaga. Tidak boleh dengan data saja. Masing-masing wilayah mempunyai karakter dan pendekatan yang harus dijaga kualitas hasil panennya," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Dua Pekan, Sembilan Dokter Meninggal Akibat COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
22 Terduga Teroris Hingga Barbuk Kotak Amal 'Infaq Anak Yatim' Dibawa ke Jakarta
Indonesia
22 Terduga Teroris Hingga Barbuk Kotak Amal 'Infaq Anak Yatim' Dibawa ke Jakarta

Para terduga teroris diberangkatkan ke Bandara Juanda menggunakan dua bus Polda Jatim

Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 52,9 Persen
Indonesia
Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 52,9 Persen

Jakarta Propertindo (Jakpro) baru menyelesai 52,9 persen pembangunan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

 UMKM Diharapkan Lakukan Trasformasi Digital
Indonesia
UMKM Diharapkan Lakukan Trasformasi Digital

Perlu dorongan lebih agar semakin banyak UMKM yang masuk dalam e-commerce.

Ini Kata TNI AL Soal Penemuan Drone Bawah Laut Milik Asing
Indonesia
Ini Kata TNI AL Soal Penemuan Drone Bawah Laut Milik Asing

Kepala Staf Angkatan Lauy Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, drone bawah laut diduga milik asing yang ditemukan nelayan di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, merupakan seaglider untuk riset bawah laut.

KPK Periksa Staf BCA Terkait Kasus Korupsi Jalan Rp 475 Miliar
Indonesia
KPK Periksa Staf BCA Terkait Kasus Korupsi Jalan Rp 475 Miliar

Handoko merupakan tersangka dalam kasus ini

Ketua DPRD Tanggapi Kritikan Penghormatan Terakhir Sekda Saefullah di Balai Kota
Indonesia
Ketua DPRD Tanggapi Kritikan Penghormatan Terakhir Sekda Saefullah di Balai Kota

Meskipun berada di dalam mobil jenazah, namun berbahaya karena adanya potensi penularan.

Kejanggalan Vonis Ringan Ketua KPK Firli Bahuri
Indonesia
Kejanggalan Vonis Ringan Ketua KPK Firli Bahuri

Dugaan pelanggaran etik ini awalnya dilaporkan oleh Masyarakat Antikorupsi Indonesia

Satelit Australia tak Sanggup Jelaskan Misteri Hilang Sinyal ELT Sriwijaya Air
Indonesia
Satelit Australia tak Sanggup Jelaskan Misteri Hilang Sinyal ELT Sriwijaya Air

Basarnas telah mengecek ke sistem satelit yang dimiliki Australia untuk mencari tahu penyebab tidak adanya sinyal ELT, tetapi hasilnya tetap gelap

Korupsi Bansos COVID-19, KPK Dalami Barang Bukti Duit Rp14,5 Miliar
Indonesia
Korupsi Bansos COVID-19, KPK Dalami Barang Bukti Duit Rp14,5 Miliar

KPK tengah mendalami barang bukti uang Rp14,5 miliar yang diamankan dari operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Bandung.

BNPB Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Indonesia
BNPB Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Kepala BNPB Doni Monardo, dalam sambutannya menyatakan keberhasilan mendapatkan opini WTP ini tidak lepas dari dukungan seluruh unsur yang terdapat di BNPB dan berkat pendampingan BPK.