Indonesia dan Yordania Perkuat Kerja Sama untuk Dukung Perjuangan Palestina Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi (Foto: Antaranews)

MerahPutih.Com - Dukungan terhadap perjuangan Palestina untuk merdeka dan mendapatkan wilayahnya dari pendudukan Israel terus menjadi prioritas politik luar negeri pemerintah Indonesia.

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri aktif mejalin kerja sama dengan negara-negara yang mendukung Palestina, seperti Yordania.

Dalam pertemuan bilateral antaran menteri luar negeri kedua negara sepakat untuk kerja sama dalam mendukung perjuangan Palestina.

"Isu Palestina berada di jantung politik luar negeri Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi di Amman, Rabu (6/3).

Menlu RI menyampaikan bahwa kunjungannya ke Yordania merupakan yang keempat dalam 2 tahun. Hal itu menunjukkan adanya hubungan yang baik antara Indonesia dan Yordania, dan tidak ada isu yang dapat memberatkan hubungan kedua negara.

Kedua Menlu membahas secara khusus situasi di Palestina. Menlu Retno menyampaikan berbagai langkah Indonesia dalam upaya untuk membantu perjuangan rakyat Palestina, baik secara politis maupun ekonomi, seperti memberikan tarif nol persen untuk beberapa produk ekspor Palestina ke Indonesia, memberikan bantuan keuangan dan peningkatan kapasitas.

Menlu Retno bersama kaum muda Yordania
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meluncurkan program pelatihan bisnis bagi para pengungsi Palestina di Amman, Yordania, Selasa (5/3). (Foto: Antaranews)

Menlu RI juga menyampaikan pelaksanaan Palestina "week" di Jakarta dan Bandung pada bulan Oktober 2018 menunjukkan dukungan kuat masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Lebih lanjut Menlu Retno sebagaimana dilansir Antara menyampaikan bahwa kunjungannya yang singkat di Amman, Yordania difokuskan pada kegiatan terkait dengan perjuangan Palestina. Sebelum bertemu dengan Menlu Yordania, Menlu RI telah membuka pelatihan internasional bagi para pelatih mengenai perencanaan usaha bagi kaum perempuan di tempat pengungsian (International Training of Trainers on Business Planning for Women in Refugees Camps).

"Pelatihan ini merupakan bagian dari program Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina dalam perjuangannya membangun bangsa Palestina," ujar Menlu Retno.

Selain itu, pemerintah Indonesia dan Palestina telah menandatangani letter of intent (LoI) mengenai pemberian bantuan kemanusiaan untuk Palestina terkait dengan pengadaan desalinasi air dan obat-obatan serta peralatan kesehatan.

Retno Marsudi juga bertemu dengan Komisioner Jenderal Badan PBB untuk Urusan Pengungsi Palestina (UNWRA) untuk menandatangani nota kesepahaman mengenai distribusi bantuan kemanusiaan Indonesia sebesar 1.000.000 dolar Amerika Serikat (AS) bagi pengungsi Palestina yang sebelumnya tinggal di Gaza. Mereka sekarang di kamp pengungsi di Jerash, Yordania.

Sebagai bagian dari kunjungan ke UNWRA, Menlu RI juga melakukan kunjungan ke tempat penampungan pengungsi New Amman Camp.

Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, kata Menlu Retno, Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Yordania dalam upaya membantu Palestina.

"Yordania merupakan salah satu negara yang telah banyak membantu Palestina termasuk bagi para pengungsi Palestina. Indonesia dan Yordania sepakat untuk terus mendorong koordinasi dan kerja sama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina," kata Menlu Retno Marsudi.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Promosi di Berlin, Kemenpar Targetkan 20 Juta Wisatawan Kunjungi Indonesia



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH