Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM

Ilustrasi platform AI Grok. Foto/tangkapan layar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — INDONESIA dan Malaysia resmi memblokir akses ke chatbot kecerdasan buatan (AI) Grok milik Elon Musk. Pemblokiran dilakukan karena kemampuan Grok menghasilkan deepfake bermuatan seksual. Grok, sebuah alat di platform X milik Musk, memungkinkan pengguna membuat gambar. Belakangan, kecerdasan buatan itu disalahgunakan untuk mengedit foto orang sungguhan sehingga tampak mengenakan pakaian terbuka.

Kedua negara tetangga ini menyatakan Grok berpotensi digunakan untuk menghasilkan gambar pornografi dan nonkonsensual yang melibatkan perempuan dan anak-anak. Indonesia dan Malaysia juga menjadi negara pertama di dunia yang melarang penggunaan alat AI tersebut.

Kementerian komunikasi Malaysia dan Indonesia mengumumkan langkah terhadap Grok melalui pernyataan terpisah, akhir pekan lalu. Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia menyatakan pada Minggu bahwa mereka telah mengirimkan pemberitahuan kepada X sejak awal tahun untuk meminta pengamanan yang lebih ketat setelah menemukan penyalahgunaan berulang Grok dalam menghasilkan konten berbahaya.

Namun, dalam tanggapannya, X dinilai gagal menangani risiko mendasar dari desain platformnya dan lebih banyak menyoroti mekanisme pelaporan oleh pengguna. Komisi tersebut menambahkan Grok akan tetap diblokir hingga pengamanan yang efektif diterapkan serta mengimbau masyarakat melaporkan konten daring yang berbahaya.

Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia Meutya Hafid, dalam unggahan di Instagram, mengatakan penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring. Kementeriannya juga telah meminta klarifikasi kepada X milik Musk terkait dengan penggunaan Grok.

Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas Indonesia memang memperketat penindakan terhadap sumber pornografi daring lainnya, dengan platform seperti OnlyFans dan Pornhub sudah lebih dulu diblokir. Sejumlah pengguna X di Indonesia, yang menemukan foto mereka dimanipulasi di platform itu, mengaku marah karena hal tersebut bisa terjadi.

Baca juga:

Grok X Nakal! Bernadya dan JKT48 Ngamuk Gara-Gara Chatbot Elon Musk Suguhkan Konten Dewasa Tanpa Sensor



Inggris Juga Ambil Langkah Menutup Akses Grok



Seperti dilansir BBC, tekanan untuk memblokir Grok juga telah meningkat di Inggris. Menteri Teknologi Inggris Liz Kendall menyatakan akan mendukung langkah tersebut. Namun, hal itu justru mendorong Musk menuduh pemerintah Inggris ingin mengekang kebebasan berpendapat.

Menteri Teknologi Inggris Liz Kendall juga mengatakan ia akan mendukung regulator Ofcom jika memutuskan untuk memblokir akses ke platform X di Inggris karena gagal mematuhi undang-undang keselamatan daring.

Kendall menyatakan Undang-Undang Keamanan Daring Inggris memberikan kewenangan untuk memblokir layanan agar tidak dapat diakses di Inggris jika mereka menolak mematuhi hukum Inggris.

“Jika Ofcom memutuskan menggunakan kewenangan tersebut, mereka akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah,” tegas Kendall.(dwi)

Baca juga:

Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi

#AI #Grok #Elon Musk #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Elon Musk Siapkan Merger SpaceX-Tesla, Disebut sebagai 'Ide Bagus'
Spekulasi mengenai perusahaan ruang angkasa yang akan mengakuisisi produsen kendaraan listrik tersebut kian menguat belakangan ini.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Elon Musk Siapkan Merger SpaceX-Tesla, Disebut sebagai 'Ide Bagus'
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Dunia
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Pihak Malaysia menyebut memprioritaskan kepentingan dan kesehatan masyarakat tanpa memengaruhi hubungan bilateral.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Tekno
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
YouTube menegaskan AI memberdayakan proses kreatif konten kreator. Simak aturan transparansi dan trik bikin konten viral pakai AI.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
Tekno
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
Kecerdasan buatan (AI) diduga digunakan dalam serangkaian peretasan yang menyasar sektor keuangan di Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
Berita Foto
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Selebrasi pemain Timnas Malaysia usai menang melawan Vietnam dalam FIFA Asean Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Cari link streaming Malaysia vs Vietnam sore ini? Cek jadwal lengkap, prediksi susunan pemain, dan head to head perebutan juara 3 ASEAN Cup 2026 di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Tekno
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Canva mencatat, 98 persen profesional Indonesia telah memanfaatkan AI dalam berbagai tahapan pembuatan presentasi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Bagikan