Indonesia Bawa Isu Kesetaraan Penyandang Disabilitas di G20 KTT G20 di Jerman. (Foto: Setkab.go.id)

MerahPutih.com - Presidensi G20 Indonesia mendorong pemulihan ekonomi dari dampak COVID-19 yang merata dan inklusif, termasuk dengan melibatkan penyandang disabilitas.

"Karena mereka memiliki hak yang setara mulai dari akses pendidikan, akses tenaga kerja. Penyandang disabilitas bukan kelompok yang selalu dianggap bergantung tapi kelompok yang produktif," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kampanye G20 daring bertajuk "Engaging Persons with Disabilities for Inclusivity" di Jakarta, Rabu (27/1).

Baca Juga:

Kominfo Kerja Sama Lintas Sektor Bahas Tiga Isu Digital di DEWG G20

Ia mengatakan, pemerintah Indonesia terus berupaya menyelesaikan persoalan disabilitas secara lintas sektor. Pemerintah mengajak dunia usaha turut membangun ekosistem agar penyandang disabilitas dapat terus produktif.

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 21,2 juta orang dari total 1 miliar penyandang disabilitas di dunia. Sebanyak 80 persen penyandang disabilitas di dunia memang tinggal di negara berkembang.

Ia mengakui, penyandang disabilitas di negara berkembang mengalami tekanan yang semakin besar di tengah COVID-19, antara lain karena menjadi kelompok yang paling rentan kehilangan pekerjaan.

Selain keterbatasan infrastruktur di negara berkembang, kondisi penyandang disabilitas di tengah COVID-19 juga diperparah oleh akses yang minim terhadap program jaminan sosial dan pendidikan.

"Hanya sekitar 28 persen dari penyandang disabilitas di negara berkembang yang memiliki jaminan sosial, dan tidak lebih dari 1 persen penyandang disabilitas yang memiliki jaminan sosial di negara berpenghasilan rendah," kata Airlangga.

Sementara itu anak-anak penyandang disabilitas juga kesulitan mengatasi learning loss karena keterbatasan alat peraga, alat pendidikan, soft ware, dan akses internet.

"Harus mampu melepaskan diri dari stigamatisasi terhadap kelompok disabilitas. Mereka anak-anak berkebutuhan khusus, vukan berarti mereka tidak mampu," ucapnya.

Staf Khusus Presiden di Bidang Sosial Angkie Yudistia dalam Dialog Khusus Inklusivitas Bagi Penyandang Disabilitas yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (8/12/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
Staf Khusus Presiden di Bidang Sosial Angkie Yudistia dalam Dialog Khusus Inklusivitas Bagi Penyandang Disabilitas yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (8/12/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia mengatakan pemerintah Indonesia berkomitmen menyertakan isu disabilitas sebagai bagian isu dalam perhelatan G20 tahun 2022.

Angkie mengatakan, sebagai pemegang Presidensi G20 tahun ini, Indonesia akan memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang dalam pertemuan tersebut, salah satunya isu kesetaraan penyandang disabilitas di berbagai sektor.

"Kehadiran isu disabilitas dalam forum tingkat tinggi G20 merupakan terobosan serta kemajuan positif Indonesia sebagai tuan rumah, untuk memberi ruang pada semua aspek tanpa terkecuali," katanya.

Baca Juga:

Alasan Wagub DKI Izinkan G20 di Jakarta meski Kasus Omicron Tinggi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tugas Gibran Semakin Berat di Balai Kota, ASN Kepala OPD Banyak Pensiun
Indonesia
Tugas Gibran Semakin Berat di Balai Kota, ASN Kepala OPD Banyak Pensiun

Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo banyak pensiun.

Rusia di Ambang Sanksi Kehilangan Akses Pasar Keuangan Global
Indonesia
Rusia di Ambang Sanksi Kehilangan Akses Pasar Keuangan Global

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen membeberkan ancaman sanksi yang diterima Rusia kalau sampai menginvansi Ukraina

Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK Terkait Dugaan Pelanggaran HAM TWK
Indonesia
Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK Terkait Dugaan Pelanggaran HAM TWK

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (8/6) hari ini.

Komisi E DPRD DKI Bakal Panggil Dinkes Terkait Hepatitis Akut
Indonesia
Komisi E DPRD DKI Bakal Panggil Dinkes Terkait Hepatitis Akut

Komisi E DPRD DKI Jakarta berencana memanggil jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI terkait adanya indikasi penyebaran penyakit hepatitis akut misterius.

Warga Sesalkan Vaksinasi di Gerai Presisi Polres Jakarta Pusat di Hotel Borobudur
Indonesia
Warga Sesalkan Vaksinasi di Gerai Presisi Polres Jakarta Pusat di Hotel Borobudur

Ia hanya berharap, vaksinasi Presisi Polri di Polres Metro Jakarta Pusat bisa lebih praktis

MAKI Merasa Sanksi Dewas KPK Terhadap Dua Penyidik Kasus Bansos Tak Adil
Indonesia
MAKI Merasa Sanksi Dewas KPK Terhadap Dua Penyidik Kasus Bansos Tak Adil

Boyamin lantas membandingkan dengan putusan pelanggaran etik terhadap Ketua KPK Firli Bahuri

DKI Temukan 19 Kasus COVID-19 Varian Baru
Indonesia
DKI Temukan 19 Kasus COVID-19 Varian Baru

Kasus virus corona di ibu kota mengkhawatirkan dengan masuknya COVID-19 varian baru dari luar negeri.

Kasus COVID-19 Terus Naik, Kebutuhan Tenda di Rumah Sakit di Solo Menipis
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Naik, Kebutuhan Tenda di Rumah Sakit di Solo Menipis

Bahkan, sudah ada dua rumah sakit di Solo yang mendirikan tenda untuk merawat pasien. Kedua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi dan RS Kustati.

[HOAKS atau FAKTA] Video Rombongan WNA di Bandara Soekarno-Hatta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Video Rombongan WNA di Bandara Soekarno-Hatta

Beredar sebuah video singkat berdurasi 30 detik menampakkan puluhan Warga Negara Asing (WNA) tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/7).

PPKM Diperpanjang Hingga 18 Oktober, Beberapa Daerah Naik ke Level 3
Indonesia
PPKM Diperpanjang Hingga 18 Oktober, Beberapa Daerah Naik ke Level 3

Penyebabnya, kabupaten/kota itu belum mampu memenuhi target vaksinasi.