Indikator Jelaskan Soal Elektabilitas Prabowo-Sandi yang Terus Naik Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Foto: MerahPutih.com/Rizki Fitriant

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan alasan elektabilitas pasangan pasangan calon Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga terus meningkat.

Burhanuddin menilai kenaikan tersebut terbilang wajar, lantaran paslon nomor 02 terus gencar turun langsung ke daerah-daerah.

"Jadi, sebelum pemilu, waktu itu kan penetapan sekitar September, taruh 30 persen itu, karena selama 4 tahun kan Pak Prabowo enggak kampanye," kata Burhanuddin di Kantornya Jalan Cikini, Menteng. Jakarta Pusat, Rabu (3/4).

Indikator saat merilis survei Pilpres 2019. (MP/Asropih)
Indikator saat merilis survei Pilpres 2019. (MP/Asropih)

Selain itu, sosok muda dan energik yang dimiliki Sandi sebagai pendamping Prabowo, memberikan dampak yang signifikan terhadap elektabilitas. Apalagi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sering kali kampanye keliling daerah.

"Mungkin karena efek mobilisasi, efek Sandiaga, itu kan harus dimasukan variabel," jelasnya.

Seperti diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan beberapa kali survei elektabilitas pasangan capres-cawapres pada Oktober 2018. Pada Oktober 2018, elektabilitas pasangan Jokowi-Maruf mengantungi elektabilitas sebesar 53,0 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapat angka 30,0 persen.

Di bulan Desember 2018, pasangan Prabowo-Sandi elektabilitasnya mengantungi 34,8 persen, sementara Jokowi-Maruf sebesar 54,9 persen.

Di bulan Maret 2019 elektabilitas nomor urut 02 mencapai 37,4 persen, sedangkan pesaingnya 55,4 persen. Indikator menarik kesimpulan bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi menguat sebesar 7,4 persen. (Asp)

Baca Juga: Dimotori Kader Partai Golkar, Sandiaga Uno Gelar Pertemuan dengan Saudagar Bugis-Makassar Rantau

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH