Indikasi PKI Bangkit, Ketua FUIB: Tertutup tapi Rutin Ilustrasi. (Antara Foto/Zabur Karuru)

MerahPutih.com - Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran menegaskan, kebangkitan PKI bukan sekedar omong kosong belaka. Buktinya, antek PKI sudah mulai terang-terangan membuat kegiatan yang memancing reaksi anti-PKI.

Melalui kegiatan seperti seminar di berbagai lokasi, mereka mulai membangkitkan gairah anak muda untuk termotivasi dengan pemikiran komunis.

"Mereka bermain di area kampus seperti seminar tentang komunis," kata Rahmat di Jakarta, Senin (5/3).

Selain melalui kampus, penyebaran paham komunis juga telah terdeteksi di sejumlah instansi pemerintahan. Mereka menyusupi kader mereka di sana.

"Mereka menitipkan orang di parlemen dan dinas terkait," tukasnya.

Walaupun masih berskala kecil, Rahmat menduga penyebaran paham komunis ini terstruktur dan terorganisasi. Sebab, dilihat dari frekuensi kegiatan mereka sangat rutin.

"Perlahan-lahan, tertutup tapi rutin," tambahnya.

Tercatat, setelah penyerbuan LBH Jakarta, kader PKI Pimpinan Bejo Untung dan Ilham Aidit melakukan pertemuan di Hotel Harris Jakarta Timur.

Mereka kemudian melapor ke Komnas HAM soal tragedi 65. Selanjutnya, pada awal 2018 menggelar seminar di TIM dan Surabaya. Dan, rencananya akan ada pertemuan besar di Yogyakarta dalam waktu dekat ini.

"Mereka perlahan-lahan tapi tertutup. Kita jangan sampai kecolongan. Membiarkan gerakan kecil tapi ternyata kalau sudah besar sudah sulit menanganinya," pungkas dia.

Sebelumnya, Mayjen (Purn) Kivlan Zen menyatakan, PKI akan bangkit kembali pada 2019 mendatang.

Pernyataan Kivlan menjadi pertanyaan besar, sebab PKI merupakan ideologi terlarang di Indonesia. (Fdi)

Baca juga berita terkait di: Isu Kebangkitan PKI, Jenderal Gatot: TNI Waspada

Kredit : fadhli


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH