India Larang TikTok, Instagram Uji Coba Reels di Sana Instagram uji coba fitur Reels di India (Foto: endgadget)

BEBERAPA waktu lalu pemerintah India melarang aplikasi TikTok dan puluhan aplikasi asal Tiongkok lainnya. Alasannya karena dianggap terlibat dalam kegiatan yang merugikan kedaulatan, integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.

Melihat kesempatan tersebut, sejumlah penyedia aplikasi video memanfaatkannya. Salah satunya Instagram. Aplikasi berbagi foto tersebut langsung membawa Reels, fitur pesaing TikTok untuk diuji coba di India.

Baca juga:

India Larang TikTok, Aplikasi Ini Malah Jadi Populer

Seperti yang dilansir dari laman TechCrunch, informasi itu pertama kali dilaporkan oleh Business Insider India. Seorang sumber menuturkan beberapa pengguna sudah mendapat update Instagram baru yang terdapat fitur Reels.

Instagram uji coba fitur Reels di India (Foto: instagram)

Reels kini sudah bisa diakses di sejumlah negara lainnya, seperti Brasil, Jerman dan Prancis. Juru bicara Facebook juga sudah mengonfirmasi rencana peluncuran Reels secara lebih luas ke berbagai negara.

"Kami berencana untuk mulai uji coba versi terbaru Reels di lebih banyak negara," ujar juru bicara Facebook kepada Business Insider India.

Lebih lanjut, Juru Bicara Facebook menambahkan sudah tidak sabar membawa versi baru ini untuk komunitas global. "Namun belum ada rencana lebih lanjut yang bisa diumumkan terkait tanggal peluncuran atau negara tujuan untuk saat ini," ujarnya.

Selain memanfaatkan pasar India yang kehilangan TikTok, hadirnya fitur Reels di India pun terbilang cukup pas. Karena Facebook sudah bekerjasama dengan label musik terbesar di India, Saregama.

Baca juga:

Facebook Matikan Aplikasi Lasso, Gagal Saingi TikTok?

Kerjasama tersebut tentunya memungkinkan Facebook melisensi musik untuk digunakan di Instagram dan Facebook. Terlebih lagi Seragama kabarnya memegang linsensi untuk lebih dari 100.000 lagu.

Buntut dicekalnya TikTok, sejumlah aplikasi video di India meraih perhatian banyak warganet (Foto: anadoluagency)

Secara keseluruhan, Reels dikabarkan memiliki fitur yang mirip dengan aplikasi TikTok. Fitur itu memungkinkan pengguna untuk membuat video dengan durasi 15 detik, yang dikombinasikan dengan musik atau audio lain.

Selain itu, Reels menawarkan sejumlah tools untuk edit video. Dari mulai timer penghitung mundur, tools pengubah kecepatan video, serta fitur untuk membuat video lebih menarik.

Perbedaannya dengan TikTok ialah Reels bukan sebuah aplikasi yang berdiri sendiri seperti halnya TikTok. Reels merupakan fitur yang telah terintegrasi dengan Instagram.

Di sisi lain, bukan hanya Reels yang memanfaatkan momen TikTok dicekal di India. Aplikasi video lokal India seperti Roposo, Mitron dan Chingari turut mendapat perhatian dari warganet India. Bahkan, pengguna Roposo bertambah hingga 22 juta dalam dua hari semenjak TikTok dicekal. (ryn)

Baca juga:

Ketika Robot Artificial Intelligence Jadi Peran Utama dalam Film

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH