Inayah Wahid Sindir Ahmad Dhani Putri bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid menjadi narasumber bedah buku di Ponpes Al Muayyad Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Putri bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid minta pada masyarakat agar menilai sendiri pernyataan Ahmad Dhani yang mengklaim sebagai pengikut Gus Dur (Gusdurian).

Ia menyindir kalau ajaran Gus Dur selama masa hidupnya tak pernah mengolok-ngolok atau menjelek-jelekkan orang lain. Ajaran Gus Dur selalu menebarkan kedamaian di mana pun berada.

Inayah Wulandari Wahid, saat menghadiri Bedah Buku Gus Dur berjudul 'Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka' di Aula Ponpes Al Muayyad Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/2). Foto: MP/Ismail

"Ini negara demokrasi banyak orang yang mengagumi sosok Gus Dur, termasuk Ahmad Dhani yang membawa nama Gus Dur dalam surat tertulisnya di penjara," ujar Inayah Wulandari Wahid, saat menghadiri Bedah Buku Gus Dur berjudul 'Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka' di Aula Ponpes Al Muayyad Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/2).

Inayah enggan menarik klaim Ahmad Dhani sebagai Gusdurian ke ranah politik. Ia justru menyerahkan klaim Ahmad Dhani sebagai Gusdurian ke masyarakat.

"Masyarakat yang akan melihat, mana yang benar, mana yang meneruskan perjuangannya Gus Dur. Ajaran Gus Dur tidak Seperti yang ditunjukkan Ahmad Dhani," kata dia.

Seorang Gusdurian benar-benar memahami bagaimana menjaga perdamaian dan merangkul semua pihak tanpa ada kekerasan. Hal itu sangat penting karena Indonesia ini dibangun atas perbedaan.

"Kalau hanya klaim semua orang bisa mengklaim. Saya tidak mau ambil pusing soal klaim Ahmad Dhani soal Gusdurian," kata dia.

Sebelumnya, Ahmad Dhani membuat surat yang ditulis tangan di dalam rumah tahanan Medaeng, Surabaya, Jawa Timur. Surat itu dibacakan Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya jelang putusan sela.

Ahmad Dhani

Dalam suratnya, Dhani mengelompokkan NU dalam beberapa kategori, termasuk membawa-bawa nama Gus Dur sebagai Gusdurian.

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH