Imlek 2021: Warga Tionghoa Berharap Ekonomi Tahun Kerbau-Emas Lebih Baik Sejumlah warga Tionghoa Kota Pontianak saat sembahyang di kelenteng. (Foto: Antara/Tim magang Poltesa)

MerahPutih.com - Warga Tionghoa Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, berharap perekonomian di tahun Shio Kerbau Emas akan lebih baik dari tahun sebelumnya, yakni tahun Shio Tikus.

"Tahun Shio Kerbau Emas menurut kepercayaan warga Tionghoa artinya akan lebih rajin berusaha atau tidak seperti tahun sebelumnya, yaitu Shio Tikus, karena dipercaya sedikit nakal, kalau kerbau tidak, lagi pula kerbau itu kuat," kata Tjong Sunardi, salah seorang warga Tionghoa seusai melaksanakan sembahyang menyambut malam Imlek di Kelenteng Paticca Samuppada Pontianak, Kamis (15/2) malam.

Sehingga dia dan sebagian besar warga Tionghoa Pontianak berharap dengan Shio Kerbau Emas, maka perekonomian Kalbar dan Indonesia umumnya akan semakin lebih baik lagi.

Baca Juga:

Operasi Lantas Libur Imlek, Polisi Temukan Penumpang Reaktif COVID-19

"Selain itu, dengan perayaan Imlek ini kami juga berdoa dan berharap pandemi COVID-19 bisa secepatnya bisa diatasi," ujarnya, dikutip Antara.

Dia menambahkan, sektor ekonomi saat ini masih sangat terdampak dan belum bisa apa-apa, sehingga yang terpenting pandemi COVID-19 hilang dulu. "Karena kalau yang lain bagus tapi COVID-19 belum bisa diatasi, maka akan percuma saja," katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Desi. Dia juga berharap pada tahun Shio Kerbau Emas, maka bisa membawa keberuntungan bagi semua masyarakat, dan pandemi COVID-19, bisa segera berakhir.

"Semoga dengan perayaan Imlek, maka ekonomi masyarakat bisa bergerak dan tumbuh lagi, karena dampak pandemi COVID-19 sangat besar sekali bagi semua lapisan masyarakat saat ini," katanya.

Kelenteng Paticca Samuppada di Pontianak, Kalimantan Barat menyatakan kesiapannya dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bagi warga Tionghoa yang akan melakukan sembahyang dalam menyambut perayaan malam Tahun Baru Imlek tahun 2021. (Tim magang Poltesa/Nuritasya)
Kelenteng Paticca Samuppada di Pontianak, Kalimantan Barat menyatakan kesiapannya dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bagi warga Tionghoa yang akan melakukan sembahyang dalam menyambut perayaan malam Tahun Baru Imlek tahun 2021. (Foto: Antara/Tim magang Poltesa/Nuritasya)

Sementara itu, Pengurus Kelenteng Paticca Samuppada Herison Herman mengatakan, pihaknya mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat pelaksanaan ibadah dalam menyambut perayaan malam Tahun Baru Imlek 2572 di Pontianak.

Dia menjelaskan sejak beberapa hari lalu menjelang Imlek, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan, mulai dari membersihkan Kelenteng, mengelap, mencuci semuanya yang perlu dicuci.

Ia mengatakan perayaan Imlek tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena masih dalam masa pandemi COVID-19.

"Jadi orang yang datang sembahyang juga harus bergantian, dan begitu selesai sembahyang langsung pulang, baru yang lain boleh masuk," ujarnya.

Baca Juga:

Akhir Libur Panjang Imlek, 114 Ribu Kendaraan Kembali Masuki Jakarta

Dalam menerapkan protokol kesehatan, pihaknya juga telah menyediakan tempat untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, wajib memakai masker dan jaga jarak.

Di tahun Kerbau Emas ini, ia berharap pandemi COVID-19 segera berakhir di akhir tahun nanti. "Saya berharap di tahun Kerbau Emas ini, penyakit ini sudah tidak ada lagi di akhir tahun nanti," ujarnya.

Kelenteng Pattica Samuppada ini merupakan kelenteng tertua di Kalimantan Barat. “Kelenteng ini sudah berdiri sejak sekitar 400 tahun lalu. Saya sendiri di sini sudah sejak tahun 1978. Dulu di sini itu masih hutan sekarang malah posisinya sudah di tengah Kota Pontianak," kata Herison.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan sejumlah personel polisi tampak berjaga-jaga di persimpangan menuju Jalan Gajah Mada yang merupakan kawasan pecinan Kota Pontianak, dan hingga saat ini arus lalu lintas tampak ramai dan lancar. (*)

Baca Juga:

Sajian Manis Negeri Aing Simbol Pembawa Hoki kala Imlek

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gereja yang Adakan Perayaan Misa Malam Natal Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
Gereja yang Adakan Perayaan Misa Malam Natal Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Misa offline di Katedral Jakarta akan berlangsung pada pukul 11.00 WIB

Korban Gempa Majene Dirawat di RS Lapangan
Indonesia
Korban Gempa Majene Dirawat di RS Lapangan

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian.

Pemerintah Kejar Target 10 Ribu Kasus COVID-19 per Hari di Bulan Agustus
Indonesia
Pemerintah Kejar Target 10 Ribu Kasus COVID-19 per Hari di Bulan Agustus

Pemerintah mengejar target penurunan laju penurunan 10 ribu kasus COVID-19 per hari di bulan Agustus dengan meningkatkan 3T testing, tracing, dan treatment.

BNPB Catat 7,5 Juta Menderita Akibat Bencana Alam, Kemensos Siapkan Lumbung Sosial
Indonesia
BNPB Catat 7,5 Juta Menderita Akibat Bencana Alam, Kemensos Siapkan Lumbung Sosial

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, Kemensos akan menyiapkan lumbung sosial yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan dan pemberian bantuan bagi para korban bencana.

Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem
Indonesia
Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem

BEM mengkritik keras kinerja Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo

Selain Finari, penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lagi

Respons Kubu Juliari Soal Kesaksian Sopir Matheus Joko
Indonesia
Respons Kubu Juliari Soal Kesaksian Sopir Matheus Joko

Maqdir menjelaskan, keterangan saksi sampai sejauh ini dugaan uang suap tersebut hanya berputar atau sampai di Matheus Joko Santoso (MJS).

SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021
Indonesia
SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021

SBY menuturkan, terdapat tiga tantangan utama bangsa Indonesia pada 2021

Menkes Cabut Aturan Vaksin COVID-19 Berbayar
Indonesia
Menkes Cabut Aturan Vaksin COVID-19 Berbayar

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin resmi mencabut ketentuan pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong berbayar untuk individu.

Kadis PU dan Kontraktor Ikut Diciduk KPK Bersama Gubernur Sulsel
Indonesia
Kadis PU dan Kontraktor Ikut Diciduk KPK Bersama Gubernur Sulsel

Dalam OTT ini, KPK mengamankan sejumlah uang yang diduga barang bukti transaksi suap. Namun, belum diketahui secara pasti mengenai tindak pidana yang diduga dilakukan Nurdin Abdullah.