Imigrasi Belum Terima Surat Cekal Rizieq Shihab Habib Rizieq Shihab saat mendatangi gedung Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (28/02). (MP/Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali mengaku tidak bisa pulang ke Indonesia. Rizieq mengklaim dicekal pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia dengan alasan keamanan.

Dikonfirmasi hal itu, Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkimham) Sam Fernando menyatakan, belum menerima surat cegah dan tangkal (cekal) atas nama Rizieq Shihab.

Baca Juga

Rizieq 'Pamer' Surat Pencekalan di Medsos, Mahfud: Coba Kirim ke Saya

"Sampai saat ini Imigrasi belum menerima surat penangkalan apapun, dari instansi manapun yang menyatakan Habib Rizieq Shihab tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia," kata Sam Fernando, Senin (11/11).

Anak buah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laolly ini juga mengaku tidak tahu soal surat cekal yang diklaim Rizieq berasal dari pemerintah Arab Saudi.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab seusai diperiksa di Mapolda Jabar, Senin (13/2). (Foto MP/Rina Garmina)
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab seusai diperiksa di Mapolda Jabar, Senin (13/2). (Foto MP/Rina Garmina)

"Terkait surat pencegahan beliau keluar dari wilayah Saudi dari Pemerintah Saudi bisa ditanyakan kepada pihak pemerintah Saudi langsung," ungkapnya.

Baca Juga

Jangan Cuma Berkoar di Media, Habib Rizieq Harus Laporkan Bukti Pencekalan

Sebelumnya, Rizieq Shihab menegaskan bahwa dirinya dicekal oleh Pemerintah Indonesia. Ia menunjukkan surat pencekalan yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi. Ia menjelaskan alasan pencekalan tersebut.

"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," kata Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV, Minggu (10/11).

Baca Juga

Tunjukkan Bukti Surat Pencekalan, Habib Rizieq: Saya Tidak Takut untuk Pulang

Rizieq menunjukkan dua bukti surat dua lembar yang diklaimnya sebagai surat pencekalan. Dia menyebut Kerajaan Arab Saudi akan mencabut pencekalannnya jika sudah ada perjanjian resmi pemerintah Indonesia untuk tidak mengganggunya. (Pon)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imbas Banjir, PLN Padamkan 326 Gardu Listrik
Indonesia
Imbas Banjir, PLN Padamkan 326 Gardu Listrik

Ikhsan menerangkan, gardu listrik yang tidak dioperasikan melayani pelanggan yang berada di daerah sebagai berikut Pondok Kopi, Cempaka Putih, Pondok Gede, Menteng

Tiongkok Kekurangan Vaksin Rabies akibat Lonjakan Kasus
Indonesia
Tiongkok Kekurangan Vaksin Rabies akibat Lonjakan Kasus

Masyarakat Tiongkok dicekam kekhawatiran yang mendalam setelah sejumlah provinsi mengalami kekurangan persediaan vaksin rabies.

Puluhan Pegawai Mundur, Internal KPK Dinilai Bermasalah
Indonesia
Puluhan Pegawai Mundur, Internal KPK Dinilai Bermasalah

Kinerja KPK juga tidak terlalu nampak dengan tidak adanya kasus strategis yang ditangani. Ditambah persoalan etik yang menimpa ketua KPK.

Ribuan Warga Tionghoa Kunjungi Kawasan Petak Sembilan
Indonesia
Ribuan Warga Tionghoa Kunjungi Kawasan Petak Sembilan

Etnis Tionghoa mulai memadati kawasan Petak Sembilan yang berlokasi di Jalan Kemenangan, Glodok.

Tito Usul Diskualifikasi Cakada Yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Tito Usul Diskualifikasi Cakada Yang Langgar Protokol Kesehatan

"Karena yang bisa menyelamatkan dan mengendalikan Covid, adalah disiplin terhadap protokol kesehatan itu kuncinya," tutur Mahfud..

MUI Imbau Umat Muslim Tak Rayakan Malam Pergantian Tahun dengan Hura-hura
Indonesia
MUI Imbau Umat Muslim Tak Rayakan Malam Pergantian Tahun dengan Hura-hura

Berakhirnya tahun 2019 dan memasuki tahun 2020 menjadi momentum emas bagi umat Islam

Periksa 104 Spesimen Corona, Menko PMK: 2 Masih Proses
Indonesia
Periksa 104 Spesimen Corona, Menko PMK: 2 Masih Proses

Evakuasi 238 WNI dari Hubei ke Natuna, juga merupakan langkah yang paling krusial

 MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Ma'ruf Amin: APBN Semakin Membengkak
Indonesia
MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Ma'ruf Amin: APBN Semakin Membengkak

"Jika memang diberlakukan nanti, pembatalan (iuran BPJS) oleh MA tentu berdampak terhadap APBN menjadi membengkak" tandas Wapres.

Kebijakan Yasonna Beri Asimilasi Narapidana Kebablasan
Indonesia
Kebijakan Yasonna Beri Asimilasi Narapidana Kebablasan

Benar asimilasi hak narapidana tetapi harus dipastikan apakah yang bersangkutan menunjukkan perubahan

Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?
Indonesia
Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?

Tercatat 10 perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie ternyata menjadi underlying reksa dana dalam portofolio investasi PT Asuransi Jiwasaraya (Persero).