Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, PKB: Kami Hormati Proses Hukum Sekjen PKB Muhammad Hasanuddin Wahid tegaskan pihaknya hormati proses hukum terhadap Imam Nahrawi (Foto: pkb.or id)

MerahPutih.Com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan menghormati langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka suap dana hibah KONI.

Imam sendiri merupakan salah satu kader partai besutan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu.

Baca Juga:

Menpora Imam Nahrawi Tiga Kali Mangkir Saat Penyelidikan Suap dan Gratifikasi

"Menghormati keputusan KPK," kata Sekjen PKB Muhammad Hasanuddin Wahid kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/9).

Imam Nahrawi kader PKB yang ditetapkan KPK sebagai tersangka
Menpora Imam Nahrawi kader PKB yang ditetapkan tersangka oleh KPK (ANTARA FOTO)

Hasanuddin mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap kader PKB itu.

"Praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan," ujarnya.

Sebagai partai yang menaungi Imam, pihaknya menyatakan bakal memberi bantuan hukum.

"(PKB) memberikan advokasi/pendampingan," ujar dia.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan konstruksi perkara suap pengembangan dana hibah Kemenpora kepada KONI tahun 2018 yang menyeret Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka.

Baca Juga:

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Tersangka Suap Dana Hibah KONI

Menurut Alex demikian sapaan akrabnya, Imam Nahrawi sejak periode 2014 sampai 2018 bersama Miftahul Ulum asisten pribadinya meminta sejumlah uang yang mencapai Rp 14,7 miliar.

Dalam rentan waktu tersebut, Imam dan asprinya kembali meminta uang yang sebesar Rp 11,8 miliar.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26,5 miliar diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora tahun 2018," tandas Alex.(Knu)

Baca Juga:

Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Rp26,5 Miliar



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH