Pemilu 2019
  Imam Besar Masjid Istiqlal Doakan Pemilu 2019 Berlangsung Aman dan Damai Imam Besar Masjid Istiqlal Profesor KH Nasaruddin Umar.Foto: Nahdlatululama.id

MerahPutih.Com - Debat terakhir Pilpres 2019 diawali dengan doa yang dipimpin oleh imam besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

Dalam doanya, Nasaruddin Umar memohon agar Pemilu 2019 yang akan berlangsung pada Rabu 17 April berjalan lancar, aman, tertib dan damai.

"Semoga Debat Capres kelima pada malam hari ini juga diberikan kelancaran, tertib, dan penuh kedewasaan," katanya dalam debat capres-cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Nasaruddin dalam doanya menyatakan, agar pada pemilu 2019, diberikan ketenangan bagi yang terpilih serta diberikan hikmah bagi yang belum beruntung.

Nasaruddin Umar imam besar masjid Istiqlal
KH Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal doakan Pemilu 2019 (Foto: kemenag.go.id)

Mantan Wakil Menteri Agama ini juga sebagaimana dilansir Antara menyatakan, menjelang pesta demokrasi pemilu 2019 dilakukan kampanye selama beberapa bulan terakhir dan saat ini kenduri demokrasi itu sudah hampir hampir mencapai puncaknya.

Nasaruddin juga menyatakan, setelah kenduri demokrasi bangsa Indonesia akan memasuki bulan Ramadhan.

"Menjelang bulan Ramadan ini perkenankanlah kami semua diberikan ampunan. Mohon diberikan kelapangan dalam jiwa kami semua, untuk dapat menerima dan saling memaafkan," pinta Nasaruddin Umar.

Menurut Nasaruddin, bangsa Indonesia ke depan masih menghadapi tantangan berat yang terbentang luas.

"Namun, seberat apapun tantangan itu dapat kami atasi ya Allah, jika engkau memberikan keberkahan kami," katanya.

Tampak para ketua umum partai politik dan tim kampanye kedua capres-cawapres berdoa dengan khusyuk.(*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta
Indonesia
Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta yang diterima sebanyak 92.726 siswa

Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88
Indonesia
Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88

Peran tersangka R melalukan provokasi dengan mengajak rekannya ke lokasi upacara adat untuk membubarkan kegiatan.

 Berani Pulang ke Indonesia, Eks WNI Simpatisan ISIS Akan Diadili
Indonesia
Berani Pulang ke Indonesia, Eks WNI Simpatisan ISIS Akan Diadili

Moeldoko mengatakan eks WNI tersebut akan diadili secara hukum. Hal itu, kata dia, sudah sesuai dengan perundang-undangan di Indonesia.

Nekat Mudik, 3.000 Kendaraan Dipaksa Putar Balik ke Jakarta
Indonesia
Nekat Mudik, 3.000 Kendaraan Dipaksa Putar Balik ke Jakarta

Sebanyak 2.909 kendaraan tersebut lantas gagal keluar Jakarta

Tak Patuhi Aturan KPU, Satpol PP Tertibkan Ratusan APK Milik Gibran dan Bajo
Indonesia
Tak Patuhi Aturan KPU, Satpol PP Tertibkan Ratusan APK Milik Gibran dan Bajo

"Sesuai aturan KPU semua APK paslon yang dipasang yang memproduksi KPU. Jika ada APK dipasang tanpa izin KPU melanggar dan layak ditertibkan," ujar Muttaqin

Kasus Positif COVID-19 Tembus 66.226 Pasien
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 Tembus 66.226 Pasien

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.268 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Libur Panjang, Kakorlantas: Keselamatan dan Kesehatan Nomor Satu
Indonesia
Libur Panjang, Kakorlantas: Keselamatan dan Kesehatan Nomor Satu

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono kembali mengingatkan, masyarakat yang liburan long weekend mulai 28 Oktober ini. Harus patuh protokol kesehatan.

PSBB DKI Diperpanjang, Jumlah Penumpang KRL Tembus 103 Ribu
Indonesia
PSBB DKI Diperpanjang, Jumlah Penumpang KRL Tembus 103 Ribu

PT KCI mencatat hingga pukul 08.00 WIB jumlah pengguna KRL sebanyak 103.835 orang.

 Jenderal Idham Azis Ancam Copot Anak Buahnya yang Pungut Biaya Penerimaan Anggota
Indonesia
Jenderal Idham Azis Ancam Copot Anak Buahnya yang Pungut Biaya Penerimaan Anggota

"Jadi, saya kembali tegaskan transparansi penerimaan anggota Polri harus jujur, dan yang utama adalah transparan.

Helikopter Mil Mi-17V5 TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Helikopter Mil Mi-17V5 TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal Dunia

Ia menyatakan, helikopter buatan Russian Helicopter, Rusia, itu dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang