Ikuti Jejak Rizieq, Hanif Alatas Ajukan Banding Vonis 1 Tahun Bui Hanif Alatas (foto: istimewa)

MerahPutih.com - Mengikuti jejak mertua, Hanif Alatas juga mengajukan banding putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur atas vonis 1 tahun penjara dalam kasus pemberitahuan bohong swab test PCR di Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor, Jawa Barat.

Tapi beda dengan Rizieq yang langsung mengajukan banding atas putusan majelis hakim tanpa berkonsultasi lebih dulu dengan tim kuasa hukum, Hanif mengambil waktu untuk konsultasi.

Baca Juga

Mantu Rizieq Shihab Divonis 1 Tahun Penjara Atas Berita Bohong Tes Usap RS Ummi

Konsultasi itu terjadi tidak sampai lima menit, mewakili Hanif, ketua tim kuasa hukum Sugito Atmo Prawirokuasa menyatakan mengajukan banding atas vonis bersalah dari majelis hakim.

Sidang vonis diketuai oleh Majelis Hakim Khadwanto dan anggota Muarif, Suryaman, Hapsoro, Vicktor, dan M Yusuf.

"Kami menolak putusan atas terdakwa dan kami mengajukan banding atas putusan," kata Sugito kepada majelis hakim di PN Jaktim melalui siaran virtual, Kamis (24/6).

Sidang vonis menantu Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas dalam kasus informasi bohong swab test di Rumah Sakit (RS) Ummi di PN Jaktim, Kamis (24/6). Foto: MP/Asropih
Sidang vonis menantu Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas dalam kasus informasi bohong swab test di Rumah Sakit (RS) Ummi di PN Jaktim, Kamis (24/6). Foto: MP/Asropih

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara terhadap Muhammad Hanif Alatas dalam kasus informasi bohong swab test di Rumah Sakit (RS) Ummi, Bogor.

Hanif Alatas terbukti bersalah melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Putusan hakim ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menghukum selama dua tahun bui.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun," ujar Ketua Majelis Hakim Khadwanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) melalui siaran online, Kamis (24/6). (Asp)

Baca Juga

Divonis 4 Tahun, Rizieq Shihab Ajukan Banding

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
30 Lebih Korban Banjir Bandang NTT Sudah Ditemukan
Indonesia
30 Lebih Korban Banjir Bandang NTT Sudah Ditemukan

Jadi sebaran bencananya ada di 7 Desa

BW Sebut KLB Partai Demokrat Cermin Brutalitas Demokrasi Era Jokowi
Indonesia
BW Sebut KLB Partai Demokrat Cermin Brutalitas Demokrasi Era Jokowi

KLB Deli Serdang akan menjadi preseden buruk dalam proses demokrasi

Prakiraan Cuaca Jakarta Sepanjang Sabtu
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Sepanjang Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan terus mengguyur wilayah DKI Jakarta sepanjang Sabtu (20/2).

PSI Ungkap Tiga Kejanggalan Anggaran Formula E
Indonesia
PSI Ungkap Tiga Kejanggalan Anggaran Formula E

Wakil Ketua Komisi E ini berpandangan kalau Jakpro menerima begitu saja nilai commitment fee yang ditentukan secara sepihak oleh FEO

Hadapi Mudik dan Idul Fitri, TNI-Polri Percepat Vaksinasi
Indonesia
Hadapi Mudik dan Idul Fitri, TNI-Polri Percepat Vaksinasi

"Vaksinasi terhadap personel TNI-Polri ini di persiapkan untuk pengamanan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri," kata Kapolri Sigit.

Begini Uji Klinik Ivermectin Sebagai Obat COVID-19
Indonesia
Begini Uji Klinik Ivermectin Sebagai Obat COVID-19

Pengamatan obat akan dilakukan 28 hari setelah pasien diberikan obat. Pemberian obat adalah selama lima hari dan akan dilihat keamanan dan khasiat obat pada subyek penelitian.

Rahayu Saraswati Lebih Memilih Membangun LRT di Tangsel karena Alasan Ini
Indonesia
Rahayu Saraswati Lebih Memilih Membangun LRT di Tangsel karena Alasan Ini

Untuk Tangsel lebih masuk akal pembangunan LRT dibanding MRT.

Polisi Diminta Terbuka dan Adil, PKB: Tidak Terkecuali Pada Abu Janda
Indonesia
Polisi Diminta Terbuka dan Adil, PKB: Tidak Terkecuali Pada Abu Janda

Abu Janda sudah secara resmi dilaporkan ke Polisi

Legislator PAN Ajak Warga Belanja di Warung Kelontong
Indonesia
Legislator PAN Ajak Warga Belanja di Warung Kelontong

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berlaku di wilayah ibu kota, mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Koordinator MAKI Blak-blakan Soal Duit 100 Ribu Dollar Singapura Buntut Laporkan 'King Maker' Djoko Tjandra ke KPK
Indonesia