Ikut Pesta Usai Divaksin, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan Artis Raffi Ahmad. (ANTARA/Instagram @raffinagita1717/pri.)

MerahPutih.com - Tindakan artis Raffi Ahmad keluyuran dan mengikuti acara pesta tanpa protokol kesehatan berbuntut panjang. Pasalnya, ia sebelumnya menerima vaksin COVID-19 bersama Presiden Joko Widodo.

Advokat publik David Tobing mengajukan gugatan terhadap Raffi Ahmad pada Pengadilan Negeri Depok dengan nomor registrasi online PN DPK-012021GV1. Gugatan tersebut melalui kuasa hukumnya Richan Simanjuntak dan Winner Pasaribu.

“Sangat disayangkan seorang tokoh publik dan influencer terkemuka yang sudah diberi kepercayaan oleh negara tapi tidak menghargainya, tidak memberi contoh yang baik untuk masyarakat yang melihat gerak geriknya," ujar David, Jumat (15/1).

Baca Juga:

Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer

David mengatakan, apa yang Raffi lakukan dapat berdampak signifikan karena dia memiliki banyak pengikut, ditakutkan nantinya warga yang habis divaksin boleh bebas tanpa protokol seenaknya.

"Seharusnya tindakan Raffi memberikan dampak positif bukan negatif seperti ini.” lanjut David

Gugatan yang dikenakan kepada Raffi adalah gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) akibat dianggap melanggar aturan terkait protokol kesehatan seperti Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, dan Undang-Undang No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Selain melanggar aturan, tindakan Raffi juga sudah melanggar norma kepatutan dan prinsip kehati-hatian yang membuktikan bahwa Raffi tidak melaksanakan kewajiban hukumnya sebagai tokoh publik dan influencer untuk mensosialisasikan program vaksinasi dan protokol kesehatan.

Tangkapan Layar - Raffi Ahmad mendapat vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/aa.
Tangkapan Layar - Raffi Ahmad mendapat vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/aa.

Perbuatan melawan hukum yang dilakukan Raffi telah menimbulkan kerugian immateril dalam petitum gugatannya.

David juga meminta agar majelis hakim menghukum Raffi Ahmad untuk tidak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi kedua.

"Menyampaikan permohonan maaf dan komitmen untuk terus menerus mensosialisasikan serta menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi kepada masyarakat," terangnya.

Ramai dijagat maya. Pada Rabu (13/1) malam, Raffi terlihat berkumpul bersama sejumlah selebriti tanpa menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Dalam tangkapan layar unggahan Anya Geraldine di media sosial, terlihat Raffi tidak mengenakan masker dan tidak menerapkan jaga jarak. Begitu juga dengan artis lain yang bersamanya. Padahal Raffi baru divaksin COVID-19.

Sejumlah ahli mengatakan, vaksinasi tidak menjadikan penerima langsung kebal terhadap penularan virus corona dalam waktu singkat.

Baca Juga:

Satgas Ingatkan Raffi Ahmad dan Siapapun yang Sudah Divaksin Soal Protokol Kesehatan

Raffi yang telah disuntik vaksin bersama Presiden Jokowi, Rabu (13/1) kemarin, masih perlu melakukan vaksinasi tahap kedua dua pekan lagi.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa orang yang telah disuntik vaksin tidak boleh meremehkan protokol kesehatan.

Kecerobohan Raffi Ahmad itu pun mendapat respons masyarakat dan kalangan artis. Tanggapan salah satunya datang dari artis Sherina Munaf.

Mantan penyanyi cilik ini menyampaikan protes atas tindakan Raffi Ahmad keluyuran usai menerima vaksin COVID-19 bersama Jokowi.

"Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame-rame dong," tulis Sherina melalui akun Twitter-nya. (Asp)

Baca Juga:

Polisi Pastikan Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok Tak Berizin

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menpan RB  Bongkar Cara Curang Kepala BKPSDM Buol Akali PC Peserta Tes SKD
Indonesia
Menpan RB Bongkar Cara Curang Kepala BKPSDM Buol Akali PC Peserta Tes SKD

Peserta tes SKD ngotot tidak mau dipindahkan ke komputer lain, meskipun muncul tampilan layar biru..

Tak Puas Hanya Dibekukan, Mahasiswa UNS Demo Tuntut Pembubaran UKM Menwa
Indonesia
Tak Puas Hanya Dibekukan, Mahasiswa UNS Demo Tuntut Pembubaran UKM Menwa

Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah dari berbagai fakultas menggelar aksi unjuk rasa di kantor rektorat, Senin (1/11).

BNPT Salurkan Bansos untuk Korban dan Mantan Pelaku Terorisme
Indonesia
BNPT Salurkan Bansos untuk Korban dan Mantan Pelaku Terorisme

Menurut Kepala BNPT, Komjen Rafli Amar penyaluran bansos tersebut merupakan wujud solidaritas dalam meringankan beban ekonomi di tengah musibah pandemi COVID-19.

Mabes Polri Apresiasi Masyarakat yang Ekspresikan Kritik Lewat Mural
Indonesia
Mabes Polri Apresiasi Masyarakat yang Ekspresikan Kritik Lewat Mural

Polri tidak memproses hukum para pembuat mural

Nekat Bersepeda saat PPKM Darurat, Ini Sanksinya
Indonesia
Nekat Bersepeda saat PPKM Darurat, Ini Sanksinya

"Nanti sepedanya saya kandangkan selama PPKM Darurat kalau nekat naik sepeda," ujar Fadil.

Penyelesaian Pemeratan Pembangunan Infrastruktur TIK Ditargetkan Tuntas 2024
Indonesia
Penyelesaian Pemeratan Pembangunan Infrastruktur TIK Ditargetkan Tuntas 2024

Untuk itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menuturkan, pihaknya menargetkan penyelesaian pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi pada tahun 2024.

Berikut Prakiraan Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya pada Senin
Indonesia
Berikut Prakiraan Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya pada Senin

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin di DKI Jakarta dan sejumlah wilayah sekitarnya, Senin (29/11).

[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang

Beredar foto di media sosial berupa prosesi shalat jenazah korban gempa bumi di Mamuju dengan narasi jenazah korban gempa hanya dibungkus daun pisang.

Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan
Indonesia
Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan

Dalam perkara ini, lembaga antirasuah menduga Irgan Chairul Mahfiz menerima total Rp100 juta

SBY: Sebagai Manusia dan Bangsa Beriman, Kita Harus Yakin Badai akan Berlalu
Indonesia
SBY: Sebagai Manusia dan Bangsa Beriman, Kita Harus Yakin Badai akan Berlalu

Pemerintah dan masyarakat masih harus melanjutkan upayanya