Ikut Mudik, Remaja dan Anak-Anak Tidak Perlu Tes COVID-19 Pesepeda motor antre untuk pemeriksaan antigen di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/5/2021) malam. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pergerakan warga untuk menuju kampung halaman akan segera terjadi terutama pada pekan terakhir Ramadan. Pemerintah pun menghapuskan aturan hasil tes COVID-19, baik PCR maupun Antigen bagi pemudik.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat terkait kebijakan vaksin penguat (booster) sebagai salah satu syarat mudik.

Baca Juga:

Kendaraan Langgar Ganjil Genap saat Mudik Bakal Dikeluarkan dari Tol

"Kita memang mensyaratkan booster kalau tidak mau dites Antigen/PCR untuk mudik. Tapi booster ini hanya diberikan ke di atas 18 tahun ke atas, jadi memang ada dinamika. Ini kalau anak-anak di bawah 18 tahun gimana? Mau booster juga belum boleh. Jadi akhirnya diputuskan Bapak Presiden anak-anak, remaja kalau mau mudik belum dibooster enggak apa-apa, enggak usah dites Antigen," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Ia menegaskan, remaja dan anak-anak bisa mendampingi orang tuanya untuk mudik tanpa perlu tes PCR atau Antigen, asal vaksinasinya sudah dua kali.

"Jadi ini hadiah dari beliau kepada anak-anak kita yang keluarganya mau menikmati mudik ini dengan lebih baik lagi," lanjutnya.

Menkes juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak baik TNI, Polri, BIN, dan pemerintah daerah yang turut bekerja keras menyukseskan program vaksinasi nasional. Menurut Budi, hampir 200 juta masyarakat Indonesia telah mendapat suntikan vaksin dalam kurun waktu 15 bulan.

"Alhamdulillah sampai sekarang sudah 392 juta dosis vaksin diberikan ke 198 juta masyarakat Indonesia. Sudah hampir 200 juta dalam waktu 15 bulan, ini pencapaian yang luar biasa," ungkapnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan catatan terkait kegiatan-kegiatan saat Lebaran. Pemerintah mempersilakan halalbihalal diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan diimbau tanpa acara makan dan minum.

Petugas saat melakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022). (ANTARA/Khaerul Izan)
Petugas saat melakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022). (ANTARA/Khaerul Izan)

"Kegiatan halal bihalal diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan diimbau untuk tidak ada makan minum, dan makan minum pun harus sesuai dengan jarak dan tempat," jelasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah melakukan survei dengan hasil bahwa ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan oleh para pemudik pada tahun ini.

Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan pada tanggal 28-30 April 2022.

"Ini adalah jumlah yang sangat besar, dan diperkirakan akan terjadi kemacetan parah. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat untuk menghindari puncak arus mudik pada tanggal 28, 29, dan 30 April 2022," ujar Presiden. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Jamin Tidak Ada Penyekatan saat Mudik Lebaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menpan RB  Bongkar Cara Curang Kepala BKPSDM Buol Akali PC Peserta Tes SKD
Indonesia
Menpan RB Bongkar Cara Curang Kepala BKPSDM Buol Akali PC Peserta Tes SKD

Peserta tes SKD ngotot tidak mau dipindahkan ke komputer lain, meskipun muncul tampilan layar biru..

Komisi IX Kecewa IDI Tak Hadir Rapat di DPR
Indonesia
Komisi IX Kecewa IDI Tak Hadir Rapat di DPR

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tidak memenuhi undangan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI. Alasannya pengurus IDI masih menyelesaikan berkas Muktamar yang berlangsung di Aceh beberapa waktu lalu.

Siang Ini Dua Wilayah di DKI Diperkirakan Hujan Ringan
Indonesia
Siang Ini Dua Wilayah di DKI Diperkirakan Hujan Ringan

Sementara itu, memasuki malam hingga dini hari, cuaca seluruh wilayah Jakarta diperkirakan kompak berawan

Gibran Bikin Aturan Larang Anak Pakai Seragam Sekolah Masuk Mal
Indonesia
Gibran Bikin Aturan Larang Anak Pakai Seragam Sekolah Masuk Mal

Aturan larangan anak sekolah masuk mal telah berlaku dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/4061 tentang PPKM Level 2.

Naik Pesawat dari Sumenep ke Banyuwangi Hanya Rp 245 Ribu
Indonesia
Naik Pesawat dari Sumenep ke Banyuwangi Hanya Rp 245 Ribu

Untuk rute dari Sumenep ke Banyuwangi, hanya Rp 245 ribu. Sebaliknya, tarif dari Banyuwangi ke Sumenep hanya Rp 299 ribu.

Soal Usulan Duet Puan-Anies, PDIP Sindir Bahlil
Indonesia
Soal Usulan Duet Puan-Anies, PDIP Sindir Bahlil

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto menyatakan usulan tersebut sah-sah saja, namun dia memastikan PDIP hingga saat ini belum mempunyai pasangan capres-cawapres.

Kejagung Sebut Perjanjian Ekstradisi Permudah Penanganan DPO di Singapura
Indonesia
Kejagung Sebut Perjanjian Ekstradisi Permudah Penanganan DPO di Singapura

Dengan perjanjian itu, dapat mempermudah penanganan buronan atau DPO semua perkara yang ditangani kejaksaan baik itu korupsi maupun tindak pidana lainnya.

Pemprov DKI Bakal Gelar Pasar Murah, Minyak Goreng Dijual Per Liter Rp 13.500
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Gelar Pasar Murah, Minyak Goreng Dijual Per Liter Rp 13.500

PT Food Station Tjipinang Jaya bakal melaksanakan pasar murah minyak goreng curah, di Pasar Indul Beras Cipinang, Jakarta Timur.

Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali
Indonesia
Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali

Menurutnya, Giring berhak maju di Pilgub DKI 2024 jika mantan vokalis band Nidji itu punya keberanian.

MUI Imbau Saling Hormati Perbedaan Awal Ramadan
Indonesia
MUI Imbau Saling Hormati Perbedaan Awal Ramadan

Sebentar lagi masyarakat muslim menyambut bulan suci Ramadan.