Ikut Interogasi Buzzer Jokowi, Dokter Tim Medis Ditetapkan Jadi Tersangka Buzzer Jokowi, Ninoy Karundeng. Foto: Net

MerahPutih.com - Dokter berinisial IZH disebut polisi ikut menginterogasi buzzer Joko Widodo (Jokowi) Ninoy Karundeng saat diduga diculik dan dianiaya.

IZH berada di lokasi kejadian karena dia adalah tim medis bagi perserta aksi demo berujung ricuh di kawasan Gedung DPR/MPR RI saat kejadian. Buntut ikut-ikutan interogasi, dia ditetapkan jadi tersangka.

Baca Juga

Jack Lapian Sebut Ada Pihak yang Ingin Habisi Ninoy Karundeng

"Perannya ikut menginterogasi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/10).

Kombes Suyudi Ario Seto
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto

Dia menginterogasi Ninoy bersama suaminya yang juga tenaga medis. Saat itu suami IZH yang tidak disebut inisialnya oleh Suyudi ini juga ada di lokasi kejadian. Namun, suami IZH hingga kini masih buron.

Baca Juga

Usai Diperiksa Kasus Pengeroyokan Ninoy Karundeng, Novel: Sudah Cukup Ya

"Dengan suaminya yang sama-sama tenaga medis," kata dia lagi.

Polisi menetapkan seorang dokter berinisial IZH jadi tersangka terkait kasus dugaan penculikan dan penganiyaan pendukung Jokowi, Ninoy Karundeng.

Hingga saat ini, polisi telah menangkap 14 tersangka dalam kasus tersebut. Polisi masih mengembangkan penangkapan tersangka lainnya.

Baca Juga

Alasan Polisi Periksa Habib Novel di Kasus Ninoy Karundeng

Kasus ini berawal dari sebuah video menampilkan pegiat media sosial dan pendukung Presiden Joko Widodo yakni Ninoy Karundeng, dengan wajah lebam tersebar luas. Dalam video itu, Ninoy diduga sedang diinterogasi oleh sejumlah pria dalam sebuah ruangan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH