Ikut Demo Mahasiswa dan Dosen, Rektor Uniba Solo Lepas Baju dan Pilih Mundur Mahasiswa dan dosen Uniba Solo, Jawa Tengah demo di kampus akibat pengelola yayasan dianggap zalim dan arogan, Selasa (30/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Islam Batik Surakarta (Uniba), Solo menggelar demonstrasi di halaman kampus di Jalan Agus Salim No.10, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/6).

Dalam aksinya tersebut, mereka menuntut trasparansi pengelolaan Yayasan Uniba yang dianggap merugikan civitas kampus. Koordinator lapangan Amir Junaedi, mengatakan Koordinator lapangan, saat in terjadi adanya kesenjangan di Uniba. Di mana banyak ketidak adilan terjadi di kampus Uniba karena Dewan Pembina Yapertib yang tuding zalim.

Baca Juga

Tingkat Kesembuhan Pasien Corona Sumbar Capai 83 Persen

"Kami protes lewat aksi ini kepada pengurus yayasan, terutama terkait pendanaan organisasi mahasiswa yang tidak transparan," kata Amir.

Tidak hanya itu saja, kata dia, pihak Yayasan Uniba juga merobohkan sekretariat bersama (sekber) dirobohkan, organisasi mahasiswa dibiarkan tanpa pendanaan, dan kreativitas mahasiswa dibatasi. Ia meminta pihak yayasan untuk tidak semena-mena pada mahasiswa.

"Perlu kami beritahu audiensi antara pihak yayasan dan mahasiswa telah dilakukan sebanyak 38 kali sejak 2018. Namun, hasilnya deadlock," katanya.

Mahasiswa dan dosen Uniba Solo, Jawa Tengah demo di kampus akibat pengelola yayasan dianggap zalim dan arogan, Selasa (30/6). (MP/Ismail)
Mahasiswa dan dosen Uniba Solo, Jawa Tengah demo di kampus akibat pengelola yayasan dianggap zalim dan arogan, Selasa (30/6). (MP/Ismail)

Dalam aksi mahasiswa membawa spanduk bertuliskan 'Kampus Ini Disegel Mahasiswa', 'Ini Perguruan Tinggi Bukan Tempat Untuk Mengibuli Mahasiswa', 'Pengurus Yayasan Tidak Percaya Mahasiswa', 'Hentikan Liberalisasi dan Komersialisasi Kampus', dan lainnya.

Bahkan, aksi tersebut Rektor Uniba Pramono Hadi mengikuti aksi bersama civitas akademika sagai bentuk dukungan pada aksi tersebut. Tidak hanya itu, rektor Uniba ikut berorasi dan menyatakan mundur dengan melepas baju sebagai bentuk kekecewaan pada yayasan Uniba. Sementara itu, pada aksi ini pihak yayasan Uniba tidak hadir.

"Saya merasa bertanggung jawab pada kondisi yang terjadi di Uniba. Apa yang dirasakan civitas akademika juga saya rasakan," ujar Pramono.

Baca Juga

Luruskan Simpang-siur Isu Pajak Sepeda, Kemenhub Desak Pemda Bikin Regulasi

Ia mencontohkan sulitnya mencairkan dana kegiatan mahasiswa pada Yayasan Uniba. Belum lagi nasib kesejahteraan karyawan juga jadi sorotan.

"Saya lebih baik mundur. Alasan saya mundur dengan cara melepas baju karena selama ini diam dan menanggung beban melihat kondisi kampus," tutup dia (Ismail/ Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Timses Calon Wali Kota Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal
Indonesia
Timses Calon Wali Kota Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal

Dari informasi yang dihimpun, ia salah satu timses pasangan Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman).

Bukan Cuma Digitalisasi, UMKM Perlu Dukungan Keberlanjutan
Indonesia
Bukan Cuma Digitalisasi, UMKM Perlu Dukungan Keberlanjutan

"Pandemi COVID-19 berdampak signifikan bagi pelaku UMKM di Indonesia, baik dari sisi suplai maupun demand," ucap Teten.

Hadapi Sidang Vonis, Dua Terdakwa Penyerang Novel Dengarkan Putusan dari Rutan
Indonesia
Hadapi Sidang Vonis, Dua Terdakwa Penyerang Novel Dengarkan Putusan dari Rutan

Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis tidak dihadirkan ke ruang sidang.

Uang Denda Tak Pakai Masker di Jakarta Capai Rp1 Miliar
Indonesia
Uang Denda Tak Pakai Masker di Jakarta Capai Rp1 Miliar

Uang denda yang terkumpul dari warga yang tak memakai masker di Jakarta mencapai Rp1 miliar.

Pemprov DKI Gandeng TNI AU Kelola Lahan 6,2 Hektar di Halim
Indonesia
Pemprov DKI Gandeng TNI AU Kelola Lahan 6,2 Hektar di Halim

Pemprov DKI melakukan kolaborasi dengan TNI Angkatan Udara dalam mengelola lahan sawah seluas 6,2 hektar (ha) di Landasan Udara Halim Perdanakusuma (Lanud HLP).

Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut
Indonesia
Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut

Menurut Jerry, jika Jokowi ingin menambah 'amunisi' lebih baik dihadirkan pakar yang ahli di bidang penanganan pandemi.

 KPK Perpanjang Penahanan Bos PT CMIT Tersangka Korupsi Proyek Bakamla
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Bos PT CMIT Tersangka Korupsi Proyek Bakamla

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan masa penahanan Rahardjo diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 14 Maret 2020.

PDIP Targetkan Cakada Se-Indonesia Rampung Maret, Termasuk Gibran?
Indonesia
PDIP Targetkan Cakada Se-Indonesia Rampung Maret, Termasuk Gibran?

PDIP menginginkan setiap kandidat mengikuti program Sekolah Partai dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19
Indonesia
Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19

25 ribu unit APD didistribusikan untuk wilayah Jawa Barat, Bogor dan Banten

Akhir Tahun, Pertamina Uji Coba Avtur Campuran Sawit
Indonesia
Akhir Tahun, Pertamina Uji Coba Avtur Campuran Sawit

Beberapa perusahaan dunia sudah dapat mengolah minyak sawit menjadi green diesel dan green avtur, namun untuk green gasoline baru Pertamina.