Ikon Perempuan di Lampu Lalu Lintas Kota Mumbai Promosikan Kesetaraan Gender

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2020
Ikon Perempuan di Lampu Lalu Lintas Kota Mumbai Promosikan Kesetaraan Gender

Mumbai, India mengganti beberapa lampu lalu lintasnya dari ikon lelaki menjadi perempuan. (Twitter/@AUThackeray)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH langkah maju untuk memperbaiki isu kesenjangan gender di India. Mumbai menjadi kota pertama di negara tersebut yang menggunakan ikon perempuan di lampu lalu lintas untuk mempromosikan kesetaraan gender.

Baca juga:

BalanceforBetter, Ketika Kesetaraan Membuat Dunia Lebih Baik

Melansir laman The Guardian, pihak berwenang menukar figur pria pada lampu hijau dan merah dengan figur perempuan di lebih dari 100 penyeberangan pejalan kaki.

Ikon Perempuan di Lampu Lalu Lintas Mumbai Promosikan Kesetaraan Gender
Menggunakan ikon perempuan pada lampu lalu lintas menjadi salah satu simbol women empowerment. (Unsplash/@womanizer)

Kiran Dighavkar, asisten komisaris perusahaan kota Mumbai mengatakan kepada The Guardian, "rambu-rambu ini mencerminkan karakter kota, bahwa kota ini percaya pada kesetaraan gender dan mempromosikan pemberdayaan perempuan, ini hanyalah permulaan."

Sada Sarvankar, ketua partai politik lokal Shiv Sena, menulis dalam akun Twitternya bahwa ini adalah langkah signifikan menuju #WomenEmpowerment.

Dengan kepercayaan bahwa lelaki lebih dominan dan angka kekerasan seksual yang tinggi, sangat sedikit perempuan yang berjalan-jalan di jalanan India.

"Jika generasi gadis kecil tumbuh melihat sosok perempuan pada sinyal lalu lintas, ini seakan-akan mengirimkan sinyal kecil tapi kuat bahwa perempuan juga termasuk dalam masyarakat," ucap ilmuwan sosial Shilpa Phadke.

Ikon Perempuan di Lampu Lalu Lintas Mumbai Promosikan Kesetaraan Gender
Perempuan India takut keluar rumah karena tingginya angka kasus pemerkosaan dan pembunuhan. (Unsplash/@bellemaluf)

Mungkin ini terkesan seperti hal kecil, tetapi ini sangat berarti bagi para perempuan di India. CNN melaporkan, saat ini India ditempatkan dalam rangking ke-112 dari 153 negara di dunia menurut indeks kesetaraan gender World Economic Forum.

Menurut sebuah studi pada 2018, sekitar 239.000 anak perempuan di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahunnya karena pengabaian terkait dengan diskriminasi gender, mencapai angka 2,4 juta kematian per dekade.

Baca juga:

4 Film Ini Mengangkat Kesetaraan Gender, Sangat Layak Kamu Tonton

Meskipun pemerintah berjanji untuk membuat perubahan setelah pemerkosaan dalam bis pada tahun 2012, kekerasan seksual dan penyerangan terhadap perempuan terus terjadi, sehingga India dinyatakan 'krisis pemerkosaan'.

Untuk membantu perempuan India merasa lebih aman bertransportasi dan berpergian, pemerintah di beberapa kota sudah melakukan beberapa perubahan. Seperti gerbong kereta khusus perempuan, gratis untuk menggunakan transportasi publik, sepeda gratis, dan lainnya.

Ikon Perempuan di Lampu Lalu Lintas Mumbai Promosikan Kesetaraan Gender
Semua gender setara. (Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Mumbai bukanlah kota pertama yang melakukan hal seperti ini, beberapa kota di Jerman sudah lama menggunakan ikon perempuan dan lelaki di lampu lalu lintas mereka. Bahkan, kota Vienna di Austria menggunakan ikon pasangan sesama jenis pada lampu lalu lintas.

Geneva, kota di Swiss juga menyatakan bahwa mereka akan mengganti setengah dari lampu-lampu lalu lintas mereka menjadi ikon perempuan. Tidak hanya itu, mereka juga akan menggunakan ikon lain seperti wanita hamil, dua perempuan pegangan tangan, dan seorang perempuan dengan rambut afro.

Banyak warganet yang ragu dan mengkritik ide ini, mengatakan bahwa menggunakan ikon perempuan pada lampu-lampu lalu lintas tidak akan memberi perubahan yang signifikan.

Tapi, di negara dimana kesenjangan gender dan kepercayaan kuno masih sangat tinggi, perubahaan dan tindakan sekecil apapun sangat bermakna dan bisa tumbuh dan memiliki dampak yang besar. (lev)

Baca juga:

George Clooney Memperkerjakan Kru Perempuan untuk Memperkecil Kesenjangan Gender

#Kesetaraan Gender #Perempuan #India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Indonesia
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
KTT ke-18 BRICS berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, pada 12-13 September 2026, di bawah keketuaan India.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Perdana Menteri India Narendra Modi Sambut Presiden Prabowo Saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
Dunia
Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Keikutsertaan Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Jakarta dalam kerja sama multilateral, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan negara-negara berkembang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
 Isu Yang Dibawa Presiden Prabowo di KTT BRICS
Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Indonesia
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Modi menyampaikan penghargaan atas keramahan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyambut kunjungannya dengan penuh persahabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Indonesia
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Modi juga bakal kembali ke Indonesia untuk meresmikan restorasi tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Indonesia
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Dukungan itu sejalan dengan komitmen kedua pemimpin memperkuat kerja sama pendidikan, riset, teknologi, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Bagikan