Ikatan Dokter Harap Diberi Pemeriksaan Swab Rutin Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

MerahPutih.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Faqih menyebut tenaga kesehatan akan mendapatkan pemeriksaan swab gratis untuk melindungi mereka yang bertugas.

Menurutnya, hal itu telah disetujui oleh Satuan Tugas Penanganan (Satgas) COVID-19.

"Alhamdulillah, untuk proses perlindungan, satgas juga sudah berdiskusi dengan kami untuk pemeriksaan tes PCR secara gratis. Kabarnya sudah mulai berjalan," kata Daeng dalam dialog Benteng Terakhir Penanganan COVID-19 di Youtube BNPB, Selasa (22/9).

Baca Juga:

Gugur Dokter Karena COVID-19

Daeng mengatakan, sangat dibutuhkan upaya untuk melindungi ketahanan tenaga kesehatan karena risiko kontak langsung dengan pasien COVID-19.

"Kami berharap dengan pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan akan menekan penularan," ujarnya.

Daeng mendorong pemerintah melakukan testing kepada petugas kesehatan di 9 provinsi prioritas penanganan.

Hal itu dilakukan terutama untuk membantu ketahanan tenaga medis di daerah yang tinggi angka penularan COVID-19.

"Kami bersyukur, kami apresiasi petugas kesehatan akan mendapat pemeriksaan gratis meski ini baru dimulai di Jabodetabek," ujarnya.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih (Foto: antaranews)
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih (Foto: antaranews)

Dari catatan IDI, 117 dokter yang gugur tersebut di antaraya yakni 53 dokter spesialis, 62 dokter umum, dan 2 dokter residen.

"Di pelayanan kesehatan ini, bagi kawan-kawan yang melakukan perawatan kepada saudara kita yang sakit, perlu ditingkatkan perlindungannya," kata Daeng.

Daeng menjelaskan, perlindungan tersebur di antaranya proses pendampingan, menjaga ketersediaan alat pelindung diri (APD).

"Satgas alhamdulillah sudah berusaha untuk men-support APD. Alhamdulillah juga satgas akan memberikan perlindungan dalam bentuk pemeriksaan PCR secara gratis, ini sangat berarti bagi kami," lanjutnya.

Sementara itu, sebanyak 803 orang apoteker terkonfirmasi COVID-19, dengan 640 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal. Selain itu, terdata 283 orang kontak erat dan 723 orang melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga:

Dokter Spesialis Radiologi Meninggal akibat COVID-19

Saat ini, apoteker bersama dengan dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya melakukan pelayanan langsung dengan masyarakat terutama terkait obat di apotek, rumah sakit, maupun puskesmas.

"Sehingga yang menjadi perhatian sekarang adalah bagaimana keselamatan mereka, PP IAI sudah menyampaikan SOP dan pedoman layanan pada saat pandemik sehingga tetap dapat melakukan pelayanan kefarmasian dengan baik," ujar Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Keri Lestari.

Hingga saat ini, sekitar 800 apoteker terpapar COVID-19, ada yang sembuh, isolasi mandiri, ada juga yang meninggal.

"Namun, ini semua merupakan salah satu pengabdian profesi yang harus dilakukan, apapun yang terjadi, apoteker harus tetap bersama dengan masyarakat terutama dalam penggunaan obat rasional, efektif, dan memiliki kemanfaatan untuk masyarakat," lanjutnya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Tiongkok Sebut Ngopi Tiga Kali Sehari Cegah COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3 Hari Operasi, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Jatim Capai Rp133 Juta
Indonesia
3 Hari Operasi, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Jatim Capai Rp133 Juta

Operasi juga menuai 5.390 sanksi sosial serta denda administratif 2.382 kali.

Banjir Sejumlah Titik, Anggota DPRD DKI: Wajar Musim Kemarau Tak Keruk Waduk
Indonesia
Banjir Sejumlah Titik, Anggota DPRD DKI: Wajar Musim Kemarau Tak Keruk Waduk

Banjir datang sebab selama musim kemarau tidak dilakukan upaya pemeliharaan serta pengerukan waduk dan sungai di Jakarta.

Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari
Indonesia
Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari

Limbah medis merupakan segala jenis sampah yang mengandung bahan infeksius atau bahan yang berpotensi infeksius.

Sehari Positif COVID-19 Tambah Nyaris 1.000, Pengamat Kritik Istana Mulai Bingung
Indonesia
Sehari Positif COVID-19 Tambah Nyaris 1.000, Pengamat Kritik Istana Mulai Bingung

Belum lagi usulan kelonggaran PSBB dan berdamai dengan COVID-19

Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik
Indonesia
Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik

Pemerintah telah berkoordinasi untuk memastikan sektor logistik tak mengalami kendala.

[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Belajar Ngaji sama Abu Janda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Belajar Ngaji sama Abu Janda

Akun Facebook Ara Sukara Li mem-posting gambar tangkapan foto dengan judul “Disindir Hanya Hafal Juz Amma, Akhirnya Menag Belajar Mengaji Dengan Abu Janda.”

Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek, Ribuan Warga Padati Kawasan Pasar Gede dan Balai Kota Solo
Indonesia
Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek, Ribuan Warga Padati Kawasan Pasar Gede dan Balai Kota Solo

Ke depan untuk panggung utama pertunjukan barongsai bisa diberikan lampu penerangan supaya pengunjung dari belakang terlihat.

Diskotek Belum akan Dibuka, Pengusaha Hiburan Ancam Kembali Geruduk Kantor Anies
Indonesia
Diskotek Belum akan Dibuka, Pengusaha Hiburan Ancam Kembali Geruduk Kantor Anies

"Harusnya Minggu ini sudah ada keputusan. Kalau tidak, dan diulur-ulur kami akan melakukan aksi gelombang kedua," kata Ketua Asphija Hana Suryani

Sekeluarga Tinggal di Becak Dapat Tempat Tinggal Sementara
Indonesia
Sekeluarga Tinggal di Becak Dapat Tempat Tinggal Sementara

Biaya indekos senilai Rp400.000 per bulan ditanggung sama seorang dermawan yang dikenalnya di jalan saat menggelandang.

BPIP Sebut Tanpa Kesadaran Warga untuk Disiplin, PSBB Sia-sia Belaka
Indonesia
BPIP Sebut Tanpa Kesadaran Warga untuk Disiplin, PSBB Sia-sia Belaka

Hal yang dibutuhkan kini adalah komitmen dari warga untuk tertib dan menaati aturan.