Awas, Mengikat Dasi Terlalu Kencang Berdampak Buruk bagi Kesehatan Mengikat dasi ada aturannya. (Foto: Pixabay/free-photos)

BAGI para pria yang bekerja kantoran, menggunakan dasi mungkin telah menjadi rutinitas setiap hari. Pasalnya, asksesori tersebut dianggap dapat melengkapi outfit kerja agar terlihat lebih menarik.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik penggunaan dasi terdapat bahaya yang mengintai. Beberapa hasil penelitian belum lama ini menjelaskan bahwa penggunaan dasi terlalu kencang akan menekan vena yang notabene merupakan kunci dari aliran darah ke otak.

Seperti yang dilansir Daily Mail, penelitian pada 30 pria muda di Jerman menemukan adanya hasil yang mengejutkan, yaitu penurunan fungsi otak yang signifikan secara statistik di antara pria yang mengenakan dasi. Hasil itu didapat lewat tes pemindaian dengan MRI.

Hasil dari penelitian itu menjelaskan bahwa penggunaan dasi yang terlalu ketat bisa berpengaruh terhadap turunnya aliran darah sebanyak 7,5%. Sementara itu, sumber lainnya menyebutkan bahwa belum diketahui jelas dampak dari penurunan aliran darah. Namun, para ahli memperingatkan hal itu akan cukup berpengaruh pada fungsi kognitif.

(foto: Pixabay/free-photos)

Pada sisi lain, temuan tersebut erat kaitan dengan konsep pakaian kerja modern yang diperjuangkan Mark Zuckerberg dan almarhum Steve Jobs. Mereka menjelaskan bahwa outfit kerja tak harus sesuatu yang sangat rapi serta ketat, bahkan jika bisa sesuatu yang melar dan santai.

Terkait dengan ikatan dasi yang terlalu kencang, penurunan aliran darah sebetulnya berkaitan dengan fungsu neuron serta sel-sel di dalam otak. Pasalnya, ketika fungsi otak menurun, yang terjadi ialah tak berfungsinya sistem kerja otak dengan baik. Hal itu amat berkaitan dengan aktivitas sehari-hari kamu.

(Foto: Pixabay/stocksnap)

Pada penelitian yang dilakukan pada 30 pria muda itu, 15 orang di antaranya diberi tahu untuk memakai dasi dan 15 lainnya tak memakai dasi. Selama peserta memakai dasi, peneliti mengamati otak setiap pemuda tersebut.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan peserta yang memakai dasi untuk mengikatnya dalam simpul full windsor. Simpul itu merupakan satu sentuhan lebih longgar daripada formasi dasi sederhana, dan menariknya dengan kencang. Hasilnya, tim peneliti melihat penuruan langsung aliran darah di otak. Selain menyebabkan penurunan langsung aliran darah di otak, pada penelitian yang diterbitkan jurnal Stringer menyebutkan menggunakan dasi terlalu ketat juga dapat memengaruhi kualitas pengelihatanmu.(ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Mengenal Si Seksi Hailey Baldwin 'Penakluk Hati' Justin Bieber

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH