Ikappi Protes Aturan Masuk Pasar Tradisional Wajib Tunjukan Kartu Vaksin Situasi di depan pintu masuk Pasar Cipete Utara, Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada penyesuaian PPKM Level 4 hari ke-3, Rabu (28/7/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian)

MerahPutih.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memprotes kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mewajibkan pembeli dan pedagang untuk menunjukan kartu vaksin agar bisa masuk ke pasar.

"Sebenarnya kami menyesalkan adanya persyaratan unuk menggunakan kartu vaksin," kata Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (30/7).

Baca Juga

Pasar Tradisional di Jakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Surat Vaksin

Akibat kebijakan itu, kata Abdullah pasar tradisional kini jadi sepi pengunjung dengan adanya kebijakan tersebut. Terlebih saat ini masih dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Dan di sini (Pasar Tanah Abang) harus ada kartu vaksinasi. mereka enggak jadi masuk. ini menjadi persoalan dan problematika," ucapnya.

Kendati demikian, Abdullah menyakini, PD Pasar Jaya yang diperintah Pemprov DKI mengelolah pasar mencabut aturan kartu vaksin. Saat ini pun tengah dilakukan koordinasi dengan Pasar Jaya mengenai persoalan tersebut.

"Kami akan terus berkormunikasi dengan mereka sebelum nanti kami melakukan apa yang kami lakukan," tuturnya.

Pengunjung pasar tradisional di Jakarta. Foto: ANTARA
Pengunjung pasar tradisional di Jakarta. Foto: ANTARA

Kata dia lagi, pedagang di Pasar terus mengeluh pendapatan sepi dengan aturan itu sebab warga tak berani masuk bila belum disuntik vaksin.

"Ya akhirnya orang tidak sepenuhnya masuk ke pasar. Akhirnya orang tidak bisa leluasa seperti biasanya," pungkasnya.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya mengizinkan pembukaan pasar-pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari selama PPKM Level 4.

Hanya saja pedagang dan pengunjung pasar wajib menunjukan kartu vaksin ketika akan memasuki pasar. Dalam PPKM Level 4, ada beberapa perubahan perubahan, terutama terkait pelonggaran usaha kecil seperti pedagang kaki lima.

“Bahwa seluruh pasar milik Pasar Jaya dapat beroperasi maksimal hingga pukul 15.00 WIB dengan memperhatikan prokes dan kapasitas pengunjung pasar maksimal sebesar 50 persen," terangnya. (Asp)

Baca Juga

Antusiasme Tinggi, Dua Puluh Ribu Lebih Pedagang Pasar DKI Sudah Divaksin

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Meski Libas Persela 1-3, Pelatih Persib Akui Penampilan Timnya Belum Sempurna
Olahraga
Meski Libas Persela 1-3, Pelatih Persib Akui Penampilan Timnya Belum Sempurna

Persib berhasil melibas lawannya, Persela Lamongan, dengan skor 1-3, pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (4/11) malam kemarin.

Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu
Indonesia
Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu

Pada 2023, Airlangga menyebut penetapan dan pemantapan pemenangan partai dengan fungsionaris sebagai pasukan darat.

Djoko Tjandra Ajukan Justice Collaborator Terkait Dua Perkara
Indonesia
Djoko Tjandra Ajukan Justice Collaborator Terkait Dua Perkara

Permohonan JC itu disampaikan tim kuasa hukum Djoko Tjandra kepada Majelis Hakim dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (4/2).

Indonesia Butuh Petani Milenial
Indonesia
Indonesia Butuh Petani Milenial

"Perlu dilakukan upaya menarik minat kaum milenial agar tertarik terjun ke pertanian," kata Anggota Komisi IV DPR Hermanto.

DPRD Tak Punya Target Revisi Usulan Anies Soal Perda COVID-19
Indonesia
DPRD Tak Punya Target Revisi Usulan Anies Soal Perda COVID-19

Bapemperda DPRD DKI Jakarta belum merombak Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan COVID-19 yang diusulkan Gubernur Anies Baswedan.

Perayaan Imlek, Nyaris Seluruh Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Indonesia
Perayaan Imlek, Nyaris Seluruh Jakarta Bakal Diguyur Hujan

Kota Tangerang, Banten juga diperkirakan turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi hingga malam nanti.

Pemkab Sleman Anggarkan Rp133,7 Miliar Untuk Penanganan COVID-19 di 2021
Indonesia
Pemkab Sleman Anggarkan Rp133,7 Miliar Untuk Penanganan COVID-19 di 2021

Kendala dalam realisasi anggaran yakni belum adanya juklak dan juknis sebagai pedoman untuk pengeluaran anggaran terutama insentif bagi vaksinator.

Siapkan Jalur Khusus Para Pekerja Esensial dan Kritikal
Indonesia
Siapkan Jalur Khusus Para Pekerja Esensial dan Kritikal

Hal ini agar para tenaga kesehatan dan pekerja sektor esensial dan kritikal tidak telat dalam menjalankan tugasnya.

Waduh, Komponen PJU di Purwakarta Banyak yang Hilang
Indonesia
Waduh, Komponen PJU di Purwakarta Banyak yang Hilang

PJU yang merupakan fasilitas publik tersebut rupanya masih diincar tangan-tangan jahil tidak bertanggung jawab.

Tiba di Indonesia, Jokowi dan Rombongan Langsung Karantina
Indonesia
Tiba di Indonesia, Jokowi dan Rombongan Langsung Karantina

Selama menjalani karantina, Jokowi akan tinggal terpisah dari keluarganya