IKAPPI: 833 Pedagang Pasar Positif, Paling Banyak di Jakarta Ilustrasi - Personel Damkar Jakarta Selatan melakukan penyemprotan disinfektan di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2020) (ANTARA/HO-Damkar Jakarta Selatan)

MerahPutih.com - Penambahan kasus positif COVID-19 di pasar tradisional masih terus terjadi. Hingga saat ini, pedagang pasar tradisional yang terpapar corona telah mencapai 833 kasus positif dan 35 meninggal dunia.

Ketua Bidang Organisasi DPP IKAPPI Muhammad Ainun Najib mengatakan, pihaknya menemukan kasus baru pedagang terkonfirmasi corona di area pasar. Terdapat 65 kasus baru dengan tambahan 3 pedagang pasar meninggal.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Wapres Ma'ruf Amin Dihipnotis Uya Kuya

"Kasus positif tersebar pada 164 pasar di 24 provinsi dan 72 Kabupaten Kota di Indonesia. Dengan jumlah kasus terbanyak masih di wilayah DKI, yaitu 217 kasus positif di 37 pasar," kata Ainun di Jakarta, Minggu (6/7).

DPP IKAPPI menilai, masih banyak hal yang perlu dievalusi bersama. Bukan hanya pemerintah daerah, tetapi juga para pedagang perlu mengevaluasi terkait masifnya kasus corona di pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih memberikan edukasi kepada pedagang di pasar tradisional untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak selama pandemi COVID-19. Foto Antara/ HO-Humas Pemkab Sleman
Ilustrasi - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih memberikan edukasi kepada pedagang di pasar tradisional untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak selama pandemi COVID-19. Foto Antara/ HO-Humas Pemkab Sleman

Dia mengatakan, peran pemerintah daerah atau pengelola pasar menjadi sangat penting untuk saat ini.

"Berpihak atau tidak terhadap pasar tradisional, malakukan pencegahan atau tidak terhadap COVID-19 itu menjadi kunci sesungguhnya sehingga penyebaran itu bisa dihentikan," terang dia.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kondisi Perbankan Tak Aman, Masyarakat Diminta Tarik Semua Uang

Menurut dia, hal paling prioritas saat ini melakukan sosialisasi pentingnya penggunaan masker dan juga edukasi bahaya corona serta tes.

"Libatkan pedagang dalam setiap kebijakan yang diambil, sehingga itu dapat dijalankan secara bersama-sama. Untuk terciptanya kesadaran diri dari pedagang yang dimulai dari keterlibatannya terhadap program yang dijalankan oleh pemerintah daerah. Jika pedagang sehat, maka ekonomi akan kembali kuat," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA): Bos Mayapada Pembina Brimob

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang
Indonesia
Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang

Hukumannya unik, yaitu memanjat di tiang seraya memberikan pernyataan bahwa ia tak akan melanggar lagi.

Tekan Penyebaran COVID-19, 84 Ribu Warga DKI Dites PCR
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, 84 Ribu Warga DKI Dites PCR

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.379 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.133 positif dan 10.246 negatif.

Din Syamsuddin Tantang Jokowi Realisasikan Perombakan Kabinet
Indonesia
Din Syamsuddin Tantang Jokowi Realisasikan Perombakan Kabinet

"Maka rakyat akan menunggu realisasinya," ujar Din

 Pemerintah Beberkan Hampir 300 Kombatan ISIS Berpaspor Indonesia
Indonesia
Pemerintah Beberkan Hampir 300 Kombatan ISIS Berpaspor Indonesia

Yasonna mengatakan, pemerintah saat ini masih mendata WNI eks anggota ISIS yang berada di Suriah dan sekitarnya serta melakukan asesmen yang dibantu intelijen.

Bawa Ketapel Buat Demo di Depan Istana, Puluhan Warga Banten Diciduk Polisi
Indonesia
Bawa Ketapel Buat Demo di Depan Istana, Puluhan Warga Banten Diciduk Polisi

Para pendemo ini sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan secara intensif

Polemik Memulangkan WNI Eks ISIS, Kang Emil Siap Amankan Kebijakan Jokowi
Indonesia
Polemik Memulangkan WNI Eks ISIS, Kang Emil Siap Amankan Kebijakan Jokowi

Seluruh kebijakan terkait hal tersebut ada di pemerintah pusat

8 Bidang Usaha di Jakarta Ditindak Anak Buah Anies, Mayoritas Berada di PIK
Indonesia
8 Bidang Usaha di Jakarta Ditindak Anak Buah Anies, Mayoritas Berada di PIK

Semua sektor itu ditutup oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja

Buat Obat Stres, Pria Malang Nekat Tanam 17 Pohon Ganja di Rumah Ibunya
Indonesia
Buat Obat Stres, Pria Malang Nekat Tanam 17 Pohon Ganja di Rumah Ibunya

Djarot menanam ganja yang diklaim bisa mengurangi stresnya itu di balik plafon rumah ibunya

Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Provinsi Jabar sendiri mendapat alokasi 97.080 dosis yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I sebanyak 38.400 dosis. Sementara Tahap II sebanyak 58.680 dosis.

Jangan Darurat Sipil, Eks Ketua MK Ajari Jokowi Lockdown Pakai UU Ini!
Indonesia
Jangan Darurat Sipil, Eks Ketua MK Ajari Jokowi Lockdown Pakai UU Ini!

Pemerintah Pusat dapat menetapkan kondisi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM)