Ijtima Ulama Ke-4 Akan Lebih Fokus Pada Sikap Politik Ormas Islam Ketua PA 212 Slamet Ma'arif usai diperiksa di Mapolresta Solo, Kamis (7/2) (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Sekelompok Ormas Islam yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali menggelar Ijtima Ulama yang akan secara khusus membahas masalah politik Tanah Air.

Ijtima Ulama ke-4 ini rencananya akan digelar di Jakarta. Menurut Ketua PA 212 Slamet Ma'arif, Ijtima Ulama ke-4 didukung penuh sejumlah ormas Islam.

Baca Juga: Sikapi Pertemuan Jokowi dan Prabowo, PA 212 Gelar Ijtima Ulama Keempat

“Kemungkian digelar Agustus 2019,” kata Slamet Ma'arif usai jumpa pers persiapan kegiatan Ijtima Ulama ke-4 di Jakarta, Senin (15/7).

Lebih lanjut Slamet menegaskan pihaknya akan berjuang dengan sekuat tenaga agar Ijtima ulama itu berjalan dengan sukses dan lancar.

“Apa pun yang diputuskan, kami akan mengikuti dan memperjuangkan hasil Ijtima ulama,” tegas Slamet.

Ketua GNPF Yusuf Martak
Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak (tengah) (MP/Fadhli)

Selain itu kata Slamet, semuanya siap memperjuangan hasil Ijtima hingga di tingkat pengurus bawah karena pihaknya meyakini apa pun yang diputuskan untuk tujuan besar, bagaimana tegaknya keadilan di negara ini..

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan rapat tersebut untuk meneguhkan sikap keumatan dan bagaimana menyikapi keadaan situasi saat ini, khususnya Ormas yang tergabung dalam Ijtima ulama.

“Sampai saat ini kami tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi saat ini, terkait peristiwa atau pertemuan apa pun yang dilakukan antar kelompok yang terjadi,” ujar Yusuf.

Mantan petinggi Lapindo itu menegaskan apa pun hasil Ijtima ulama nantiya, sesuai dengan masukan para ulama, para habib, tokoh nasional serta Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Baca Juga: Ijtima Ulama Tak Lagi Didengar, Pengamat: Respek Orang ke Tokoh Agama Luntur

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman sebagaimana dilansir Antara mengatakan Ijtima ulama keempat untuk melakukan konsolidasi di kalangan ulama dan memang sejak awal pelaksanaannya dan pengambilan keputusan dari berbagai bidang salah satunya bidang politik.

“Karena bidang politik yang saat ini sangat seksi, makanya akan lebih banyak menarik perhatian. waktu itu momentumnya bertepatan dengan pemilu khususnya pilpres,” ungkap Munarman.

Munarman menegaskan dalam Ijtima ulama, pihaknya ingin melakukan evaluasi terkait seluruh keputusan yang sudah dilakukan serta sejauh mana perkembangan untuk pelaksanaan apa yang telah diputuskan selama ini.(*)

Baca Juga: Ijtima Ulama Jilid III Dianggap Gerombolan Politik Berbau Agama



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH