Igor Saykoji Gaungkan Golput Sama dengan Menolak Kemerdekaan Igor Saykoji berharapa para milenials tidak golput (Foto: Instagram @saykoji)

TAK terasa Pemilihan Umum 2019 yang jatuh pada tanggal 17 April semakin dekat. Lewat Pemilu masyarakat Indonesia akan menentukan masa depan bangsa selanjutnya.

Pada gelaran tersebut, setiap individu mempunyai peran terhadap kelangsungan masa depan negeri. Karena setiap orang punya hak suara yang dapat digunakan.

Dalam hal ini untuk memilih siapa yang pantas mewakili mereka untuk memajuka negara tercinta Republik Indonesia. Tapi sayangnya, tak semua orang perduli atau bersdia untuk menggunakan hak suara mereka. Kekhawatiran itu dirasakan oleh salah satu musisi ternama Indonesia, Igor Saykoji.

"Sebenarnya kalau melihat media sosial, masyarakat jelas sangat perduli dengan pemilu di bulan April nanti. Cuma kita tidak tahu apakah kepedulian tersebut buat mereka menggunakan hak pilihnya atau tidak," kata Igor Saykoji pada merahputih.com.

Igor Saykoji yakin banyak masyarakat yang perduli dengan Pemilu (foto: instagram @saykoji)

Kendati demikian, Igor yakin jika saat ini banyak masyarakat yang betul-betul peduli dengan Pemilu. Serta tak tak memilih apatis pada informasi dan dinamika Pemilu.

Selain itu yang terpenting bagi pemilik nama lengkap Ignatius Rosoinaya Penyami itu, masyarakat semakin aktif membicarakan soal pemilu. Termasuk kritis terhadap para kandidatnya. Hal itulah yang dirasa positif oleh Igor.

Terkait soal golongan putih atau (golput) yang kerap terjadi setiap Pemilu. Igor sejatinya tak pernah memaksakan siapapun untuk tak golput. Tapi menurutnya golput merupakan sebuah tindakan yang sangat-sangat disayangkan.

"Sebagai bangsa yang merdeka, kita memiliki kesempatan yang menentukan arah masa depan. Masa sih mau ditolak? Itu kan seperti kita menolak kemerdekaan itu sendiri," tutur Igor soal pandangannya tentang Golput.

Igor berharap masarakat menggunakan hak pilih mereka dengan baik (Foto: instagram @saykoji)

Bagi Rapper berusia 35 tahun itu, Golput seakan menghilangkan arti dari kemerdekaan yang selama ini sudah diraih oleh Indonesia. Dengan tak menggunakan hak pilih, demokrasi yang sejak lama dicetuskan seakan tak berarti lagi.

Oleh karena itu, pemilu tahun ini Igor ikut berpartisipasi dalam kampanye 100% Indonesia. Kampanye itu merupakan gerakan mengajak masyarakat Indonesia, khususnya para generasi milenial untuk menggunakan hak suara mereka pada tanggal 17 April 2019 nanti. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Terbongkar! Ini Rahasia 'Body Goals' Luna Maya di Tengah Kegalauan

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH