Idola Kpop yang Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan dari Agensi 2NE1 selalu mendapat body shaming. (Foto: Koreaboo)

MENJADI seorang idola Korea bisa menimbulkan frustasi. Pengorbanan yang mereka lakukan seperti berlatih keras, kurangnya waktu istirahat karena jadwal yang padat hingga diet ekstrem seolah tidak ada artinya. Kadangkala mereka masih mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari agensinya.

Berikut deretan idola Kpop yang menerima perlakuan buruk dari agensi:

1. Mendapat hinaan fisik

Minzy eks 2NE1 kerap menerima bodyshaming dan diabaikan. (Foto: Sport Chosun)
Minzy eks 2NE1 kerap menerima bodyshaming dan diabaikan. (Foto: Sport Chosun)

Mantan anggota 2NE1 Minzy mengungkapkan apa yang dikatakan Yang Hyun Suk kepada grupnya dulu. Dalam sebuah wawancara dengan Billboard, ia berbagi bahwa bosnya, Yang Hyun Suk terus-menerus mengatakan kepada anggota 2NE1 bahwa mereka "jelek". Minzy juga berbagi bahwa komentar tersebut menyakiti hati mereka, karena grup tersebut menerima komentar serupa dari netizen yang julid.

Baca juga:

Misteri Poni Lisa BLACKPINK

"Warganet mengatakan bahwa grup kami bukan yang tercantik. Kami adalah 'grup jelek'," tutur Minzy.

Perlakuan buruk dari CEO dan netizen jahat membuatnya harus berpura-pura menganggap hal itu bukan masalah besar dan coba untuk melupakannya. Namun sebagai manusia biasa ia merasa itu hal yang sulit. "Saya tidak tahu bagaimana memprosesnya, saya menahannya. Itu sulit," ucapnya.

Bukan hanya mendapat serangan verbal, Minzy juga menerima perlakuan buruk lainnya seperti diabaikan. YG Entertainment terus menunda debut solonya, yang akhirnya menyebabkan dia keluar dari perusahaan.

"Mereka terus-menerus menunda dan ketika sampai pada hal lainnya, Anda tidak tahu detailnya," ucapnya. Setelah Minzy membagikan hal ini, banyak netizen yang geram pada Yang Hyun Suk.

2. Diabaikan CEO Agensi

Kyungri eks Nine Muses ungkap agensinya hanya peduli pada artis yang terkenal (Foto: KBS)
Kyungri eks Nine Muses ungkap agensinya hanya peduli pada artis yang terkenal (Foto: KBS)

Mantan anggota Nine Muses, Kyungri mengungkapkan bagaimana CEO perusahaan memperlakukannya dengan buruk. Pada tahun 2016, CEO Star Empire Entertainment, Shin Joo Hak, sering mengabaikan sapaannya setiap kali mereka bertemu. Kyungri juga membagikan bahwa Shin Joo Hak tidak melakukan ini kepada orang lain di perusahaan, seperti Siwan ZE:A.

Setelah Kyungri mengungkapkan hal ini, banyak netizen yang marah. Mereka percaya bahwa CEO tersebut hanya akan memperlakukan orang dengan hormat jika mereka populer.

“Sekarang saya bisa mengerti mengapa Kwanghee sangat ingin bergabung dengan Infinite Challenge. CEO hanya akan memperlakukanmu seperti manusia jika kamu populer. Dia pasti sangat stres ketika CEO hanya memperhatikan Siwan dan Hyungsik. Ini masalah serius dengan agensi," tulis seorang netizen.

Kyungri akhirnya meninggalkan Star Empire Entertainment pada tahun 2019. Beberapa orang percaya bahwa dia membuat agensi tersebut berada terancam setelah dia pergi.

3. Pelecehan secara seksual staf agensi

Member Fanatics berusaha menutupi pahanya yang terekspos. (Foto: VLIVE)
Member Fanatics berusaha menutupi pahanya yang terekspos. (Foto: VLIVE)

Dalam suatu kesempatan, member Fanatics melakukan siaran langsung dengan mengenakan rok pendek dan tidak ada yang menutupi kaki mereka. Seseorang kemudian terlihat memberikan sehelai jaket kepada para member sehingga mereka bisa menutupi kaki mereka.

Namun, setelah jaket diberikan, terdengar seorang staf menegurnya. Ia bertanya kepada orang yang memberi jaket mengapa mereka menutupi kaki member Fanatics. "Apa yang kamu lakukan? Kami mencoba untuk memamerkan ke publik, mengapa kamu menutupinya? Apakah kamu bodoh?," protesnya.

Baca juga:

BTS Menang Banyak di MTV EMA Awards 2020

Netizen yang mendengar itu sangat marah. Beberapa orang mengatakan bahwa para anggota dilecehkan secara seksual.

“Laki-laki macam apa staf laki-laki itu?”

"Saya pikir jika saya adalah orangtua mereka, hati saya akan hancur setelah melihat itu."

"Saya merasa sangat kesal, melihat wajah para anggota yang tidak nyaman," demikian serangkaian opini yang disampaikan warganet.

Tidak lama kemudian, agensi Fanatics, FENT, merilis permintaan maaf.

"Halo, ini FENT, agensi Fanatics.

Kami ingin meminta maaf terlebih dahulu kepada para anggota dan penggemar yang menyadari pernyataan melecehkan anggota staf di lokasi selama siaran Fanatics 'V Live yang ditayangkan pada tanggal 7 September.

Kami mengakui bahwa pernyataan anggota staf selama V Live salah, apa pun alasannya. Penanggung jawab akan mengambil tindakan terhadap orang tersebut.

FENT akan berhati-hati agar hal ini tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Sekali lagi kami ingin meminta maaf kepada para penggemar yang mencintai Fanatics, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi hak dan kepentingan artis yang Anda cintai," demikian pernyataan resmi dari agensi. (Avia)

Baca juga:

Salah Pegang Panda, BLACKPINK Dikecam Warga Tiongkok

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelajari Kosmos, NASA Kirim Balon Raksasa ke Stratosfer
Hiburan & Gaya Hidup
Pelajari Kosmos, NASA Kirim Balon Raksasa ke Stratosfer

Bayangkan balon sebesar lapangan sepak bola.

Tetap Nyaman Pakai High Heels
Fashion
Tetap Nyaman Pakai High Heels

High heels menjadi salah satu sepatu kegemaran banyak perempuan.

'Folklore', Album Terbaru dari Taylor Swift
ShowBiz
Nostalgia Bermain Crush Gear Bareng Tangerang Gear Fighter
Fun
Nostalgia Bermain Crush Gear Bareng Tangerang Gear Fighter

Memacu Adrenalin Bermain Crush Gear Bersama Komunitas Tangerang Gear Fighter

Obati Ponsel Pintar Lemot dengan Cara Sederhana Ini
Fun
Obati Ponsel Pintar Lemot dengan Cara Sederhana Ini

Tidak perlu beli ponsel pintar baru.

Rapunzel, Karakter Disney yang Melakukan 'Social Distancing' Selama 18 Tahun
Fun
Rapunzel, Karakter Disney yang Melakukan 'Social Distancing' Selama 18 Tahun

Film Tangled menggambarkan sikap social distancing yang dilakukan sang karakter utama, Rapunzel.

Zodiak dengan Empati Terbaik
Fun
Zodiak dengan Empati Terbaik

Lima zodiak yang mampu menunjukan rasa empati terbaik.

Berpesta di Klub Hiburan dengan Konsep Social 'Dis-Dancing'
Fun
Berpesta di Klub Hiburan dengan Konsep Social 'Dis-Dancing'

Pemerintah Belanda telah melonggarkan lockdown karena angka kasus COVID-19 sudah menurun.

Puncak Matterhorn Di Swiss Menyala Saat Lockdown
Fun
Puncak Matterhorn Di Swiss Menyala Saat Lockdown

Swiss memberi semangat warganya lewat cara-cara unik.

3 Tips Lawan Kantuk saat Jam Kerja, Dijamin Ampuh!
Fun
3 Tips Lawan Kantuk saat Jam Kerja, Dijamin Ampuh!

Sering terjadi di kota-kota besar, kantuk berat saat jam kerja.