IDI Pecat Eks Menkes Terawan, Jenderal Andika Tegaskan TNI Manut Putusan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Aula Merah Putih, Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/1). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

MerahPutih.com - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan institusinya akan mengikuti keputusan Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait dengan status keanggotaan Letjen Purn. Dokter (dr). Terawan Agus Putranto yang sudah diberhentikan.

Sikap TNI ini diambil Andika merujuk hasil pertemuan dengan Ketua Umum PB IDI dr. Muhammad Adib Khumaidi. Menurut Andika, TNI menghormati keputusan dan aturan internal IDI karena itu jadi hukum yang berlaku bagi anggotanya.

Baca Juga:

Panglima TNI Tanya 'Nasib' Mantan Menkes Terawan pada IDI

"IDI sebagai institusi juga punya kewenangan yang sudah embedded (melekat, red.) di dirinya sejak didirikan, dan menurut saya itu juga menjadi satu hukum atau peraturan perundangan sendiri di internal. Saya menghormati, kami ikut," kata Panglima TNI kepada Ketum PB IDI di Jakarta sebagaimana disiarkan kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa yang diakses, Senin (25/4).

Dalam pertemuan itu, Andika pun bertanya kepada IDI dampak pemberhentian tetap dr. Terawan terhadap izin praktiknya. Pasalnya, dr. Terawan merupakan salah satu ahli di RS Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Tangkapan layar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan pengurus PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Jakarta sebagaimana disiarkan kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa yang diikuti, Senin (25/4/2022). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

"Tinggal nanti apa yang harus kami lakukan, misalnya keputusan apa pun dari IDI apakah itu berpengaruh terhadap izin dr. Terawan di RSPAD? Kalau soal keanggotaan, beliau tidak lagi aktif, tetapi sebagai dokter yang juga praktik di rumah sakit kami, itu juga kami akan ikut aturan," kata Andika.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dr Terawan Dipecat, Sejumlah Dokter Buat IDI Tandingan

Hasil Muktamar Ke-31 IDI di Banda Aceh, Aceh, bulan lalu memutuskan pemberhentian tetap dr. Terawan sebagai anggota. Keputusan itu diambil oleh PB IDI setelah pengurus mendapat rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI.

Walaupun demikian dilansir Antara, pemberhentian itu tidak berpengaruh pada izin praktek dr. Terawan yang saat ini surat izin praktik/SIP-nya masih berlaku sampai 5 Agustus 2023.

Baca Juga:

Merujuk Kasus Terawan Dipecat IDI, Izin Praktik Dokter Bakal Jadi Domain Negara

Namun, problemnya kemungkinan baru muncul setelah masa berlaku SIP dr. Terawan habis, mengingat untuk pengajuan izin baru seorang dokter membutuhkan rekomendasi dari organisasi profesi sebagaimana diatur dalam Pasal 38 ayat (1) poin a Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Surat rekomendasi itu merupakan bagian dari syarat yang harus dilengkapi oleh seorang dokter saat mengajukan izin praktik. Nantinya, surat izin itu dikeluarkan pejabat kesehatan yang berwenang di kabupaten/kota tempat praktik pemohon setelah mempertimbangkan kelengkapan syarat. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Terawan Resmi Jadi Milik Jerman

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemilu Ditunda, Indeks Demokrasi Indonesia Bakal Jeblok
Indonesia
Pemilu Ditunda, Indeks Demokrasi Indonesia Bakal Jeblok

Keadaan demokrasi di Indonesia saat ini selayaknya sebuah rumah yang tengah mengalami banjir.

Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Penembakan di Texas
Indonesia
Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Penembakan di Texas

Novita Kurnia Putri, warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, menjadi korban penembakan pada Selasa (4/10).

SETARA Sebut Jokowi Tak Pernah Tuntas Pahami Duduk Perkara Kasus Munir
Indonesia
SETARA Sebut Jokowi Tak Pernah Tuntas Pahami Duduk Perkara Kasus Munir

Tepat hari ini, Munir Said Thalib dibunuh dengan menggunakan racun arsenic secara terencana.

Hadiri Peringatan May Day, Kapolri: Hidup Buruh!
Indonesia
Hadiri Peringatan May Day, Kapolri: Hidup Buruh!

"Dalam kesempatan ini, izinkan saya untuk mengucapkan pekik perjuangan buruh. Hidup buruh!. Hidup buruh!. Hidup buruh!," kata Sigit dengan suara lantang disambut gemuruh para buruh yang 'membanjiri' Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Mudik Lebaran Bikin Perputaran Uang di Daerah Naik
Indonesia
Mudik Lebaran Bikin Perputaran Uang di Daerah Naik

Momentum Idul Fitri akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional

 KPU Segera Bahas Anggaran Pemilu Dengan DPR dan Pemerintah
Indonesia
KPU Segera Bahas Anggaran Pemilu Dengan DPR dan Pemerintah

Masa persiapan menuju dimulainya tahapan Pemilu 2024 tersisa 2 bulan lebih.

Ceko Siap Kirim Ratusan Tentara ke Dekat Ukraina
Dunia
Ceko Siap Kirim Ratusan Tentara ke Dekat Ukraina

Ceko siap mengirim 400 tentara untuk bergabung dengan pasukan tempur NATO di negara tetangga Slovakia.

Dosennya Dicatut Jadi Mentor Aksi BEM SI, Ini Jawaban Rektor UNS
Indonesia
Dosennya Dicatut Jadi Mentor Aksi BEM SI, Ini Jawaban Rektor UNS

Beredar nama Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Isharyanto sebagai salah satu mentor dalam aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (11/4).

Misi Dekolonisasi RKUHP Segera Tuntas
Indonesia
Misi Dekolonisasi RKUHP Segera Tuntas

Sebelum keputusan dibuat, Komisi III DPR RI bersama pemerintah juga terlebih dahulu membahas 23 daftar inventaris masalah (DIM) yang diajukan oleh fraksi-fraksi terkait sejumlah pasal krusial dalam RKUHP.

KPU Kabupaten Tangerang Rekrut 9.612 Orang Pantarlih
Indonesia
KPU Kabupaten Tangerang Rekrut 9.612 Orang Pantarlih

Pantarlih nanti akan memiliki tugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian terhadap pemilih yang nantinya akan disusun sebagai daftar pemilih.