IDI: Obat PCC Sudah Keras Sejak 1973 Sekretaris Komite Obat dan Pengobatan Komplementer Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Andi Irwan Irawan Asfar. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Sekretaris Komite Obat dan Pengobatan Komplementer Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Andi Irwan Irawan Asfar mengatakan, obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) merupakan jenis obat sudah keras pada tahun 1973.

"Sudah lama 1973 sudah dianggap obat keras karena adiksi obat ini ada psikotropika, narkotika," kata Andi di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (16/9).

Menurut Andi, obat PCC ini dapat memengaruhi susunan otak pusat. Selain itu, kata Andi, obat ini juga harus dapat resep dokter jika ingin mengonsumsinya.

"Adiksi atau obat yang memengaruhi susunan otak pusat, itu dianggap obat yang harus dikontrol dan dianggap obat-obat tertentu atau obat keras yang harus ada resep dokter," katanya.

Lebih lanjut, Andi menerangkan obat PCC ini dikatakan memiliki kemampuan relaksasi otot yang tegang. "Kalau ini harganya lebih murah. Ini proses nyerinya reaksaksi otot itu 30 menit sudah dicapai, yang membuat efek muncul," tandasnya. (Asp)

Baca berita terkait obat PCC lainnya di: Obat PCC Incar Generasi Muda, KPAI Desak Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH