Ide Presiden Tiga Periode Dinilai Zalim, Ketua DPP PKS Kutip Tafsir Islam Ibnu Qayyim Presiden Jokowi dalam video yang ditayangkan di kanal Youtube "Sekretariat Presiden" pada Senin (23/8) (Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai penambahan masa jabatan presiden merupakan ide yang zalim. PKS meminta publik menentang wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan, publik tidak boleh lemah dan menjadi bodoh. Ia lantas mengutip pernyataan ahli tafsir Islam Ibnu Qayyim 'menjadi lemah dan bodoh sama dosanya seperti orang zalim'.

Baca Juga

Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Hanya Pepesan Kosong

"Ide tiga periode adalah ide yang zalim. Kalau publik tidak menentangnya karena kita lemah, kita bodoh maka kita juga kena dosa zalimnya," kata Mardani dalam diskusi daring, Kamis (2/9).

Politikus Partai Dakwah ini meminta masyarakat untuk melakukan pengawasan baik terhadap pemerintah maupun oposisi.

"Termasuk oposisi juga harus dikawal. Sehingga semangatnya betul-betul bekerja buat rakyat," ujarnya.

Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi COVID-19 bagi pelajar di di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8) (BIN)
Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi COVID-19 bagi pelajar di di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8) (BIN)

Di sisi lain Mardani menegaskan, PKS menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode dengan alasan apapun.

"Dan karena itu, Civil Society dan siapapun harus hati-hati dan terus bekerja. Karena UU KPK dalam waktu 3 bulan digulung semuanya efeknya sekarang, kasian sekali KPK sekarang," imbuhnya.

Baca Juga

Muncul Wacana Presiden Tiga Periode, Pengamat: Jokowi Akan Dijadikan Seperti Soeharto

Untuk itu, menurut Mardani masyarakat harus tetap mengawasi dan mengcounter isu penambahan masa jabatan presiden ini.

"Ketika masih baru atau test the water kita langsung kasih counternya. Makanya saya selalu counter ide jabatan tiga periode ini, buat demokrasi," pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Diminta Prabowo Lanjutkan Karier Politik di Jakarta atau Jateng
Indonesia
Gibran Diminta Prabowo Lanjutkan Karier Politik di Jakarta atau Jateng

"Beliau (Prabowo) minta saya melanjutkan karier politik di salah satu provinsi," kata Gibran.

Tingkat Kepercayaan Polri Turun, Kapolri Instruksikan Personelnya Tak Menyimpang
Indonesia
Tingkat Kepercayaan Polri Turun, Kapolri Instruksikan Personelnya Tak Menyimpang

Khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat

Prihatin Kondisi Pandemi di Bali, BPR Lestari Salurkan Bantuan COVID-19
Indonesia
Prihatin Kondisi Pandemi di Bali, BPR Lestari Salurkan Bantuan COVID-19

“Ini inisiatifnya Lestarian semua. Mereka yang terus berjuang di tengah pandemi. Salut. Mereka semua hebat," kata Founder Lestari Group, Alex P. Chandra

Polda Metro Gelar Perkara Tentukan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
Polda Metro Gelar Perkara Tentukan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

"Nanti bila sudah lengkap, selanjutnya baru kita lakukan atau rencanakan gelar perkara untuk menentukan tersangka di sini, karena memang pidananya ada di sini," pungkasnya.

Kendala Komnas HAM Rampungkan Dugaan Pelanggaran HAM TWK KPK
Indonesia
Solo PPKM Level 3, Polresta Surakarta Vaksin Booster Ratusan Pedagang Pasar Klewer
Indonesia
Solo PPKM Level 3, Polresta Surakarta Vaksin Booster Ratusan Pedagang Pasar Klewer

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan vaksinasi booster mulai diberlakukan di pasar-pasar tradisional melalui sentra vaksinasi. Vaksinasi ini menyasar pedagang tradisional.

LPSK Siap Lindungi Korban Pelecehan Seksual Pegawai KPI
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Korban Pelecehan Seksual Pegawai KPI

LPSK mengimbau agar publik mempercayakan kepada kepolisian untuk memproses kasus tersebut

Peternak Asal Boyolali Tak Menyangka 2 Ekor Sapinya Dibeli Jokowi Rp 125,5 Juta
Indonesia
Peternak Asal Boyolali Tak Menyangka 2 Ekor Sapinya Dibeli Jokowi Rp 125,5 Juta

Untuk sapi jenis PO ini usianya 4 tahun lebih. Sapi ini merupakan unggulan sehingga selalu mendapatkan perawatan khusus.

[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021

Beberapa waktu lalu akun Facebook bernama Henna Maria membagikan sebuah tangkapan layar.

KPK Perkuat Integritas Partai Politik
Indonesia
KPK Perkuat Integritas Partai Politik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu tahun 2022.